bukamata.id – Ratusan orang dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan di salah satu restoran Korea di Jalan Pasirkaliki, Kota Bandung, Jawa Barat. Kasus tersebut kini tengah diinvestigasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung.
Peristiwa tersebut ramai diperbincangkan di media sosial Threads. Dalam salah satu unggahan, kejadian disebut berlangsung pada 3 Oktober 2026 dengan jumlah korban mencapai 284 orang.
Para korban dilaporkan mengalami sejumlah gejala, seperti demam tinggi, muntah-muntah, hingga diare. Namun, Dinkes Kota Bandung belum dapat memastikan penyebab maupun jumlah korban dalam kejadian tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Sony Adam mengatakan, proses penelusuran masih berlangsung sehingga pihaknya belum dapat menyampaikan kronologi secara rinci.
“Belum selesai (penelusuran) masih tahap investigasi,” ujar Sony saat dihubungi, Selasa (6/10/2026).
Sony mengatakan, pihaknya masih menunggu laporan dari petugas yang melakukan investigasi di lapangan.
“Masih investigasi (kronologis) belum ada laporan dari staf saya,” katanya.
Terkait klaim jumlah korban sebanyak 284 orang, Sony menegaskan angka tersebut belum dapat dikonfirmasi karena baru berasal dari informasi yang beredar di media sosial.
“Iya itu kan (jumlah 284 orang) yang di medsos, kita juga lagi ngecek, masih investigasi,” ucapnya.
Dinkes Kota Bandung juga masih melakukan penelusuran lapangan, termasuk memastikan kondisi serta penanganan medis terhadap orang-orang yang dilaporkan mengalami gejala.
“Sekarang masih investigasi, nanti dilaporkan. Saya belum dapat informasi itu, masih investigasi,” katanya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










