Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Garena Free Fire

Serbu Hadiah Gratis! Daftar Kode Redeem FF Aktif Rabu 12 Agustus 2026 dan Panduan Klaimnya

Rabu, 12 Agustus 2026 06:00 WIB
Bansos

PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair! Begini Cara Cek Status Penerima Bansos

Rabu, 12 Agustus 2026 05:00 WIB

Apple Bikin Gebrakan! 3 Produk Ultra Segera Meluncur, Ada iPhone Lipat

Rabu, 12 Agustus 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Serbu Hadiah Gratis! Daftar Kode Redeem FF Aktif Rabu 12 Agustus 2026 dan Panduan Klaimnya
  • PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair! Begini Cara Cek Status Penerima Bansos
  • Apple Bikin Gebrakan! 3 Produk Ultra Segera Meluncur, Ada iPhone Lipat
  • Bansos Ibu Hamil 2026 Cair Rp750 Ribu! Cek Penerima PKH Pakai NIK KTP
  • Klaim Saldo DANA Gratis Ratusan Ribu Hari Ini, Rabu 12 Agustus 2026: Intip Cara Cepat Tanpa Aplikasi Tambahan!
  • Klaim Skin Senjata dan Bundel Gratis! Daftar Kode Redeem FF Terbaru Rabu 12 Agustus 2026
  • 4 Toko Donat Enak di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Mulai Rp7 Ribuan!
  • Kembali Bertemu Manila Digger FC, Ini Jadwal Tanding Persib Bandung di Kualifikasi ACL Two
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dua Kali Tersandung Korupsi, Pengamat: Catatan Penting Wali Kota Bandung Selanjutnya

By SusanaJumat, 15 Maret 2024 20:30 WIB3 Mins Read
Mantan Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna. (Foto: bandung.go.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pengamat Politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Firman Manan menilai Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung harus segera mengambil tindakan imbas kasus korupsi yang menjerat Sekda Kota Bandung.

Firman Manan mengatakan, saat ini Pemkot Bandung harus menyelesaikan tiga hal ini agar pengelolaan pemerintahan tetap berjalan.

Yang pertama, kata Firman, mengenai kepercayaan publik yang harus dibangun kembali imbas kasus korupsi eks Wali Kota Bandung Yana Mulyana, dan saat ini menyeret Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna.

“Cuma memang sekarang ada tiga hal, yang pertama memang soal kepercayaan publik itu bisa menurun lagi, sebelumnya kan pasca ott nya Kang Yana itu kita melihat tingkat kepercayaan publik agak menurun ya, tetapi pelan-pelan kelihatannya mulai membaik, dan sekarang saya pikir bisa ada lagi tingkat penurunan kepercayaan publik terhadap Pemkot,” beber Firman, saat dihubungi Jumat (15/3/2024).

Yang kedua mengenai psikologi birokrasi Kota Bandung, menurut Firman saat ini kondisi birokrat Kota Bandung dalam keadaan kurang kondusif.

“Yang kedua, psikologi birokrasi di Kota Bandung, karena pada saat Pak Yana menjadi tersangka kemudian sudah divonis itu juga kita lihat memang kondisi psikologis birokrat Kota Bandung itu kurang kondusif, pelan-pelan sudah membaik dengan kondisi sekarang saya pikir itu bisa terganggu lagi,” ujarnya.

Untuk itu, Firman mengatakan hal ini menjadi tugas Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono beserta Plh Sekda Kota Bandung agar menjaga psikologi aparat birokrasi di Kota Bandung.

Dan yang ketiga, evaluasi Pemkot bersama warga Bandung dalam menentukan wali kota selanjutnya pada Pilkada November mendatang.

“Lalu yang ketiga, saya pikir evaluasi juga, termasuk bagi warga Kota Bandung karena bulan November nanti kan kita punya agenda Pilkada. Kota Bandung itu kasus dulu Pak Dada dan Sekdanya juga, sekarang kembali ada kasus Pak Yana dan Sekdanya,” paparnya.

Menurutnya, Pilkada nanti merupakan momentum bagi warga Kota Bandung agar benar-benar mencermati kandidatnya, bukan hanya kompeten, punya rekam jejak yang baik, tapi integritas nya juga terjaga.

Untuk itu, Firman menilai Calon Wali Kota Bandung selanjutnya harus yang memiliki kedekatan dengan rakyat.

“Kalau melihat hasil survei, kurang lebih memang sama kemudian bagaimana sosok walikota yang punya kedekatan dengan rakyat, mementingkan kepentingan rakyat, serta masuk soal tegas, cerdas,” ujarnya.

Selain itu, Firman pun menekankan pemimpin yang bersih dari korupsi menjadi catatan penting pada Pilkada nanti mengingat Kota Bandung sudah dua kali terjerat kasus korupsi.

“Menurut saya pastilah ini dari survei satu minggu kedepan isu korupsi akan menjadi prioritas bahwa Kota Bandung menginginkan pemimpin yang bersih dari korupsi dan ini menjadi catatan penting pada saat Pilkada nanti, wali kota yang punya track record integritas yang baik,” tandasnya

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Firman Manan korupsi Pemkot Bandung Wali Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair! Begini Cara Cek Status Penerima Bansos

Bansos Ibu Hamil 2026 Cair Rp750 Ribu! Cek Penerima PKH Pakai NIK KTP

Niat Cari Untung Malah Dikejar Debt Collector: Gadis Ciamis Kena Tipu Investasi Bodong Berkedok Paylater

Anggaran RTH Bandung ‘Bolong’, Akademisi Soroti Putusnya Rantai RPJMD hingga APBD

Skandal ‘Suap Seksual’ Guncang Sepak Bola Korea Selatan: KFA Diduga Fasilitasi Panti Pijat untuk Wasit Asing

Ganti Pohon yang Ditebang di Jalan Riau, Pemkot Bandung Siapkan 10 Mahoni Setinggi 5 Meter

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.