Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran

Rabu, 21 Oktober 2026 20:02 WIB

Kembali Gelar Aksi di DPRD Jabar, Mahasiswa Bawa Tiga Tuntutan untuk Pemerintah

Rabu, 21 Oktober 2026 19:47 WIB

Bikin Ngiler! 3 Tempat Makan di Subang dengan Menu Beragam dan Suasana Nyaman

Rabu, 21 Oktober 2026 19:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Kembali Gelar Aksi di DPRD Jabar, Mahasiswa Bawa Tiga Tuntutan untuk Pemerintah
  • Bikin Ngiler! 3 Tempat Makan di Subang dengan Menu Beragam dan Suasana Nyaman
  • Niat Bersihkan Kebun, Petani Lansia di Tasikmalaya Tewas Terjebak Kobaran Api
  • Banyak yang Kaget! Usai Dibuang Anak ke Panti, Tampilan Baru Mbah HS Disebut Mirip Ulama Kharismatik!
  • Buntut Bentrok Suporter di Stadion, Ini Rincian Sanksi Komdis PSSI untuk Persija dan Persita
  • Diduga Keruk APBD Rp 18,7 Miliar, Wabup Indramayu Resmi Ditahan Kejati Jabar
  • Madura United vs Persib Bandung: Marc Klok Buka-bukaan Soal Kesiapan Fisik Tim
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Niat Bersihkan Kebun, Petani Lansia di Tasikmalaya Tewas Terjebak Kobaran Api

By Aga GustianaRabu, 21 Oktober 2026 19:29 WIB3 Mins Read
Ilustrasi jenazah. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nasib naas menimpa seorang petani lanjut usia di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Pria gaek berinisial S (65), warga Kampung Culamega RT 02/01, Desa Bojongsari, Kecamatan Culamega, ditemukan meninggal dunia dengan kondisi luka bakar parah di lahan perbukitan miliknya sendiri pada Rabu (21/10/2026).

Peristiwa memilukan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kapolsek Bantarkalong, Iptu Agus Kasdili. Ia menjelaskan bahwa sebelum musibah terjadi, korban sempat meminta izin kepada sang istri untuk pergi berkebun.

“Awalnya korban berpamitan kepada istrinya untuk mengambil kayu bakar di kebun miliknya sendiri,” kata Iptu Agus Rabu (21/10/2026).

Kronologi Kejadian: Berusaha Padamkan Api di Lahan Kering

Setibanya di area kebun yang berlokasi di kawasan tebing terjal, korban disinyalir mulai membersihkan lahan dengan mengumpulkan serta membakar tumpukan daun dan ranting kering. Namun, cuaca dan kondisi vegetasi yang serba kering membuat si jago merah dengan cepat membesar dan meluas ke mana-mana.

Baca Juga:  Sumur Perkampungan Kering Total, Ratusan KK di Tasikmalaya Menjerit Krisis Air Bersih

Melihat kobaran api yang kian tidak terkendali, korban berupaya meredam kobaran tersebut seorang diri. Naas, asap tebal yang membubung justru membuat pernapasan korban terganggu.

“Diduga api merambat ke sekelilingnya, korban berusaha memadamkan api tersebut namun korban diduga mengalami sesak napas akibat menghirup asap,” ujar Agus.

Riwayat Penyakit dan Medan Terjal Memicu Musibah

Berdasarkan kesaksian pihak keluarga, korban memang diketahui memiliki riwayat medis berupa sesak napas dan penyakit asam urat. Saat panik melawan kepungan api menggunakan alat seadanya seperti pelepah pisang dan batang pohon kapol, kondisi fisik korban diduga mendadak drop hingga hilang kesadaran.

Baca Juga:  PSU Pilbup Tasikmalaya Digelar 19 April 2025, Berikut Tahapannya

“Jadi karena ada riwayat sesak napas jadi korban ini akhirnya jatuh ke kobaran api,” kata Agus.

Keberadaan korban baru disadari warga pada sore hari. Dua saksi mata, Abdu dan Iwan, yang mencurigai adanya kepulan asap tebal dari arah tebing langsung mendatangi sumber titik api. Di sanalah korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

“Korban ditemukan di posisi tanah miring tebing di kebun milik korban, dalam keadaan hangus. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” jelas Agus.

Hasil Olah TKP dan Penolakan Autopsi Pihak Keluarga

Petugas gabungan dari kepolisian bersama warga setempat langsung bergerak melakukan proses evakuasi jasad korban dari lokasi kejadian. Kasi Humas Polres Tasikmalaya, Aipda Triana Anggasari, membeberkan sejumlah barang bukti yang ditemukan di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca Juga:  Indah Bak Negeri Dongeng, Ini 3 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi di Tasikmalaya

“Di TKP ditemukan tumpukan rumput kering, daun, dan bambu yang diduga dibakar korban. Ada juga pohon pisang dan pohon kapol yang digunakan untuk memadamkan api oleh korban,” kata Triana.

Atas insiden tragis ini, pihak keluarga menyatakan telah menerima musibah tersebut sebagai takdir dan memilih untuk tidak melanjutkan proses autopsi pada jenazah.

“Keluarga menerima dengan ikhlas, tidak mau diotopsi. Sudah dibuatkan surat penolakan otopsi,” pungkas Triana.

Usai diserahkan secara resmi oleh pihak kepolisian, jenazah lansia tersebut langsung dibawa ke rumah duka untuk segera disemayamkan dan dimakamkan secara layak oleh pihak keluarga.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kebakaran petani Tasikmalaya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran

Kembali Gelar Aksi di DPRD Jabar, Mahasiswa Bawa Tiga Tuntutan untuk Pemerintah

Banyak yang Kaget! Usai Dibuang Anak ke Panti, Tampilan Baru Mbah HS Disebut Mirip Ulama Kharismatik!

Diduga Keruk APBD Rp 18,7 Miliar, Wabup Indramayu Resmi Ditahan Kejati Jabar

Ingin Tahu Bansos Cair atau Belum? Cek Status PKH dan BPNT Lewat Situs Resmi Kemensos

Begal Berpistol Rampas HP Bocah di Garut, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.