Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Fakta Mengejutkan! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Palsu dan Berbahaya

Selasa, 21 April 2026 13:48 WIB

Persib Gagal Menang, Ini Hitung-Hitungan Peluang Juara Maung Bandung

Selasa, 21 April 2026 13:18 WIB

Momen Krusial di Segiri: Borneo FC Bisa Kudeta Persib Bandung

Selasa, 21 April 2026 12:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Fakta Mengejutkan! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Palsu dan Berbahaya
  • Persib Gagal Menang, Ini Hitung-Hitungan Peluang Juara Maung Bandung
  • Momen Krusial di Segiri: Borneo FC Bisa Kudeta Persib Bandung
  • Sopir Sudah Minta Maaf, Tapi Manajemen Bhisa Shuttle Malah Bungkam? Netizen: Seperti Lepas Tangan
  • JK Ungkit Jasa Politik, Jokowi Respons Santai: Saya Orang Kampung
  • Tragis! Nasib Wolves Terkunci Usai Duel Crystal Palace vs West Ham Berakhir 0-0
  • Link Video ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Dibuat Penasaran!
  • Umuh Muchtar Berang, Tuding Wasit Jadi Penyebab Persib Bandung Gagal Tekuk Dewa United
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 21 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dinilai Bukan Solusi, DPRD Kota Bekasi Ingin Alihkah BLT Jadi Lapangan Kerja Baru

By Aga GustianaSelasa, 10 Desember 2024 11:01 WIB2 Mins Read
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurrahman. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah dan DPRD Kota Bekasi terus berjuang melawan tingkat pengangguran di Kota Bekasi. Salah satu usaha yang dilakukan oleh DPRD Kota Bekasi dalam menekan angka penganguran adalah mengalihkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dengan membuka lapangan pekerjaan baru.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurrahman, mengatakan selama ini pemberian BLT justru tidak menjadi solusi mengurangi jumlah pengangguran.

“Masyarakat tidak butuh atau tidak selalu yang sifatnya BLT, tapi masyarakat itu seharusnya diberi ruang atau waktu untuk bisa mengakses pekerjaan dengan baik dan dengan layak, saya kira hal itu jauh lebih terasa masyarakatnya itu melihat pemerintahnya hadir di situ,” ungkap Wildan.

Wildan menjelaskan pihaknya mencatat ada 130 ribu orang pengangguran di Kota Bekasi. Guna mengurangi jumlah pengangguran tersebut, pihaknya menilai perlu adanya formulasi khusus mengatasi hal itu.

Baca Juga:  Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi Dikritik: Sibuk Ngonten, Minim Kebijakan Nyata

“Tentu saja hari ini tugasnya itu adalah bagaimana pemerintah punya formulasi untuk terciptanya lapangan pekerjaan yang luas, dan hari ini angka pengangguran di Kota Bekasi di atas tujuh persen, saya kira kalau dikalkulasikan itu sekira 130.000 an,” jelasnya.

Wildan menuturkan sebelum merancang formulasi tersebut, pihak terkait terlebih dahulu perlu melakukan evaluasi penyelenggaraan Job Fair atau Bursa Kerja.

Baca Juga:  Tinjau Lokasi Banjir, Adelia Sidik Desak Pemkot Cari Solusi Jangka Panjang

Evaluasi dilakukan guna mengetahui seberapa efektifkah penyerapan pekerja selama digelarnya Job Fair bagi masyarakat Kota Bekasi untuk mengurangi pengangguran.

Alasannya jumlah pengangguran dengan lowongan kerja yang disediakan di Job Fair dinilai Wildan justru tidak sebanding.

“Job fair itu yang mendaftar 5.000 peserta, sedangkan job fair itu satu tahun hanya dua sampai tiga kali, dari 30 perusahaan di job fair itu rata-ratanya membutuhkan karyawannya hanya 20 sampai 50 pekerja, dan kalau ditotal itu job fair untuk mengurai yang 5.000 aja dibikin job fair per bulan itu belum tentu bisa menampung semua, perlu ada evaluasi,” tuturnya.

Baca Juga:  Anggaran Rp1 Miliar untuk Beli Tablet, DPRD Bandung Barat Dituding Tak Peka Kondisi Warga

Wildan mengungkapkan kedepan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) serta pelaku industri, dalam hal ini pengusaha atau pemberi kerja di Kota Bekasi.

“Kami mendorong agar iklim industri di Kota Bekasi membaik lagi dengan sendirinya. Tentu lapangan pekerjaan akan banyak dan lagi-lagi pengangguran yang jumlahnya tinggi itu akan berkurang,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BLT DPRD Kota Bekasi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sopir Sudah Minta Maaf, Tapi Manajemen Bhisa Shuttle Malah Bungkam? Netizen: Seperti Lepas Tangan

JK Ungkit Jasa Politik, Jokowi Respons Santai: Saya Orang Kampung

Ironi Pangandaran: Jadi Juara Minim Pengangguran di Jawa Barat, Tapi Warganya Berjuang Lawan Lonjakan Biaya Hidup

Pelecehan Seksual

Modus Uang Rp600 Ribu, Oknum Guru Honorer di Sumedang Nekat Culik-Cabuli Bocah SD

Penampilan makanan bergizi gratis dari program MBG.

KPK Endus Skandal 171 Triliun! 8 Celah Korupsi MBG Terbongkar, Rakyat Jadi Korban?

Harga LPG Non-Subsidi Melejit! Pedagang di Bandung Mulai Ketar-ketir Bakal Ada Kenaikan Harga Makanan?

Terpopuler
  • Ole Romeny
    Rumor Transfer Persib: Skenario Gila Datangkan Ole Romeny dan Lepas Eliano ke Eropa
  • Viral! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi No Sensor dari Kebun Sawit ke Dapur
  • Rumor Transfer Persib: Antara Ronald Koeman Jr yang Dilirik Raksasa Belanda dan Kode Keras untuk Kadu
  • Shock Transfer! Persib Incar Striker 62 Gol, Ini Dampaknya ke Skuad
  • Diusir Secara Hukum, Dicintai Secara Nurani: Tragedi Dr. Badjora yang Mengguncang Padangsidimpuan!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.