Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Kabar Baik! 33 Juta Warga Bakal Terima Bantuan Beras 30 Kg, Cek Apakah Anda Termasuk

Rabu, 5 Agustus 2026 21:14 WIB

Pecah Tangis Ruben Onsu! Akhirnya Buka Suara Soal Perceraian hingga Ucapan ‘Anak Pungut’ Onyo

Rabu, 5 Agustus 2026 21:00 WIB

Bukan Pemain Pelapis! Umuh Ungkap Kualitas Skuad Persib yang Bikin Lawan Ketar Ketir

Rabu, 5 Agustus 2026 20:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kabar Baik! 33 Juta Warga Bakal Terima Bantuan Beras 30 Kg, Cek Apakah Anda Termasuk
  • Pecah Tangis Ruben Onsu! Akhirnya Buka Suara Soal Perceraian hingga Ucapan ‘Anak Pungut’ Onyo
  • Bukan Pemain Pelapis! Umuh Ungkap Kualitas Skuad Persib yang Bikin Lawan Ketar Ketir
  • Nekat Beraksi Demi Susu Anak, Pasutri Jambret HP di Panyileukan Bandung
  • Garuda di Ujung Tanduk! Cek Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura
  • Persib Tak Siapkan Konvoi Jika Juara Piala Presiden 2026, Fokus Bidik Liga dan ACL 2
  • Dedi Mulyadi Siapkan Gerakan hingga Desa untuk Berantas Peredaran Tramadol di Jawa Barat
  • Pendaftaran Magang Kemenkeu 2026 Batch 2 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Jadwalnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 5 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gak Pake Takut! Mega Salsabillah Berani Sikat Oknum Polisi, Langsung Ditantang Kombes!

By SusanaRabu, 25 Februari 2026 10:07 WIB4 Mins Read
Komika Mega Salsabila. Foto: Instagram: mega_salsabillah.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nama Mega Salsabillah kembali menjadi perbincangan publik setelah video kritiknya terhadap oknum di tubuh kepolisian viral di media sosial.

Lewat akun Instagram pribadinya @mega_salsabillah, komika asal Tangerang itu menyuarakan keresahan masyarakat terkait berbagai dugaan pelanggaran yang kerap menyeret institusi penegak hukum.

Dalam video yang diunggahnya, Mega menyampaikan kritik secara lugas dengan menyebut daftar panjang pelanggaran yang menurutnya melibatkan oknum aparat. Penyampaian yang tegas dan tanpa tedeng aling-aling itu langsung memantik respons luas dari warganet.

Ia menyinggung berbagai kasus yang selama ini ramai diberitakan publik, mulai dari dugaan keterlibatan dalam peredaran narkoba hingga praktik pungutan liar. Kritik tersebut secara eksplisit menyasar “oknum”, bukan institusi secara keseluruhan, namun tetap memicu diskusi panas di ruang digital.

Respons Tak Terduga dari Kombes Manang Soebeti

Alih-alih bereaksi defensif, Manang Soebeti justru merespons dengan nada terbuka. Perwira menengah Polri itu mengapresiasi keberanian Mega dan mengajaknya berdiskusi secara langsung melalui podcast.

“Oke, jadi kepada Mega Salsabila, yuk kita podcast ya, mumpung lagi rame nih bahas tentang oknum. Kapan kita podcast? Undang saya kesana di tempat Mbak Mega, kita podcast membahas tentang para oknum,” ungkap Kombes Pol Manang Soebeti.

Ia menyatakan keinginannya untuk membahas isu oknum secara terbuka agar publik dapat mendengar penjelasan dari kedua belah pihak. Ajakan tersebut disampaikan melalui video balasan yang kemudian ikut viral.

“Kan belum ada nih polisi diundang untuk membahas tentang oknum. Ayo saya mau kita podcast, kita bahas habis tentang oknum, oke? Keren, keren, keren,” ujar Kombes Pol Manang Soebeti.

Tantangan diskusi terbuka itu langsung dijawab singkat oleh Mega di kolom komentar dengan pernyataan kesiapannya. Interaksi keduanya memicu spekulasi sekaligus antusiasme publik yang berharap dialog tersebut benar-benar terealisasi secara transparan.

“Gas pak,” ujar Mega Salsabila pada kolom komentar.

“Ayo mainkan,” balas Kombes Pol Manang Soebeti.

Respons Warganet: Antara Dukungan dan Skeptisisme

Kolom komentar di berbagai akun media sosial pun dipenuhi beragam tanggapan. Sebagian warganet mendukung ide podcast terbuka dan bahkan menyarankan agar dilakukan secara live untuk menghindari dugaan penyuntingan.

“Bagusnya live, biar keliahatan bobot pembicaraan, takut di edit2 nanti wkwkwk,” tulis akun @nh***

Ada pula yang menilai dialog tidak cukup jika persoalan mendasar belum dibenahi. Sejumlah komentar menegaskan bahwa masyarakat lebih membutuhkan rasa aman dan konsistensi penegakan hukum ketimbang perdebatan di ruang digital.

“Gini pak. Percuma podcast bolak balik kalo tiap hari ada polisi yang bermasalah. Tiap tahun juga mesti ada polisi yg bermasalah. Rakyat tdk butuh podcast yang penting polisi bisa mengayomi, membuat aman, dan menjaga keamanan.. bukan bekerja sama dengan pnjahat.. bandar judol,, bandar narkoba,, dll. No no rakyat hanya butuh aman.” tulis akun @men***

Fenomena ini menunjukkan bagaimana kritik publik terhadap aparat penegak hukum kini semakin terbuka, terutama melalui platform media sosial.

Siapa Mega Salsabillah?

Di balik keberaniannya bersuara, Mega Salsabillah bukan sosok baru di industri hiburan. Ia mulai dikenal luas setelah tampil dalam ajang Stand Up Comedy Academy (SUCA 4) di salah satu televisi swasta nasional.

Perempuan kelahiran Tangerang itu mengaku telah mencintai dunia stand up comedy sejak 2015, namun baru berani tampil di panggung pada 2017. Ciri khasnya adalah materi yang banyak mengangkat kehidupan janda dan realitas sosial perempuan.

Sebagai seorang ibu dengan dua anak, Mega kerap memadukan pengalaman personal dengan kritik sosial yang tajam namun tetap dibalut komedi. Namanya semakin diperhitungkan ketika ia menggelar tur stand up comedy bertajuk Overthinking pada 2023 di sejumlah kota.

Dalam salah satu penampilannya, Mega juga sempat me-roasting Pandji Pragiwaksono dengan materi yang menyinggung isu dinasti. Ia bahkan mengklaim dirinya sebagai komika perempuan pertama yang sukses menggelar tur stand up comedy secara mandiri.

Kritik, Komedi, dan Ruang Dialog

Kasus viral Mega Salsabillah dan ajakan podcast dari Kombes Manang Soebeti menjadi gambaran dinamika baru antara publik dan aparat. Media sosial kini bukan hanya ruang hiburan, tetapi juga arena kritik dan diskusi terbuka.

Apakah podcast tersebut akan benar-benar terlaksana dan menjadi ruang dialog konstruktif? Publik menantikan kelanjutannya. Yang jelas, keberanian menyuarakan opini dan kesiapan berdialog menjadi refleksi penting dalam iklim demokrasi digital saat ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kombes Manang Soebeti komika perempuan Indonesia komika viral kritik oknum polisi Mega Salsabillah podcast polisi skandal oknum polisi Stand Up Comedy SUCA 4 Viral Instagram
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Kabar Baik! 33 Juta Warga Bakal Terima Bantuan Beras 30 Kg, Cek Apakah Anda Termasuk

Begal

Nekat Beraksi Demi Susu Anak, Pasutri Jambret HP di Panyileukan Bandung

Dedi Mulyadi Siapkan Gerakan hingga Desa untuk Berantas Peredaran Tramadol di Jawa Barat

Ilustrasi HIV

74 Kasus Baru HIV Ditemukan di Kota Sukabumi, Sasar Usia Produktif hingga Libatkan Balita

Satpol PP Ungkap Pelaku Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Ternyata Subkontraktor Taman

Bangunan Six Nine Padel Tetap Beroperasi, Satpol PP Tegaskan yang Disegel Hanya Videotron Tak Berizin

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.