Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Pajak

Pajak Digital 9 November 2026: Langganan Streaming hingga Cloud Bisa Kena PPN

Jumat, 6 November 2026 13:38 WIB

Terseret Kasus Proyek Digitalisasi SPBU, Uang Rp2 Miliar Milik Dirut PT KAI Disita KPK

Jumat, 6 November 2026 13:03 WIB

Dugaan Skandal Narkoba di Karawang: Kasat dan Perwira Ditahan Propam Polda Jabar

Jumat, 6 November 2026 11:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pajak Digital 9 November 2026: Langganan Streaming hingga Cloud Bisa Kena PPN
  • Terseret Kasus Proyek Digitalisasi SPBU, Uang Rp2 Miliar Milik Dirut PT KAI Disita KPK
  • Dugaan Skandal Narkoba di Karawang: Kasat dan Perwira Ditahan Propam Polda Jabar
  • Pilu! Amanda Manopo Berlinang Air Mata Umumkan Kepergian Zeus usai Kalah Melawan Kanker Ganas
  • BPS Klaim Pengangguran Jabar Turun, tapi Belasan Ribu Buruh Pabrik Malah Kena PHK
  • Dari Juru Kunci Jadi Pemimpin Grup E: Transformasi Dramatis Persib Bandung di Asia
  • Rekomendasi Drakor Terbaru November 2026: Sinopsis dan Platform Streaming
  • Warga RI Makin Sejahtera? BPS Catat Pengeluaran Riil Tembus Rp13,3 Juta per Tahun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 6 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Terseret Kasus Proyek Digitalisasi SPBU, Uang Rp2 Miliar Milik Dirut PT KAI Disita KPK

By Aga GustianaJumat, 6 November 2026 13:03 WIB2 Mins Read
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penyidikan skandal dugaan tindak pidana korupsi proyek digitalisasi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik PT Pertamina periode 2018–2023 terus bergulir. Teranyar, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyitaan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp2 miliar dari Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin (BR), yang diperiksa sebagai saksi.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi tindakan penyitaan aset finansial dari saksi tersebut dalam keterangannya di Jakarta.

“Benar, dalam penyidikan perkara itu telah dilakukan penyitaan uang senilai Rp2 miliar dari salah seorang saksi, saudara BR,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Langkah tegas tim penyidik ini turut dibenarkan oleh Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein, meski pihaknya belum memaparkan secara menyeluruh rincian teknis dari penyitaan tersebut.

Baca Juga:  Akun Instagram Ema Sumarna Tiba-tiba Menghilang Usai Dikabarkan Jadi Tersangka Korupsi Bandung Smart City

“Iya betul. Penyidik sudah melakukan penyitaan,” kata Taufik.

Keterkaitan Eks Petinggi PT Len Industri dalam Kasus

Nama Bobby Rasyidin sebelumnya sudah masuk dalam radar pemeriksaan lembaga antirasuah. Pada 14 Agustus 2025, penyidik memanggil Bobby untuk dimintai keterangan terkait kapasitasnya saat menjabat sebagai Direktur Utama PT Len Industri (Persero) kurun waktu 2021–2025.

Baca Juga:  KPK Apresiasi Upaya Antikorupsi Pemkab Bandung

Sebagaimana diketahui, pengusutan dugaan penyimpangan pengadaan proyek digitalisasi SPBU Pertamina ini telah dinaikkan ke tahap penyidikan sejak September 2024. Pemeriksaan maraton terhadap deretan saksi kunci kemudian digencarkan mulai 20 Januari 2025 demi membuat terang konstruksi perkara.

Proses penghitungan akumulasi kerugian keuangan negara dalam kasus ini juga melibatkan koordinasi intensif bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Penahanan Tiga Tersangka Kasus Korporasi

Perkembangan penanganan perkara ini sebelumnya telah berlanjut ke tahap penindakan. Pada 4 Agustus 2026, penyidik resmi mengeksekusi penahanan terhadap tiga orang tersangka yang terseret dalam pusaran skandal ini.

Baca Juga:  KPK Ungkap Dugaan Korupsi Pengadaan Iklan di Bank BJB, Rumah Ridwan Kamil Digeledah

Ketiga tersangka yang ditahan tersebut meliputi:

  • Elvizar (yang juga terjerat perkara dugaan korupsi pengadaan mesin electronic data capture / EDC di PT Bank Rakyat Indonesia periode 2020–2024).
  • Dian Rachmawan, Direktur Enterprise and Business Service PT Telkom Indonesia (Persero) periode 2017–2019.
  • Weriza, Senior General Manager Strategic Sourcing Operation (SGM SSO) Procurement PT Telkom Indonesia (Persero) periode 2012–2020.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

KPK PT KAI SPBU Pertamina
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pajak

Pajak Digital 9 November 2026: Langganan Streaming hingga Cloud Bisa Kena PPN

Dugaan Skandal Narkoba di Karawang: Kasat dan Perwira Ditahan Propam Polda Jabar

BPS Klaim Pengangguran Jabar Turun, tapi Belasan Ribu Buruh Pabrik Malah Kena PHK

uang rupiah

Warga RI Makin Sejahtera? BPS Catat Pengeluaran Riil Tembus Rp13,3 Juta per Tahun

Babak Baru Kasus Penyadapan Prabowo: Irjen Slamet Uliandi Naik Status dari Saksi ke Tersangka

Kasus ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla Tembus 401 Ribu Jiwa: Anak dan Lansia Jadi Korban Terbanyak

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Lagi Dicari Netizen, Terungkap Isi Sebenarnya di Balik Video Viral Egar dan Fina Asal Banyuwangi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.