Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Berani Lawan Arus? Sang Gladiator Turun Gunung Bongkar Blunder Artis di Bundaran HI

Minggu, 1 November 2026 09:46 WIB

Emas Antam Hari Ini Tertahan di Rp 2,526 Juta, Saatnya Beli?

Minggu, 1 November 2026 08:43 WIB
Bansos

Siap-siap! Rilis 10 November, Syarat Dapat Bansos Digital Wajib Scan Wajah dan NIK

Minggu, 1 November 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Berani Lawan Arus? Sang Gladiator Turun Gunung Bongkar Blunder Artis di Bundaran HI
  • Emas Antam Hari Ini Tertahan di Rp 2,526 Juta, Saatnya Beli?
  • Siap-siap! Rilis 10 November, Syarat Dapat Bansos Digital Wajib Scan Wajah dan NIK
  • Kabar Terbaru Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Kuartal IV 2026: Syarat Desil, Cara Cek, hingga Solusi Dana Belum Cair
  • Ujian Maraton Maung Bandung: 7 Laga Berat di 3 Kompetisi Mengintai Persib Sepanjang November 2026
  • Hangatkan Tubuh di Tengah Cuaca Dingin Kota Kembang: 7 Rekomendasi Kuliner Berkuah Khas Bandung yang Wajib Dicoba
  • Mengenang 7 Hari Wafatnya Fathan Subchi, PKB dan Masura Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama
  • Viral Foto AI Presiden Prabowo di Padalarang, Petinggi KCIC Diserbu Netizen
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 1 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

DLH Kota Bandung Fokus Tingkatkan Pengelolaan Sampah di 2025

By Putra JuangJumat, 3 Januari 2025 06:00 WIB2 Mins Read
Pengelolaan sampah. (Foto: Humas Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Dudy Prayudi memaparkan perkembangan kinerja pengelolaan sampah selama Desember 2024 dan langkah-langkah strategis untuk tahun 2025.

Dudy mengatakan, ritasi pengangkutan sampah menunjukkan fluktuasi, terutama dengan adanya tantangan selama musim liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Rata-rata ritasi sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti menurun dari 153,4 rit per hari pada November menjadi 136,58 rit per hari di Desember. Sebagian sampah mulai dialihkan ke TPA Pasir Bajing dengan rata-rata 17,58 rit per hari,” ucap Dudy di Balai Kota Bandung, Kamis (2/1/2025).

Dudy mengakui, pengelolaan sampah di sumber harus terus ditingkatkan agar volume yang dikirim ke TPA Pasir Bajing dapat diminimalkan.

Baca Juga:  Arus Mudik-Balik Lebaran 2024 di Kota Bandung Lancar, Kemacetan Hanya di Destinasi Wisata

Saat ini, penanganan tumpukan sampah di Pasar Induk Caringin, yang mencapai 4.000 meter kubik.

Berdasarkan arahan Kementerian Lingkungan Hidup, pengelola Pasar Induk Caringin akan diberikan sanksi administratif yang rencananya akan diberikan hari ini.

Pengelola diwajibkan mengosongkan sampah dalam waktu 14 hari dan menyelesaikan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Jika kewajiban ini tidak dipenuhi, sanksi lebih berat akan diberikan, termasuk pembekuan izin.

Selama malam tahun baru 2025, volume sampah mencapai 163 meter kubik atau 57 ton. Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga:  Warga Bandung Bisa Melintas Tanpa Berhenti di Flyover Pasupati saat Malam Tahun Baru

DLH menghadapi kendala dengan pembatasan ritasi ODOL (over dimension and overloading) ke TPA Sarimukti, yang menyebabkan sebagian sampah tidak terangkut sepenuhnya.

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara mengatakan, perlu strategi baru untuk mengelola sampah secara lebih efektif di tahun 2025.

Dirinya meminta kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan Kawasan Bebas Sampah (KBS) di tingkat kecamatan dan RW.

“Kita harus membuat target yang jelas, dan itu menjadi tantangan untuk keluar dari zona nyaman. DLH dan dinas terkait harus menyusun program yang konkret untuk 2025, termasuk indikator mana yang dipilah dan mana yang tidak dipilah,” kata Koswara.

Baca Juga:  Jadwal SIM Keliling Kota Bandung 30 April 2025, Cek Lokasinya

Selain itu, pembentukan klaster pengelolaan sampah di berbagai wilayah akan menjadi fokus, dengan evaluasi kinerja berbasis data yang lebih terintegrasi.

Koswara berharap, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait, pengelolaan sampah di Kota Bandung dapat mencapai kondisi ideal.

“Kami optimis, melalui edukasi, peningkatan pengelolaan di sumber, dan kebijakan yang tegas, pengelolaan sampah di Bandung akan terus membaik,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DLH Kota Bandung Kota Bandung sampah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Berani Lawan Arus? Sang Gladiator Turun Gunung Bongkar Blunder Artis di Bundaran HI

Mengenang 7 Hari Wafatnya Fathan Subchi, PKB dan Masura Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama

Viral Foto AI Presiden Prabowo di Padalarang, Petinggi KCIC Diserbu Netizen

Aksi Nekat Pemuda Bandung Berujung Maut, Lansia 64 Tahun Gugur Pertahankan Ayam Kesayangan

Sapa Ribuan Warga di Jalak Harupat, Rajiv NasDem Buktikan Janji Kampanye Bukan Sekadar Pemanis

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Kemensos Proses Data Penerima Bansos Tahap 4, KPM Wajib Cek Hal Ini Sebelum November

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.