Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mencekam! Virgo Transport 8 Terbalik di Tengah Laut, 140 Orang Masih Dicari

Minggu, 13 September 2026 13:03 WIB

Suara Kanaya Whu di HUT ke-81 RI Kini Tinggal Kenangan, Dedi Mulyadi Sampaikan Kabar Duka

Minggu, 13 September 2026 12:27 WIB

Bikin Warga Waswas! Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan, Ini Alasannya

Minggu, 13 September 2026 12:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mencekam! Virgo Transport 8 Terbalik di Tengah Laut, 140 Orang Masih Dicari
  • Suara Kanaya Whu di HUT ke-81 RI Kini Tinggal Kenangan, Dedi Mulyadi Sampaikan Kabar Duka
  • Bikin Warga Waswas! Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan, Ini Alasannya
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah, Skuad Garuda Siap Tempur! Ini Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026
  • Sulit Diterima! Luka Menalo Buka Suara Usai Persib Dipermalukan Persija
  • Harga Emas Hari Ini Naik Rp5.000, Cek Antam, UBS, Galeri 24 dan Buyback Lengkap
  • Ruben Onsu Dikejar Badai Bertubi-tubi, Jadi Tersangka Kini Betrand Peto Dilaporkan Polisi
  • Sikat Deretan Kode Redeem FF 13 September 2026, Amankan Hadiah Eksklusif Hari Ini!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 13 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Hasilkan Bibit Kopi Bersertifikat, Kelompok Tani di Kabupaten Bandung Siap Bersaing

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSenin, 7 Oktober 2024 12:15 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Enjang Juju telah memimpin Kelompok Tani Hutan Pasir Jirak Kahuripan II Kabupaten Bandung, sejak tahun 2000, setelah sebelumnya menjadi sekretaris pada tahun 1997.

Kelompok tani ini awalnya bergerak dalam usaha penghijauan, memproduksi bibit kayu-kayuan dan buah-buahan, namun kini berfokus pada produksi bibit kopi.

Dalam kesehariannya, Enjang aktif mengelola persemaian bibit kopi dan kayu-kayuan serta berkebun kopi di lahan Perum Perhutani bersama 62 anggota kelompoknya. Lahan yang dikelola mencakup 143,7 hektar di kawasan Perum Perhutani.

Selain menjadi petani kopi, Enjang juga dikenal sebagai aktivis lingkungan yang tergabung dalam Badega Lingkungan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung.

Baca Juga:  Jadwal Buka Puasa Kabupaten Bandung 16 Maret 2025

Enjang mengungkapkan potensi pengadaan bibit kopi bersertifikat di sini bisa mencapai setengah juta bibit.

“Saat ini, sudah ada 450 ribu bibit yang siap disalurkan,” ujar Enjang saat ditemui, Senin (7/10/2024).

Enjang mengatakan, bibit kopi yang dihasilkan kelompoknya saat ini didistribusikan melalui pihak pemenang tender dari tingkat provinsi.

“Tahun lalu, bibit kami dibawa ke Subang, dan tahun ini akan didistribusikan ke Bandung Barat melalui rekan-rekan di provinsi yang memiliki CV,” katanya.

Enjang berharap kedepan pemerintah, khususnya dinas terkait, bisa memaksimalkan potensi lokal yang ada.

Baca Juga:  Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung 14 April 2025, Catat Lokasinya

“Saya berharap potensi yang ada di wilayah ini bisa dimanfaatkan dengan baik. Jangan membeli bibit dari luar, karena di Kabupaten Bandung sendiri ada putra daerah yang mampu bersaing dengan kualitas yang tak kalah baik,” kata Enjang.

Enjang menjelaskan bahwa keunggulan bibit yang dihasilkan kelompoknya adalah bersertifikat dan memiliki izin edar, yang merupakan syarat penting dalam distribusi bibit baik ke pemerintah maupun pasar umum.

“Di sini, ada berbagai jenis bibit seperti nangka, alpukat, jambu, dan kopi yang semuanya bersertifikat. Ini adalah nilai lebih karena tidak semua orang bisa memproduksi bibit dengan standar yang mencapai sertifikasi legal formal,” paparnya.

Baca Juga:  Wujud Kebersamaan Bangun Kabupaten Bandung, Bupati Gelar Turnamen Golf

Sebagai ketua kelompok tani, Enjang memiliki harapan besar kepada pemimpin Kabupaten Bandung terpilih nanti.

“Kabupaten Bandung memiliki potensi besar di bidang pertanian. Manfaatkanlah petani lokal sebagai bagian dari kebanggaan kabupaten. Jika ada petani yang dianggap unggul, promosikan mereka, dan untuk yang masih kurang, beri pelatihan dan dukungan agar mereka bisa berkembang,” tuturnya.

Enjang juga menekankan pentingnya pelatihan dan pendataan ulang kelompok tani di Kabupaten Bandung.

Ia percaya, dengan pendekatan yang lebih dekat kepada petani, Kabupaten Bandung akan mampu lebih maju dalam sektor pertanian.

Editor: Rina Rahadian

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kabupaten Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mencekam! Virgo Transport 8 Terbalik di Tengah Laut, 140 Orang Masih Dicari

Suara Kanaya Whu di HUT ke-81 RI Kini Tinggal Kenangan, Dedi Mulyadi Sampaikan Kabar Duka

Bikin Warga Waswas! Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan, Ini Alasannya

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.