Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Misteri Poster Munaslub Golkar 29 November: Siapa ‘Gank Solo’ & Komprador di Balik Layar?

Sabtu, 7 November 2026 15:57 WIB

Link Video Viral Durasi 9 Menit 48 Detik Jadi Buruan Netizen, Karyawan HWI Jepara Terseret?

Sabtu, 7 November 2026 13:30 WIB
BSU cair

Gaji di Atas Rp3,5 Juta Masih Bisa Dapat BSU 2026? Cek Ketentuan UMK dan Syarat Lengkapnya!

Sabtu, 7 November 2026 13:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misteri Poster Munaslub Golkar 29 November: Siapa ‘Gank Solo’ & Komprador di Balik Layar?
  • Link Video Viral Durasi 9 Menit 48 Detik Jadi Buruan Netizen, Karyawan HWI Jepara Terseret?
  • Gaji di Atas Rp3,5 Juta Masih Bisa Dapat BSU 2026? Cek Ketentuan UMK dan Syarat Lengkapnya!
  • Daftar Tim Lolos 16 Besar ACL 2: Persib Bandung Bersanding dengan Raksasa Asia
  • Viral Video Camat Injak Punggung Pria Demi Seberangi Kubangan, Pemkab Buka Suara!
  • Tragedi Ngaliwet di Garut: Cuma Gegara Sambal Asin, Paman Tega Tikam Keponakan Hingga Tewas
  • Larangan Spanduk Karhutla Berujung Hujatan! Klarifikasi Mentah, Oki Rengga Dituding Star Syndrome dan Jumawa!
  • Bencana Beneran Dianggap Arena Bermain? Ria Ricis Diamuk Warganet!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 7 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Heboh! Warga Garut Diintimidasi Keluarga Kades, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

By SusanaMinggu, 4 Januari 2026 09:51 WIB3 Mins Read
Viral video seorang warga diduga diintimidasi keluarga Kades di Garut. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Media sosial tengah dihebohkan oleh sebuah video viral yang memperlihatkan seorang warga di Kabupaten Garut diduga mendapat intimidasi dari keluarga kepala desa.

Peristiwa tersebut diduga terjadi setelah warga bersangkutan mengkritik realisasi dana desa yang dinilai belum terealisasi secara optimal.

Video itu menyebar luas di berbagai platform dan memantik reaksi publik. Menanggapi polemik tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan respons tegas melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71.

Dalam pernyataannya, Dedi Mulyadi menekankan bahwa kepala desa beserta jajarannya tidak dibenarkan melakukan intimidasi atau ancaman kepada masyarakat yang menyampaikan kritik terhadap kinerja pemerintah desa.

“Manakala ada orang yang melakukan kritik, memposting pembangunan yang belum berkeadilan, jalan rusak, drainase rusak, saluran air rusak, rumah rakyat miskin yang tidak ada yang peduli, jangan pernah melakukan intimidasi atau pengancaman,” tegas Dedi Mulyadi.

Menurutnya, setiap individu yang berstatus sebagai aparatur negara wajib memiliki mental terbuka dan siap menerima kritik dari masyarakat. Kritik, kata Dedi, justru merupakan masukan positif demi perbaikan pelayanan dan pembangunan yang lebih baik.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tata Ulang Halaman Gedung Sate, Akses Lalu Lintas dan Ruang Publik Jadi Prioritas

“Dalam dunia yang semakin terbuka ini, aparat harus siap. Kalau ada warga yang menceritakan buruknya pembangunan, kita harus menerima dengan lapang dada,” ujar Gubernur Jawa Barat.

Dedi Mulyadi juga mengingatkan bahwa kritik dari masyarakat seharusnya menjadi alarm bagi pemerintah desa untuk segera berbenah dan melakukan perbaikan nyata di lapangan, bukan malah bersikap defensif apalagi represif.

“Sudah bukan zamannya lagi anti kritik dan mencaci maki orang yang mengkritik. Pemerintah itu harus tahan terhadap cacian masyarakatnya,” ucapnya.

Ia berharap peristiwa dugaan intimidasi tersebut tidak kembali terulang di kemudian hari. Dedi pun meminta seluruh jajaran pemerintahan di bawahnya, khususnya kepala desa, untuk segera melakukan evaluasi dan perbaikan.

Baca Juga:  PKJB 2025: Jabar Siap Jadi Magnet Wisata Lewat Kerajinan dan Lingkungan Bersih

Tak hanya itu, Dedi Mulyadi secara khusus meminta Bupati Garut untuk turun tangan dan menyelesaikan persoalan tersebut secara tuntas.

“Saya minta seluruh jajaran, kepala desa yang ada di sana lakukan rekonsiliasi, lakukan perbaikan pembangunan, dan kepada Bupati Garut segera menanganinya. Jangan biarkan ada tindakan intimidatif terhadap warga yang mengkritik,” pungkasnya.

Warganet Ramai Dukung Warga

Unggahan Dedi Mulyadi tersebut langsung dibanjiri komentar warganet. Mayoritas netizen menyatakan dukungan kepada warga yang berani menyuarakan kritik, sekaligus mengecam dugaan tindakan intimidasi.

Beberapa komentar warganet yang dikutip dari kolom komentar Instagram @dedimulyadi71, Minggu (4/1/2026), di antaranya:

“Dukung warga, kalau memang benar tidak perlu takut. Pihak desa seharusnya sadar diri dan memperbaiki pelayanan, bukan mengintimidasi,” tulis akun @dwi***.

“Perlu ditindak dan dibuktikan apa yang dibicarakan dan dilakukan. Proses, Pak,” komentar akun @aro***.

“Desa mana itu? Jangan mikir keluarga kades saja,” tulis akun @oj***.

Baca Juga:  Viral Curhatan Istri Sebut Suami Gay, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Nikah

“Pemimpin itu kalau ada keluhan harus cari solusi, bukan intimidasi. Kesan aparatnya takut kebongkar boroknya,” tulis akun @sya***.

Kasus ini kembali menegaskan pentingnya transparansi dana desa serta perlindungan terhadap hak masyarakat dalam menyampaikan kritik sebagai bagian dari demokrasi dan pengawasan publik.

Kesimpulan

Kasus dugaan intimidasi terhadap warga Garut yang mengkritik realisasi dana desa menjadi pengingat pentingnya keterbukaan dan sikap demokratis dalam pemerintahan, khususnya di tingkat desa.

Respons tegas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kritik masyarakat bukanlah ancaman, melainkan bagian dari kontrol publik untuk mendorong perbaikan pelayanan dan pembangunan.

Pemerintah desa dan seluruh aparatur negara diharapkan mampu merespons kritik secara bijak, melakukan evaluasi, serta mengedepankan dialog dan perbaikan nyata, bukan intimidasi.

Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dapat terjaga dan tata kelola pemerintahan yang transparan serta berkeadilan dapat benar-benar terwujud.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri Poster Munaslub Golkar 29 November: Siapa ‘Gank Solo’ & Komprador di Balik Layar?

Viral Video Camat Injak Punggung Pria Demi Seberangi Kubangan, Pemkab Buka Suara!

Tragedi Ngaliwet di Garut: Cuma Gegara Sambal Asin, Paman Tega Tikam Keponakan Hingga Tewas

Dari Pengarah Hingga Hapus Bukti: Ini Peran 4 Jenderal Polri di Kasus Penyadapan Ilegal

Tudingan Dokter Tifa Soal Jokowi Ambil Map Ijazah di Lantai Ruang Sidang, Demi Simpati?

Gelar Aksi di DPRD Jabar, BEM Nusantara Bandung Soroti Pengawasan MBG hingga Kasus Karhutla

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ramai Dicari Netizen! Terbongkar Kebenaran Isu Link Video Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Lagi Dicari Netizen, Terungkap Isi Sebenarnya di Balik Video Viral Egar dan Fina Asal Banyuwangi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.