Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kabar Duka: Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di Jakarta

Sabtu, 26 September 2026 11:58 WIB

Bernostalgia di Bandung, Eks Kiper Persib Ini Berharap Dukungan Bobotoh untuk Timnas Filipina

Sabtu, 26 September 2026 10:17 WIB

Karya Lokal Kelas Dunia! Goresan Pensil Siswa Majalengka Ini Sukses Digarap hingga Dinotice Seleb Hollywood

Sabtu, 26 September 2026 07:44 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kabar Duka: Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di Jakarta
  • Bernostalgia di Bandung, Eks Kiper Persib Ini Berharap Dukungan Bobotoh untuk Timnas Filipina
  • Karya Lokal Kelas Dunia! Goresan Pensil Siswa Majalengka Ini Sukses Digarap hingga Dinotice Seleb Hollywood
  • Update Ranking FIFA: Indonesia Naik ke Posisi 116 Usai Permalukan Singapura di ASEAN Cup 2026
  • Berburu Cita Rasa Malam di Purwakarta: Deretan Kuliner Legendaris yang Menggoyang Lidah
  • Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks
  • Warga Bandung Merapat! Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dipajang di PVJ, Ada Meet and Greet Legenda
  • 3 Oleh-Oleh Dekat Braga Bandung yang Bikin Liburan Makin Lengkap, Ada Kuliner Tempo Dulu!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 26 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dokter PPDS Anestesi Diduga Lecehkan Tiga Korban, Polisi Ungkap Fetish Mengerikan Pelaku

By Aga GustianaKamis, 10 April 2025 09:28 WIB2 Mins Read
Tersangka kasus kekerasan seksual terhadap keluarga korban di RSHS Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Priguna Anugerah P alias PAP, seorang residen anestesi PPDS Unpad di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, menunjukkan perkembangan yang mengkhawatirkan.

Terbaru, terungkap bahwa terduga korban pelaku tidak hanya satu, melainkan tiga orang. Dua di antaranya diduga merupakan pasien yang tengah dirawat, sementara satu lainnya adalah FH (21), anak dari pasien yang sebelumnya telah melaporkan kejadian traumatis tersebut ke Polda Jawa Barat.

Kabar mengenai adanya korban lain ini disampaikan oleh Dirreskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan. Meskipun dua korban lainnya belum membuat laporan resmi, pihak kepolisian terus mendalami informasi ini. Sementara itu, Priguna sendiri telah resmi ditetapkan sebagai tersangka atas laporan yang diajukan oleh FH.

Lebih lanjut, Kombes Pol Surawan mengungkapkan hasil pemeriksaan sementara yang mengarah pada dugaan adanya kelainan seksual pada diri pelaku. Fakta yang lebih mencengangkan adalah fetish atau preferensi seksual menyimpang yang diduga dimiliki oleh Priguna.

Baca Juga:  Heboh Dugaan Pelecehan oleh Oknum Dokter Kandungan di Garut, Begini Kata Dinkes

“Fantasinya senang (lihat) yang pingsan saja,” kata Kombes Pol Surawan melalui sambungan telepon, Kamis (10/5/2025).

Pemeriksaan intensif terhadap Priguna masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian untuk menggali informasi lebih dalam terkait dugaan pelecehan terhadap tiga korban ini. Langkah krusial juga diambil dengan melibatkan ahli psikologi dan forensik untuk memperkuat dugaan adanya penyimpangan seksual yang mendasari tindakan pelaku.

Baca Juga:  Zita Anjani Anak Zulhas dan Rangkaian Kontroversi yang Mengundang Kritik Netizen

“Dari pemeriksaan beberapa hari ini pelaku mengalami kelainan seksual,” ujar Kombes Pol Surawan.

“Hasil pemeriksaan ini akan diperkuat dari ahli psikologi dan forensik, sehingga menguatkan adanya perilaku kelainan seksual,” tambahnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan menjelaskan modus operandi pelaku terhadap korban FH. Tersangka meminta korban untuk diambil darah dan membawanya dari ruang IGD ke lantai 7 Gedung MCHC RSHS Bandung pada 18 Maret 2025 dini hari.

Di ruangan sepi tersebut, korban dipaksa mengenakan baju operasi dan diminta melepaskan pakaian dalamnya sebelum akhirnya disuntikkan cairan misterius hingga tak sadarkan diri.

Baca Juga:  Polisi Tetapkan Dokter Kandungan Tersangka Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Garut

Pengungkapan adanya dugaan korban lain dan fetish pelaku yang mengerikan ini semakin memperdalam luka dan keprihatinan atas kasus yang terjadi di lingkungan rumah sakit yang seharusnya menjadi tempat aman.

Pihak kepolisian berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan mengungkap seluruh fakta yang ada, termasuk kemungkinan adanya korban-korban lain yang belum berani melapor. Masyarakat pun menanti keadilan ditegakkan bagi para korban dan berharap kejadian serupa tidak akan pernah terulang kembali.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dokter PPDS RSHS Bandung Unpad
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kabar Duka: Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di Jakarta

Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks

Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box

Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi

Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta

5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi, Jabar Tempati Posisi Pertama!

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.