Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bansos PKH dan BPNT November 2026 Belum Merata, Begini Cara Mengeceknya

Senin, 2 November 2026 06:00 WIB

Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus

Senin, 2 November 2026 03:00 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026

Senin, 2 November 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos PKH dan BPNT November 2026 Belum Merata, Begini Cara Mengeceknya
  • Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus
  • Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026
  • Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026
  • Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks
  • Penantian 8 Tahun! dr. Gia Pratama Menangis Dengar Detak Jantung Calon Buah Hati
  • Menalo Brace, Klok Gol Indah! Persib Tempel Ketat Persija
  • Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

HJKB ke-215, Dedi Mulyadi Beri Resep Khusus Atasi Kemacetan Bandung

By SusanaKamis, 25 September 2025 16:35 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. (Foto: bukamata.id/Rizal Fadillah)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di tengah peringatan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-215, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melontarkan pandangan mengenai masalah paling klasik di Kota Kembang yakni kemacetan.

Alih-alih sepakat dengan solusi konvensional seperti pembangunan transportasi publik masif, Dedi justru memberikan pandangan yang berbeda.

Ia berpendapat, karakteristik jalanan Bandung yang sempit dan rindang tidak cocok dengan moda transportasi besar. Menurutnya, transportasi masif bisa menghancurkan tata kota.

“Transportasi publik kan nanti harus konektivitas ya, ya kalau menurut saya tidak bisa pakai pola menggunakan kota-kota besar, karena apa? karena jalan Bandung mah sempit, kemudian banyak pohon jangan sampai nanti transportasi publik yang besar yang massal itu menghancurkan tata kota Bandung,” kata Dedi usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung dalam rangka Peringatan HJKB ke-215, Kamis (25/9/2025).

Baca Juga:  Menelisik Sejarah RSUD Al Ihsan dan Alasan Dedi Mulyadi Ubah Namanya Jadi Welas Asih

Orang nomor satu di Jabar itu mencontohkan pembangunan flyover atau jembatan Pasupati yang menurutnya telah menghilangkan ikonik Pasteur.

“Saya ingin ke depan tetap Bandung sebagai kota pohon, kemudian kota taman, kota bangunan-bangunan Heritage harus tetap dipertahankan,” ucap Dedi.

Baca Juga:  Banjir Besar di Bekasi, Dedi Mulyadi Soroti Buruknya Tata Ruang

Tak hanya itu, Dedi menyebut kemacetan di Bandung adalah fenomena “spesial” yang hanya terjadi pada akhir pekan. Ia bahkan berkelakar bahwa kemacetan tersebut justru menjadi tanda baik.

“Kalau Sabtu Minggu tidak macet, kasihan Pak Wali Kota pendapatan daerahnya tidak naik. Berarti tidak ada yang berkunjung ke Bandung,” ujarnya.

Baca Juga:  Gunting Guru BK vs Air Mata Siswi! Skandal 'Salon Paksa' di SMKN 2 Garut Meledak

Sikap Dedi yang tidak terlalu khawatir dengan macet akhir pekan ini seolah mengisyaratkan bahwa ia lebih memilih untuk menjaga identitas kota sebagai destinasi wisata daripada mengubahnya menjadi kota metropolitan yang padat dan tergesa-gesa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos PKH dan BPNT November 2026 Belum Merata, Begini Cara Mengeceknya

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026

Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks

Ilustrasi video syur

Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka

Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution

Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung

Terpopuler
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
  • Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.