Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Misi Balas Dendam dan Rebut Puncak Grup! Indonesia vs Vietnam Jadi Laga Paling Ditunggu Piala AFF 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 21:06 WIB

Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?

Minggu, 2 Agustus 2026 20:02 WIB

Persib Kehilangan Dua Pemain Penting Jelang Semifinal Piala Presiden 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 19:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misi Balas Dendam dan Rebut Puncak Grup! Indonesia vs Vietnam Jadi Laga Paling Ditunggu Piala AFF 2026
  • Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?
  • Persib Kehilangan Dua Pemain Penting Jelang Semifinal Piala Presiden 2026
  • Kabar Baik! Tagihan Listrik Agustus 2026 Tidak Bertambah, Cek Tarif PLN Terbaru Semua Golongan
  • Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026
  • Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Dirilis, Duel Persib vs Persija Digelar di Bali
  • Kisah Rahmania Shafiatu Zahra: Mojang Bandung yang Percantik Gerobak UMKM Lewat Konten Sosial
  • Nasib Gianni Infantino Dipertaruhkan, Kontroversi Bisnis FIFA Guncang Sepak Bola Dunia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 2 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dugaan Narkoba Ditemukan dalam Bantuan AS untuk Gaza

By Aga GustianaSabtu, 28 Juni 2025 08:36 WIB2 Mins Read
peredaran narkoba
Narkoba. Foto ilustrasi: Pixabay.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Gaza mengungkap temuan mengejutkan dalam paket bantuan kemanusiaan yang dikirim ke wilayah konflik tersebut. Otoritas setempat menyatakan bahwa mereka menemukan pil jenis oxycodone, obat penghilang rasa sakit yang tergolong narkoba, tersembunyi di dalam kantong tepung terigu yang dibagikan oleh Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) – sebuah lembaga yang beroperasi di bawah dukungan Amerika Serikat dan Israel.

Temuan itu pertama kali dilaporkan oleh warga Palestina yang menerima bantuan dari pusat distribusi GHF. Setelah diperiksa lebih lanjut, pil-pil tersebut diduga sengaja disembunyikan dalam kemasan makanan pokok.

Dalam pernyataan resmi yang dikutip dari kantor berita Anadolu, Kantor Media Pemerintah Gaza menyebut kasus ini sebagai “serangan langsung terhadap kesehatan masyarakat”. Mereka menilai adanya indikasi bahwa obat tersebut sengaja dimasukkan ke dalam bantuan dengan tujuan membahayakan masyarakat.

“Ini bukan sekadar kelalaian. Kami menduga kuat ini adalah bagian dari strategi untuk menyebarkan kecanduan dan merusak tatanan sosial masyarakat Palestina dari dalam,” demikian pernyataan kantor media Gaza dikutip Sabtu (28/6/2025).

Obat oxycodone sendiri dikategorikan sebagai analgesik semi-sintetik oleh Badan Penanggulangan Narkoba Amerika Serikat (DEA). Dalam beberapa tahun terakhir, obat ini kerap disalahgunakan di berbagai negara, terutama oleh para pengguna zat adiktif.

Lebih jauh, pihak otoritas Gaza secara tegas menyalahkan Israel atas insiden ini. Mereka menyebut penyelundupan obat tersebut sebagai bagian dari tindakan sistematis dalam rangka melemahkan masyarakat sipil Palestina, bahkan menyamakannya dengan bentuk lain dari genosida.

“Israel tak hanya menyerang dengan rudal dan senjata, tapi juga menggunakan narkoba sebagai alat perang yang menjijikkan,” tegas pernyataan itu.

Sementara itu, laporan dari Kementerian Kesehatan Palestina mencatat bahwa sejak 27 Mei lalu, sedikitnya 549 warga sipil meninggal dunia dan lebih dari 4.000 orang terluka dalam serangan yang menyasar pusat distribusi bantuan serta konvoi truk makanan yang dioperasikan oleh PBB.

Insiden ini menambah daftar panjang krisis kemanusiaan di Gaza yang hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda mereda. PBB dan organisasi internasional lainnya diharapkan segera melakukan investigasi menyeluruh atas dugaan serius ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Amerika Serikat Bantuan Kemanusiaan Gaza Israel narkoba Palestina
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026

Aparat Gabungan Sisir Tempat Hiburan Malam Bandung, Sejumlah Pengunjung Dites Urine

Fakta Baru Nabila Gardena Putri di Tengah Isu Kasus Timah, Kuasa Hukum Buka Suara

Siapa Sebenarnya Revanda Bangun? Ini Dosa-Dosa Masa Lalu yang Buat Namanya Kembali Viral!

Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.