bukamata.id – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) menunjukkan keseriusan penuh dalam menyambut gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV yang dijadwalkan berlangsung pada 7–20 November 2026. Demi mengamankan posisi di jajaran elit daerah, KBB resmi menerjunkan kekuatan penuh berupa 728 atlet terbaiknya.
Kontingen besar tersebut disiapkan untuk berlaga di 59 cabang olahraga (cabor) berbeda. Perjuangan para atlet di lapangan nantinya akan dikawal oleh 153 pelatih berpengalaman serta 114 anggota ofisial dan tim pendukung.
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menegaskan bahwa pengerahan kontingen skala besar ini merupakan strategi nyata dalam melesatkan gengsi dan prestasi olahraga KBB di kancah Jawa Barat.
“KBB membidik target menembus posisi 6 besar dalam klasemen akhir dengan target raihan 72 medali emas, 52 medali perak, dan 39 medali perunggu,” ujar Jeje, Jumat (4/9/2026).
Jeje menjelaskan, patokan target tersebut dirancang lewat kalkulasi matang. Pihak Pemkab Bandung Barat bersama jajaran terkait telah lama menggembleng cabor-cabor unggulan yang diproyeksikan menjadi lumbung medali.
Ia menaruh keyakinan tinggi bahwa daya saing para atlet yang dibina saat ini sanggup memberikan perlawanan sengit terhadap dominasi kabupaten dan kota lain se-Jawa Barat.
“Ini adalah momentum bagi para atlet Bandung Barat untuk membuktikan kualitas dan membawa harum nama daerah,” katanya.
Sebagai bentuk komitmen, Jeje memastikan pemerintah daerah hadir memberikan ketenangan bagi para atlet agar bisa tampil tanpa beban pikiran di medan laga.
Satu di antaranya adalah kepastian kucuran bonus melimpah bagi setiap patriot olahraga yang berhasil membawa pulang medali pada Porprov Jabar 2026.
Tak tanggung-tanggung, Pemkab Bandung Barat mengalokasikan anggaran apresiasi hingga Rp30 miliar yang diproyeksikan dalam APBD tahun 2027.
“Pemerintah Daerah telah menganggarkan bonus atlet sebesar Rp30 miliar yang disiapkan pada anggaran tahun 2027. Kami ingin para atlet fokus memberikan yang terbaik tanpa ragu, karena Pemda siap memberikan apresiasi atas keringat dan prestasi mereka,” ujar Jeje.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) KBB, Imam Santoso, mengungkapkan bahwa konsolidasi kontingen terus dipatangkan berdampingan dengan KONI KBB.
Fokus pembekalan tidak sekadar mengasah ketajaman teknis dan taktik, melainkan juga memperkokoh stamina fisik serta ketahanan mental para atlet sebelum bertarung.
“Tentunya kami melakukan persiapan yang maksimal agar siap tampil optimal pada perhelatan Porprov Jawa Barat November 2026 mendatang,” kata Imam.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










