Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Misteri WNA Belanda Tewas di Hotel Bandung, Ditemukan dalam Bathtub

Senin, 21 September 2026 19:38 WIB
Kuliner Majalengka legendaris yang wajib dicoba

Jangan Cuma Jalakotek! Ini 5 Kuliner Legendaris Majalengka yang Wajib Dicoba

Senin, 21 September 2026 19:36 WIB

Investor Dubai Lirik Wisata Bandung Barat, Ada Peluang Investasi Besar di Lembang

Senin, 21 September 2026 19:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misteri WNA Belanda Tewas di Hotel Bandung, Ditemukan dalam Bathtub
  • Jangan Cuma Jalakotek! Ini 5 Kuliner Legendaris Majalengka yang Wajib Dicoba
  • Investor Dubai Lirik Wisata Bandung Barat, Ada Peluang Investasi Besar di Lembang
  • Isu Karim Benzema hingga Kebutuhan Lini Depan, Begini Respons Tegas Pelatih Persib Bandung
  • Jejak Dakwah Syekh Ibrahim Al Madani, Muazin Masjidil Haram yang Tutup Usia Usai Lantunkan Azan Fajar
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Gebrakan MMA Indonesia! Vallensia Fahira Hotmauli Sumbang Medali di Asian Games 2026
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 22 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Jalan Wastukencana: Jejak Sejarah Kolonial Hingga Kejayaan Kerajaan Padjadjaran

By SusanaSabtu, 19 April 2025 04:00 WIB2 Mins Read
Rute Konvoi Persib 25 Mei 2025, ini rute alternatif hindari kemacetan jalan Kota Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jalan Wastukencana adalah salah satu jalan ikonik di Kota Bandung, yang tidak hanya terkenal karena fungsinya sebagai jalur utama, tetapi juga memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan berbagai peristiwa penting dan tokoh bersejarah.

Sebelum dikenal dengan nama Jalan Wastukencana, jalan ini sempat menggunakan nama Engelbert Van Bevervoordeweg, yang mungkin sulit diucapkan bagi sebagian orang, terutama oleh masyarakat Sunda di Bandung.

Nama tersebut merujuk pada Kapten Engelbert van Bevervoorde, seorang tokoh militer Belanda yang berperan dalam penerbangan militer di masa lalu.

Kapten Engelbert van Bevervoorde dikenal sebagai pionir dalam dunia militer, namun nasib tragis menimpanya pada 1918, saat pesawat yang ia kemudikan jatuh di Bandara Sukamiskin, Bandung.

Baca Juga:  Bersama Warga dan Kader PDIP, Dandan Riza Wardana Bebersih Lingkungan di Hari Konservasi Alam Nasional

Sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya, pemerintah Hindia Belanda mendirikan sebuah patung di tikungan jalan yang kini kita kenal sebagai Jalan Wastukencana pada tahun 1920. Namun, lokasi pastinya antara tikungan Cihampelas atau Jalan Merdeka belum dapat dipastikan.

Baca Juga:  Beda dari Calon Lain, Arfi-Yena Diharapkan Rebut Hati Perempuan Bandung

Seiring berjalannya waktu dan perubahan politik, patung tersebut hilang, dan setelah Indonesia merdeka, patung Kapten Engelbert van Bevervoorde dipindahkan ke Museum Bronbeek di Arnhem, Belanda.

Perpindahan patung ini menandakan pergeseran simbolik dari masa penjajahan Belanda menuju kemerdekaan Indonesia.

Nama Wastukencana sendiri diambil dari seorang raja legendaris dari Kerajaan Padjadjaran. Wastukencana dikenal sebagai pemimpin yang bijaksana dan mampu mempertahankan kekuasaan selama lebih dari satu abad.

Baca Juga:  Kemenkes Gelar Serangkaian Acara Kesehatan di Bandung, Ada Mini Museum hingga Sarasehan

Ia memimpin kerajaan tersebut dengan tegas dan bijaksana, terutama setelah ayah dan kakaknya gugur dalam Perang Bubat.

Pada usia muda, Wastukencana berhasil mengambil alih tahta dan memimpin Kerajaan Padjadjaran menjadi salah satu kerajaan terbesar dan terlama berdiri di Tanah Pasundan.

Jalan Wastukencana kini menjadi simbol kebesaran dan kejayaan masa lalu, sekaligus mengingatkan kita akan sejarah panjang Kota Bandung dan peran penting yang dimainkan oleh para tokoh bersejarahnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kota Bandung sejarah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kuliner Majalengka legendaris yang wajib dicoba

Jangan Cuma Jalakotek! Ini 5 Kuliner Legendaris Majalengka yang Wajib Dicoba

Jejak Dakwah Syekh Ibrahim Al Madani, Muazin Masjidil Haram yang Tutup Usia Usai Lantunkan Azan Fajar

Mulai dari Kebun Teh hingga Danau Berwarna, Berikut Rekomendasi Wisata Terbaik di Majalengka

Lagi Diet? Ini 5 Kafe Sehat di Bandung dengan Menu Enak yang Bikin Nagih

Waspada Potensi Angin Kencang dan Hujan Disertai Petir, BMKG Ungkap Kondisi Cuaca Jabar Sepekan ke Depan

Kulineran Bareng Keluarga di Bandung, 4 Tempat Ini Punya Harga Mulai Rp20 Ribuan

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.