Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Masih Aktif! Klaim Kode Redeem FF 18 Juni 2026, Amankan Reward Bundle dan Diamond Gratis

Kamis, 18 Juni 2026 01:00 WIB

Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu

Rabu, 17 Juni 2026 21:38 WIB

Akhirnya Rilis di iOS! Cara Pakai Dua Nomor WhatsApp Sekaligus dalam Satu iPhone

Rabu, 17 Juni 2026 20:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Masih Aktif! Klaim Kode Redeem FF 18 Juni 2026, Amankan Reward Bundle dan Diamond Gratis
  • Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu
  • Akhirnya Rilis di iOS! Cara Pakai Dua Nomor WhatsApp Sekaligus dalam Satu iPhone
  • Update Besar-besaran! Android 17 Resmi Meluncur, Ini Deretan Fitur Baru dan HP yang Kebagian Pertama
  • Link Streaming dan Jadwal Lengkap Mobile Legends Timnas Indonesia di Kualifikasi Asian Games 2026
  • Prediksi AI Piala Dunia 2026: Prancis dan Argentina Berada di Garis Terdepan Calon Juara
  • Kecelakaan Maut di Bandung! Motor Terseret Bus Damri di Jalan Dr Djunjunan, Satu Korban Tewas
  • Queen’s Gambit Nyata! Detik-Detik Raja Catur Dunia Tak Berkutik di Tangan Underdog Indonesia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

HJKB ke-215, Dedi Mulyadi Beri Resep Khusus Atasi Kemacetan Bandung

By SusanaKamis, 25 September 2025 16:35 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. (Foto: bukamata.id/Rizal Fadillah)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di tengah peringatan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-215, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melontarkan pandangan mengenai masalah paling klasik di Kota Kembang yakni kemacetan.

Alih-alih sepakat dengan solusi konvensional seperti pembangunan transportasi publik masif, Dedi justru memberikan pandangan yang berbeda.

Ia berpendapat, karakteristik jalanan Bandung yang sempit dan rindang tidak cocok dengan moda transportasi besar. Menurutnya, transportasi masif bisa menghancurkan tata kota.

“Transportasi publik kan nanti harus konektivitas ya, ya kalau menurut saya tidak bisa pakai pola menggunakan kota-kota besar, karena apa? karena jalan Bandung mah sempit, kemudian banyak pohon jangan sampai nanti transportasi publik yang besar yang massal itu menghancurkan tata kota Bandung,” kata Dedi usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung dalam rangka Peringatan HJKB ke-215, Kamis (25/9/2025).

Baca Juga:  Pemprov Jabar Pilih Instrumen Terbaik untuk Simpan Kas Daerah

Orang nomor satu di Jabar itu mencontohkan pembangunan flyover atau jembatan Pasupati yang menurutnya telah menghilangkan ikonik Pasteur.

“Saya ingin ke depan tetap Bandung sebagai kota pohon, kemudian kota taman, kota bangunan-bangunan Heritage harus tetap dipertahankan,” ucap Dedi.

Baca Juga:  Sekolah Swasta Gugat Kebijakan Rombel Jumbo KDM, Sidang Perdana Digelar di PTUN Bandung

Tak hanya itu, Dedi menyebut kemacetan di Bandung adalah fenomena “spesial” yang hanya terjadi pada akhir pekan. Ia bahkan berkelakar bahwa kemacetan tersebut justru menjadi tanda baik.

“Kalau Sabtu Minggu tidak macet, kasihan Pak Wali Kota pendapatan daerahnya tidak naik. Berarti tidak ada yang berkunjung ke Bandung,” ujarnya.

Baca Juga:  Rafael Sitomorang Dukung Instruksi KDM Soal Transparansi Anggaran di Media Sosial

Sikap Dedi yang tidak terlalu khawatir dengan macet akhir pekan ini seolah mengisyaratkan bahwa ia lebih memilih untuk menjaga identitas kota sebagai destinasi wisata daripada mengubahnya menjadi kota metropolitan yang padat dan tergesa-gesa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Hari Jadi Kota Bandung ke-215 Identitas Kota Bandung kemacetan Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu

Kecelakaan Maut di Bandung! Motor Terseret Bus Damri di Jalan Dr Djunjunan, Satu Korban Tewas

Kapolda Jabar Apresiasi Aksi Mahasiswa di DPRD Jabar Berjalan Tertib dan Kondusif

Gaduh Subsidi Sekolah Swasta Jabar: Klaim Pemprov Dibantah BMPS, Sebut Anggaran Tidak Masuk Akal

Krisis SPMB 2026 di Jabar Memanas! BMPS Sebut Sistem Semrawut dan Tak Transparan

Mahasiswa Bandung Raya Gelar Aksi Indonesia Darurat di DPRD Jabar, Bawa Replika Guillotine dan Tujuh Tuntutan

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.