Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mutombo Absen, Persib Tak Mau Ambil Risiko Jelang Lawan Kalteng FC

Minggu, 1 November 2026 14:39 WIB

Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung

Minggu, 1 November 2026 14:20 WIB

Marc Klok Comeback! Persib Siap Hajar Kalteng FC demi Puncak Klasemen

Minggu, 1 November 2026 13:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mutombo Absen, Persib Tak Mau Ambil Risiko Jelang Lawan Kalteng FC
  • Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung
  • Marc Klok Comeback! Persib Siap Hajar Kalteng FC demi Puncak Klasemen
  • Mojang Bandung Adjeng Wulandari, Buktikan Prestasi dan Organisasi Bisa Berjalan Beriringan
  • Pesta Gol di Camp Nou, Barcelona Kudeta Atletico dari Puncak
  • Raffi Ahmad Minta Maaf Lagi! Ungkap Siapa Pengundangnya ke Bundaran HI
  • Bobotoh Merapat! Penukaran Tiket Persib vs Kalteng FC Ditutup 14.30 WIB
  • Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 1 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gaduh Olokan Gus Miftah, PBNU: Dakwah Harus Utamakan Kelembutan dan Adab

By Putra JuangJumat, 6 Desember 2024 18:00 WIB2 Mins Read
Gus Miftah. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Belakangan publik dibuat geram dengan video yang menampilkan Gus Miftah sedang berceramah. Dalam cuplikan itu, Gus Miftah mengolok-olok penjual es teh dalam sebuah acara keagamaan.

Merespons peristiwa itu, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Keagamaan, Ahmad Fahrurrozi (Gus Fahrur) mengatakan, sebaiknya ceramah dilakukan dengan bahasa yang santun. Selain itu, konteks para jamaah juga harus diperhatikan.

“Pada dasarnya dakwah harus mengutamakan kelembutan dan adab sebagaimana tauladan Rasulullah saw,” ucap Gus Fahrur dikutip laman NU Online, Jumat (6/12/2024).

Menurutnya, peristiwa tersebut menelurkan sejumlah hikmah yang bisa dipelajari. Seorang penceramah dituntut untuk bisa menakar dan membedakan situasi lawan bicara.

Baca Juga:  PBNU Umumkan Awal Bulan Sya'ban 1446 H Jatuh pada 31 Januari 2025

Hal ini, lanjut Gus Fahrur, dalam rangka mengantisipasi kegaduhan sekaligus berempati terhadap orang lain.

“Kasus ini menjadi pelajaran bagi mubalig lainnya agar lebih berhati-hati dalam bercanda agar tidak menimbulkan kegaduhan dan melukai perasaan orang lain,” ungkapnya.

Baca Juga:  Ustaz Adi Hidayat Buka Suara Soal Gantikan Gus Miftah Jadi Utusan Khusus Presiden

Lebih lanjut, pengasuh Pondok Pesantren An-Nur 1 Malang itu menganjurkan agar ketika berdakwah, para dai menghayati akhlak seperti menjaga konsistensi perkataan dan perbuatan, bersikap lemah lembut, pemaaf, musyawarah, tawakal dan tawadhu’.

Hal ini sebagaimana terangkum dalam QS. Ash-Shaaf ayat 2-3, QS. Ali Imran ayat 159 dan QS. Al-Furqan ayat 63. Gus Fahrur mengingatkan kepada masyarakat agar ketika merespons segala peristiwa perlu bersikap teliti.

Baca Juga:  Fenomena Jasa Nikah Siri di Media Sosial: Antara Viral, Legalitas, dan Ancaman bagi Perempuan

Dirinya juga mengimbau agar tidak berlarut-larut dalam polemik tersebut. Adanya peristiwa tersebut mencerminkan kekurangan tiap-tiap manusia yang bersifat niscaya sehingga menjadi ajang untuk saling mengingatkan, saling mendukung dalam kebaikan.

“Mari saling mendukung dan mengingatkan untuk kebaikan dakwah umat Islam,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gus Miftah Nahdlatul Ulama PBNU
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih

Detik-detik Kirmir Cihampelas Jebol, Warga Panik Air Masuk Rumah

Berani Lawan Arus? Sang Gladiator Turun Gunung Bongkar Blunder Artis di Bundaran HI

Mengenang 7 Hari Wafatnya Fathan Subchi, PKB dan Masura Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama

Viral Foto AI Presiden Prabowo di Padalarang, Petinggi KCIC Diserbu Netizen

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.