Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
ASN bisa WFA

Usai Kasus Siswi Magang, Pemkot Bandung Perketat Pengawasan di Setiap Dinas

Kamis, 22 Oktober 2026 11:35 WIB

Belum Terkalahkan di Kandang, Madura United Siap Jegal Persib

Kamis, 22 Oktober 2026 11:03 WIB

Bakar Sampah Berujung Petaka, Kebun Bambu di Bandung Barat Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 10:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Usai Kasus Siswi Magang, Pemkot Bandung Perketat Pengawasan di Setiap Dinas
  • Belum Terkalahkan di Kandang, Madura United Siap Jegal Persib
  • Bakar Sampah Berujung Petaka, Kebun Bambu di Bandung Barat Terbakar
  • Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp4.000, Kini Rp2.550.000 per Gram
  • Di Balik Kejayaan Tiga Musim Beruntun, Manajemen Persib Bongkar Cerita Defisit Rp100 Miliar
  • Bongkar Sosok di Balik Polisi Anak TikTok! Nathalie Holscher hingga Nanda Arsyinta Ikut-ikutan Pakai Jasa Ini
  • Kapan Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 2026 Cair? Cek Status NIK KTP Anda Sekarang!
  • 5 Siomay Enak di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Legendaris Sejak 1975
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 22 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

FDK UIN SGD dan FK KBIHU Jabar Gelar Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji dan Umroh, Diikuti 110 Peserta

By SusanaSenin, 21 Oktober 2024 15:00 WIB3 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung bekerja sama dengan Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (FK KBIHU) Jawa Barat secara resmi membuka Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji dan Umroh Profesional Angkatan XIX Mandiri Tahun 2024.

Program sertifikasi ini diikuti oleh 110 peserta dari berbagai kota di Indonesia dan berlangsung selama 8 hari, mulai dari 20 hingga 27 Oktober 2024.

Acara dibuka oleh Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembimbing manasik haji dan umroh agar sesuai dengan standar syariah dan profesionalitas.

Kegiatan ini melibatkan 11 asesor dan 27 narasumber berpengalaman di bidangnya.

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Enjang AS menyatakan bahwa sertifikasi ini merupakan komitmen fakultas untuk mencetak pembimbing yang kompeten.

Ia menekankan pentingnya pengetahuan teknis dan nilai-nilai kepemimpinan dalam pembimbingan.

“Sertifikasi ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknis mengenai manasik, tetapi juga menekankan pentingnya nilai-nilai kepemimpinan dan pelayanan jamaah. Kami harap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kapasitas mereka,” ujar Enjang AS dalam sambutannya.

Ketua Umum SAPUHI, Syam Resfiadi, menambahkan bahwa sertifikasi ini penting untuk memastikan pembimbing dapat mendampingi jamaah dengan aman dan efektif.

Sementara itu, Ketua FK KBIHU Jabar, Sunidja mengapresiasi kerja sama dengan fakultas, menekankan pentingnya sinergi dalam mempersiapkan pembimbing manasik yang siap menghadapi tantangan.

Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Rosihon Anwar berharap program sertifikasi ini dapat meningkatkan kompetensi pembimbing manasik di Indonesia.

“Kita harus memastikan bahwa para pembimbing memiliki kompetensi dan kredibilitas tinggi, mengingat mereka berperan langsung dalam menjaga kelancaran dan kenyamanan ibadah jamaah,” ujar Rosihon.

Sertifikasi ini menghadirkan 27 narasumber, yang terdiri dari para Akademisi, Birokrat, dan praktisi berpengalaman dengan 70% di antaranya merupakan Guru Besar. Materi yang disampaikan mencakup berbagai topik seperti bimbingan teknis, pengelolaan jamaah, serta penanganan situasi-situasi darurat selama pelaksanaan ibadah haji dan umroh.

Peserta akan mengikuti rangkaian sesi pembelajaran intensif yang dirancang untuk membekali mereka dengan pengetahuan praktis dan teoritis yang dibutuhkan di lapangan. Salah satu peserta yang berasal dari Kepulauan Riau menyampaikan antusiasnya mengikuti program sertifikasi ini.

“Kesempatan ini sangat berharga karena saya dapat belajar langsung dari para ahli yang memiliki pengalaman luas di bidang manasik haji dan umroh. Saya berharap bisa menerapkan ilmu yang didapat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para jamaah,” ungkapnya.

Acara pembukaan ini diakhiri dengan pengangalan tanda peserta yangkepada 2 orang perwakilan peserta dan doa bersama serta sesi foto antara para asesor, peserta dan panitia.

Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji dan Umroh XIX ini diharapkan dapat menghasilkan para pembimbing yang kompeten, siap mendampingi jamaah haji dan umroh dengan standar layanan yang tinggi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

ASN bisa WFA

Usai Kasus Siswi Magang, Pemkot Bandung Perketat Pengawasan di Setiap Dinas

Bakar Sampah Berujung Petaka, Kebun Bambu di Bandung Barat Terbakar

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Jangan Sampai Terlewat! Begini Cara Cek Bansos PKH-BPNT Oktober 2026, Dana Bisa Cair Bertahap

Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran

Kembali Gelar Aksi di DPRD Jabar, Mahasiswa Bawa Tiga Tuntutan untuk Pemerintah

Niat Bersihkan Kebun, Petani Lansia di Tasikmalaya Tewas Terjebak Kobaran Api

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.