Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi gempa

Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini

Kamis, 17 September 2026 21:25 WIB

Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali

Kamis, 17 September 2026 21:08 WIB

Julio Cesar Bawa Persib Menang, Jejak PSM di Korea Selatan Kembali Terulang

Kamis, 17 September 2026 20:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini
  • Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali
  • Julio Cesar Bawa Persib Menang, Jejak PSM di Korea Selatan Kembali Terulang
  • Cuma Gegara Rp600 Ribu? Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Kasus Handi di Sumedang
  • Terbongkar! Kakak Beradik Produksi Uang Palsu hingga Rp1 Miliar di Kabupaten Bandung
  • Jejak KM Arupadatu I Tak Kunjung Ditemukan, Pencarian Jurnalis di Selat Sunda Resmi Dihentikan
  • Kabar Baik dari Ruang Pemulihan: Bek Andalan Persib Pastikan Kondisinya Aman Usai Insiden di ACL 2
  • Over Kapasitas, Lapas Sukabumi Pindahkan 25 Napi ke Dua Daerah Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 17 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Diduga Jadi Penyebab Banjir, Pembangunan Rumah KBU Dievaluasi

By Putri Mutia RahmanSelasa, 16 Januari 2024 20:48 WIB2 Mins Read
Bagunan rumah di kawasan Bandung Utara (Foto: tribun news)
ADVERTISEMENT

bukamata.id– Pemerintah Provinsi Jawa Barat bakal melakukan evaluasi pembangunan rumah di Kawasan Bandung Utara (KBU). Evaluasi dilakukan akibat adanya dugaan pemicu banjir bandang di Bandung Raya karena alih fungsi lahan kawasan KBU.

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin mengatakan, penyebab banjir bandang yang terjadi di Bandung Raya masih dalam assesment. Namun, diungkapkannya ada dugaan dari alih fungsi lahan di KBU.

“Bappeda akan koordinasi dengan Bandung Raya untuk evaluasi ulang karena banjir kemarin ada yang menyampaikan karena KBU atau debit air tinggi, kami akan evaluasi termasuk di kawasan sempadan sungai,” ujar Bey, Selasa (16/1) dikutip dari IDN Times.

Adapun terkait relokasi, Bey mengatakan, pihaknya telah menyiapkan beberapa rumah susun, namun hal itu juga memerlukan pendekatan yang dalam ke masyarakat.

Baca Juga:  Impikan Bogor di Masa Depan, Bima Arya Singgung PR Wali Kota Mendatang

“Ideal direlokasi tapi harus ada pendekatan ke masyarakat jangan sampai menimbulkan gejolak dan kami sudah ada beberapa rumah susun yang disiapkan tapi tetap harus ada pendekatan,” katanya.

Baca Juga:  Jelang Akhir Masa Jabatan, Pj Wali Kota Bandung Tegaskan Komitmen Tinggalkan Warisan Berkelanjutan

Disisi lain, Kepala Badan Pengelola Cekungan Bandung (BP Cekban), Tatang Rustandar juga menyarankan pemerintah untuk menghentikan pembangunan di wilayah hulu atau KBU serta mengembalikan fungsi kawasan sebagai wilayah resapan air.

“Prakteknya bagaimana? Ya tadi, hentikan kalau bisa pembangunan perluasan kawasan terbangun, nggak boleh lagi membangun lah, gitu ya. Filosofinya masukkan kembali air ke dalam tanah,” kata dia, Selasa (16/1).

Ia mengatakan, resapan air di wilayah Kawasan Bandung Utara sudah mengalami kerusakan yang cukup parah. Hal ini juga ditandai dengan tingginya kiriman  debit air yang berasal dari kawasan hulu.

Baca Juga:  Ngeri! Dedi Mulyadi Bongkar Alur Dana APBD, Soroti Praktik 'Pemenang Tender' Tanpa Proyek

“Indikatornya debit air di musim hujan  sudah melalui kapasitas tanggul dari sungai-sungai atau saluran-saluran yang ada, wujudnya banjir, air meluap. Kualitas airnya juga membawa sedimen, membawa butiran tanah artinya erosinya sangat tinggi dari wilayah hulu,” ujar Tatang.

 

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Banjir Bandung pembangunan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi gempa

Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini

Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali

pembunuhan

Cuma Gegara Rp600 Ribu? Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Kasus Handi di Sumedang

Terbongkar! Kakak Beradik Produksi Uang Palsu hingga Rp1 Miliar di Kabupaten Bandung

Jejak KM Arupadatu I Tak Kunjung Ditemukan, Pencarian Jurnalis di Selat Sunda Resmi Dihentikan

Lapas Sumedang

Over Kapasitas, Lapas Sukabumi Pindahkan 25 Napi ke Dua Daerah Ini

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.