Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cek Bansos Oktober 2026: PKH, BPNT hingga Beras 30 Kg, Ini Daftar dan Nominalnya

Rabu, 21 Oktober 2026 03:00 WIB

Bikin Ketagihan! Ini 10 Kuliner Hits di Cianjur yang Wajib Dicicipi Saat Liburan Akhir Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 02:00 WIB

15 Spot Wisata Terbaik di Cianjur Buat ‘Short Escape’ Akhir Pekan

Rabu, 21 Oktober 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cek Bansos Oktober 2026: PKH, BPNT hingga Beras 30 Kg, Ini Daftar dan Nominalnya
  • Bikin Ketagihan! Ini 10 Kuliner Hits di Cianjur yang Wajib Dicicipi Saat Liburan Akhir Tahun
  • 15 Spot Wisata Terbaik di Cianjur Buat ‘Short Escape’ Akhir Pekan
  • Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital
  • Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu
  • Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?
  • Ranking AFC Terbaru: Indonesia Meroket ke Posisi 16 Asia, Persib dan Borneo FC Jadi Kunci
  • Mengarungi Jadwal Horor 3 Pekan, Pelatih Persib Bongkar Resep Sederhana Jaga Stamina Pemain
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Fakta Terbaru Insiden Mobil MBG Tabrak Siswa SD di Cilincing, 21 Orang Jadi Korban

By Aga GustianaKamis, 11 Desember 2025 16:40 WIB3 Mins Read
Rekaman CCTV detik-detik mobil MBG tabrak siswa SD di Cilincing. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah kejadian serius terjadi di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis pagi (11/12/2025). Mobil pengangkut logistik Makan Bergizi Gratis (MBG) tiba-tiba melaju tak terkendali hingga menembus pagar sekolah dan menghantam sejumlah siswa yang sedang berada di lapangan.

Para korban langsung dilarikan ke dua rumah sakit di wilayah Jakarta Utara. Hingga kini, polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Berikut rangkuman fakta-fakta penting dari insiden ini:

1. Mobil Menabrak Pagar yang Masih Terkunci

Rekaman CCTV pada pukul 06.30 WIB memperlihatkan mobil berwarna putih datang dari sisi kiri area sekolah. Tanpa berhenti, kendaraan itu langsung menghantam pagar depan yang masih tertutup.

Saat kejadian, siswa SDN 01 Kalibaru sedang mengikuti kegiatan literasi pagi di lapangan sekolah. Mereka duduk berbaris ketika kendaraan tersebut melaju ke arah kerumunan murid. Seorang guru yang berada tak jauh dari pintu gerbang turut tertabrak.

2. 21 Orang Terluka, Tidak Ada Korban Jiwa

Total 21 orang menjadi korban, terdiri atas 20 siswa dan satu guru.

  • 5 korban dirawat di RSUD Koja
  • 16 lainnya dirawat di RSUD Cilincing

Cedera yang dialami mulai dari luka ringan hingga berat. Satu siswa sempat tak sadarkan diri, tetapi seluruh korban dinyatakan stabil dan tidak ada yang meninggal dunia. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menanggung seluruh biaya pengobatan.

Daftar korban:

  • Salsabila Ayu Hanafi (10)
  • Zahra Nabila (10)
  • Muhammad Fillio (11)
  • Dita Nuan (10)
  • Siti Fadilah (10)
  • Weren (11)
  • Rey Firmansyah
  • Anisa Putri (10)
  • Abdul Rahman (9)
  • Khansa Sirin (10)
  • Hafiz Adi (10)
  • Alfaro E. Z. (10)
  • Zahra Nabil Bahyra (10)
  • Dian Ramadhani (10)
  • Surya Purwantara (11)
  • Ahmad Faizan (9)
  • Yuda Adrian (10)
  • Maryono (56 — guru)
  • Aditya Pradipta (10)
  • Aditya Pradipta (10)
  • Maulana Aufar (11)

3. Sopir dan Pendamping Kendaraan Sudah Diamankan Polisi

Pihak kepolisian langsung bergerak cepat. Sopir mobil MBG ditahan untuk pemeriksaan lanjutan. Pendamping kendaraan juga ikut diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan.

“Sopir sudah diamankan dan dilakukan pemeriksaan,” ujar Kapolres Metro Jakarta Utara, Erick Frendriz, dalam siaran Breaking News Metro TV.

Menurut Erick, ada dua orang yang kini diperiksa intensif terkait kejadian tersebut.

4. Sopir Adalah Pengganti dan Mengaku Salah Injak Pedal

Informasi awal dari Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subarsi, menyebutkan bahwa pengemudi yang bertugas bukanlah sopir utama. Sopir asli sedang sakit sehingga digantikan.

Dari keterangan awal, sopir mengaku rem mobil tidak berfungsi saat berada di bagian jalan yang menanjak di depan sekolah. Ia panik, lalu salah menginjak pedal.

“Dia mau naik ke atas itu, mau ngerem, katanya mau ngerem, katanya remnya enggak pakem. Karena takut mau menabrak, dia injak yang dalam. Nah, ternyata gas. Ini sementara ya,” ujar Bobi.

Penyelidikan masih berlangsung, termasuk pemeriksaan kendaraan dan olah TKP untuk memastikan faktor teknis dan unsur kelalaian.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cek Bansos Oktober 2026: PKH, BPNT hingga Beras 30 Kg, Ini Daftar dan Nominalnya

Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital

Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu

Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?

Ubah Gulma Jadi Berkah: Petani Pasirlangu KBB Bangkit Pascalongsor Lewat Inovasi Eceng Gondok

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Pasundan Beri Rapor Merah dan Desak Evaluasi Kebijakan

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.