Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Selasa, 3 November 2026 20:44 WIB

Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!

Selasa, 3 November 2026 20:40 WIB
Ilustrasi video syur

Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!

Selasa, 3 November 2026 20:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • BSU 2026 Cair Rp900 Ribu! Cek Syarat Terbaru dan Jadwal Transfer Kemnaker
  • Misi Balas Dendam! Melbourne Victory Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Persib Bandung
  • Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Dirombak Total oleh AFC, Ini Tanggal Barunya!
  • Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!
  • Kena Santet Jelang Persalinan? Pengakuan Mengejutkan Brisia Jodie Bikin Satu Indonesia Merinding!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dentuman Keras di Cirebon, Meteor Jatuh? Begini Kata BMKG

By Aga GustianaSenin, 6 Oktober 2025 10:00 WIB2 Mins Read
Penampakan benda jatuh mirip meteor di Cirebon. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Fenomena langit yang tidak biasa menghebohkan warga Cirebon, Jawa Barat. Dentuman keras disertai kemunculan bola api terang yang melintas cepat terlihat pada Minggu malam, sekitar pukul 19.00 WIB, khususnya di wilayah timur Cirebon seperti Lemahabang. Sejumlah warga melaporkan melihat kilatan bola api di langit sebelum akhirnya hilang, diiringi suara dentuman yang cukup keras.

Menanggapi hal ini, BMKG Stasiun Kertajati menyampaikan bahwa mereka masih mengumpulkan informasi terkait dugaan meteor jatuh tersebut.

Kepala Tim Kerja Prakiraan, Data, dan Informasi BMKG Kertajati, Muhammad Syifaul Fuad, menjelaskan bahwa pihaknya sedang melakukan verifikasi terhadap data awal yang masuk.

Dari sisi meteorologi, suara dentuman dapat muncul karena berbagai faktor, seperti sambaran petir, gempa bumi, atau longsoran. Namun, kondisi cuaca saat kejadian dinyatakan cerah berawan.

Baca Juga:  Gempa M 4,7 Guncang Kabupaten Bandung dan Sekitarnya, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif

“Biasanya suara ledakan atau getaran bisa muncul dari awan konvektif akibat sambaran petir. Berdasarkan citra satelit, tidak ada indikasi awan konvektif di sekitar wilayah Cirebon saat kejadian,” ujar Fuad, Senin (6/10/2025).

Fuad menambahkan, hingga saat ini tidak ada catatan aktivitas cuaca ekstrem atau fenomena meteorologis signifikan di kawasan Cirebon. Hasil pemantauan juga tidak menunjukkan adanya getaran yang mencurigakan.

Baca Juga:  Keraton Kasepuhan Cirebon, Istana Tertua di Jawa dengan Arsitektur Multibudaya

“Terkait fenomena meteor atau benda antariksa merupakan kewenangan lembaga yang membidanginya seperti BRIN,” tuturnya.

Fuad menjelaskan, BMKG tidak memiliki peralatan khusus untuk mendeteksi pergerakan meteor atau benda langit lainnya. Karena itu, mereka terus memantau berbagai sumber informasi, termasuk laporan masyarakat, untuk memastikan kebenaran fenomena yang terjadi.

Fenomena Diduga Meteor dalam Pengawasan Lembaga Antariksa

Menurut Fuad, kejadian seperti ini masuk ke ranah lembaga antariksa, seperti BRIN, yang memiliki instrumen dan kewenangan untuk meneliti fenomena benda langit. BMKG sendiri berperan dalam memastikan tidak ada faktor meteorologis yang memicu suara atau kilatan tersebut.

Baca Juga:  Puncak Musim Hujan, BMKG Ungkap Sejumlah Daerah Berpotensi Alami Banjir

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat sekitar. Banyak warga mengaku kaget ketika mendengar dentuman keras setelah melihat bola api melesat di langit malam. Hingga kini, baik BMKG maupun lembaga terkait masih melakukan pengumpulan data lanjutan untuk memastikan jenis dan asal fenomena tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG BRIN cirebon
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!

Pelecehan Seksual

Aksi Bejat Predator Anak di Karawang Terbongkar, 9 Bocah Jadi Korban Kekerasan Seksual

Aksi di DPRD Jabar, HMI Bandung Tegaskan Gerakan Ekstra Parlementer Adalah Gerakan Rakyat

Pajak

Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru

Sinyal Bahaya Emiten Raffi-Nagita: Saham RANS Ambles Lebih dari 50 Persen!

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.