Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bisa Daftarkan Skuad Baru untuk Musim 2026/27

Rabu, 12 Agustus 2026 20:02 WIB

Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra

Rabu, 12 Agustus 2026 19:46 WIB

Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa

Rabu, 12 Agustus 2026 19:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bisa Daftarkan Skuad Baru untuk Musim 2026/27
  • Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra
  • Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa
  • Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan
  • Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban
  • Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras
  • Tak Perlu Jago Desain, 5 Prompt AI Ini Bisa Bikin Poster HUT RI Makin Keren
  • Persib Dapat Suntikan 2 Bintang Timnas, Sandy Walsh dan Ragnar Siap Unjuk Gigi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ironi Program MBG: Kasus Keracunan Massal Terjadi di Berbagai Daerah, Ini Kata Pemerintah

By SusanaMinggu, 21 September 2025 15:34 WIB2 Mins Read
Program Makan Bergizi Gratis. (Foto: Humas Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan permintaan maaf atas sejumlah kasus dugaan keracunan makanan yang terjadi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah Indonesia.

“Pemerintah bersama Badan Gizi Nasional memohon maaf karena kembali terjadi beberapa kasus di sejumlah daerah. Ini bukan sesuatu yang kami harapkan, apalagi disengaja,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (19/9/2025).

Prasetyo menegaskan, kejadian tersebut akan menjadi evaluasi serius bagi Badan Gizi Nasional (BGN) dan pemerintah daerah terkait.

“Kami telah berkoordinasi dengan BGN termasuk pemerintah daerah untuk memastikan seluruh korban mendapat penanganan cepat dan terbaik,” tambahnya.

Kronologi Kasus Keracunan Program MBG

Kasus dugaan keracunan massal pada menu Makan Bergizi Gratis terjadi di beberapa wilayah:

  • Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah
    Ratusan pelajar dari SMA 1 Tinangkung, SMK 1 Tinangkung, SDN Tompudau, SDN Pembina, SDN Saiyong, dan MTs Alkhairaat Salakan dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah menyantap menu MBG di sekolah, Rabu (17/9/2025). RS Trikora Salakan mencatat hingga Kamis (18/9/2025) pukul 07.00 WITA jumlah korban mencapai 251 pelajar.
  • Kecamatan Empang
    Sekitar 90 siswa MTsN dan SMAN setempat juga diduga keracunan makanan MBG pada hari yang sama.
  • Kota Tual, Maluku
    Belasan siswa SD Negeri 19 Kota Tual mengalami mual, pusing, dan sakit kepala setelah menyantap makanan MBG, Kamis (18/9/2025). Mereka dilarikan ke RS Maren untuk perawatan medis.
  • Kabupaten Garut, Jawa Barat
    Sebanyak 194 pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA di Kecamatan Kadungora mengalami gejala keracunan pada Rabu (17/9/2025). Dari jumlah itu, 177 siswa mengalami gejala ringan dan 19 siswa dirawat intensif di Puskesmas Kadungora.

Evaluasi dan Penanganan Pemerintah

Prasetyo menegaskan, pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh agar kasus serupa tidak terulang.

“Kami memastikan seluruh yang terdampak mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu upaya pemerintah meningkatkan gizi anak sekolah. Namun, rangkaian kasus ini memunculkan sorotan publik terhadap pengawasan dan kualitas penyediaan makanan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Badan Gizi Nasional kasus keracunan siswa keracunan makanan MBG makanan gratis sekolah Program Makan Bergizi Gratis
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra

Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa

gempa

Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan

Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban

Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras

Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.