Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Indonesia vs Mozambik: Skuad Garuda Menang Tipis, Ranking FIFA Berpeluang Naik Lagi

Rabu, 10 Juni 2026 08:10 WIB

Pertamax Naik Telak Hampir Rp4.000 Per Liter! Cek Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 06:52 WIB
Ole Romeny

Menang Lagi! Segini Tambahan Poin Timnas Indonesia di Ranking FIFA Usai Jinakkan Mozambik

Rabu, 10 Juni 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Indonesia vs Mozambik: Skuad Garuda Menang Tipis, Ranking FIFA Berpeluang Naik Lagi
  • Pertamax Naik Telak Hampir Rp4.000 Per Liter! Cek Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina Hari Ini
  • Menang Lagi! Segini Tambahan Poin Timnas Indonesia di Ranking FIFA Usai Jinakkan Mozambik
  • STY Bocorkan Mariano Peralta Sudah Dikontrak Persija, Bek Persib Ikut Disinggung
  • PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Jadwal Lengkap, Nominal, dan Cara Ceknya!
  • Heboh! Link Video Viral Cut Salwa Full Asli Beredar, Netizen Bikin Pencarian Meledak
  • Weekend List! 5 Rekomendasi Wisata Hits di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Serbu Hadiahnya! Intip Daftar Kode Redeem FF Hari Ini 10 Juni 2026 yang Masih Aktif
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 10 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jika Gagal PPDB, Bey Ingatkan Orang Tua Siswa Agar Tak Paksakan Diri: Bukan Akhir Segalanya

By Putra JuangSelasa, 28 Mei 2024 17:10 WIB3 Mins Read
(kanan) Penjabat Gubernur Jabar, Bey Machmudin. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Orang tua siswa diminta untuk tidak memaksakan diri dan berbuat kecurangan dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jawa Barat 2024.

Begitu disampaikan Penjabat Gubernur Jabar, Bey Machmudin usai menghadiri Penandatanganan Pakta Integritas PPDB Jabar 2024 oleh operator PPDB, ketua dan wakil ketua komite, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, juga Plh Kepala Disdik Jabar, Ade Afriandi di aula SMA Negeri 8 Kota Bandung, Selasa (28/5/2024).

Bey mengatakan, meski seluruh pihak sudah berkomitmen menyelenggarakan PPDB yang bersih dan transparan, peran orang tua siswa dalam mewujudkan komitmen ini sangat penting.

“Mohon diedukasi masyarakat. Bahwa tidak diterima di sekolah (yang diinginkan) itu bukan akhir dari segalanya,” ucap Bey.

Menurutnya, saat ini sudah banyak sekolah SMA/SMK/MI yang kualitasnya sudah lebih baik. Karena itu, dia meminta orang tua siswa untuk tidak memaksakan diri jika anaknya gagal diterima di sekolah tujuan dan lantas mencari jalan lain di luar aturan.

Baca Juga:  Jelang Wukuf di Arafah, 600 Jamaah Haji Jabar Telantar di Makkah Akibat Ulah Syarikah

“Masih banyak sekolah lain. Mereka menata dengan baik kok. Dan sekolah swasta juga sudah banyak yang bagus. Jadi artinya jangan hanya tertuju pada satu sekolah. Jadi mulai diberitahukan kepada masyarakat,” katanya.

Bey juga menyayangkan, orang tua siswa yang masih terjebak dengan cap sekolah favorit atau unggulan. Saat anaknya gagal masuk mendorong praktik jual beli kursi atau titip-titipan.

“Kalau di favorit (sekolah) diterima enggak apa-apa, cuma kalau enggak diterima. Cari alternatif yang penting anak dapat pendidikan. Banyak opsi. Secara online,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Bey pun meminta agar orang tua tidak memasrahkan peran pendidikan anak hanya pada sekolah. Mengingat, posisi paling utama dalam tumbuh kembang anak ada pada orang tua.

“Orangtua kan juga harus memberikan pendidikan juga pada anak. Jangan orangtua memberikan (menyerahkan sepenuhnya) pendidikan pada sekolah. Orangtua bisa mengajarkan juga. Banyak hal lain yang perlu diajarkan, tidak hanya di sekolah. Untuk menjadikan anak berkembang sesuai dengan umur dan menjadi manusia seutuhnya,” tuturnya.

Baca Juga:  Gelar Rapim Perdana, Bey Machmudin dan Dedi Mulyadi Bahas Program Strategis

Sementara itu, Plh Kepala Disdik Jabar, Ade Afriandi mengatakan, bahwa untuk PPDB tahap 1 akan dilaksanakan tanggal 3-7 Juni untuk jalur zonasi dan afirmasi. Kemudian tahap kedua, pada 24-28 Juni untuk jalur perpindahan maupun prestasi.

“Terkait kesiapan kami, tentu sistem untuk melayani pendaftaran secara online, kami lakukan simulasi secara terus-menerus untuk melakukan mitigasi risiko terhadap wilayah yang sama sekali tidak ada, kemudian yang mungkin sinyalnya lemot,” kata Ade.

Selain itu, pihaknya juga akan turut membantu masyarakat calon peserta didik yang tidak memiliki alat.

“Kami juga akan siapkan untuk hal seperti itu, karena prinsipnya walaupun PPDB online, yang offline juga kami siapkan. Terutama untuk mereka yang masuk dalam kondisi seperti itu,” ungkapnya.

Baca Juga:  Telan Biaya Rp63 Miliar, Pembangunan Flyover Nurtanio Ditargetkan Rampung Mei 2025

Disinggu soal kuota per sekolah, Ade mengatakan bahwa sesuai dengan peraturan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) itu disesuaikan dengan rombongan belajar.

“Kapasitas misalkan di maksimum 12 rombongan belajar. Dan 1 rombongan belajar 36 peserta didik. Kalau berbicara persentase, digabung negeri dan swasta. Dari data yang saya baca, 103 persen fasilitas untuk menampung peserta didik tersedia,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak perlu khawatir. Sebab, baik sekolah negeri atau swasta bisa menyediakan fasilitas untuk pelayanan pendidikan.

“Tetapi tentu di calon peserta didik baru, tidak semua ingin SMK. Tidak semua ingin masuk SMA, karena data yang ada memang betul. Jumlah SMK lebih besar dari SMA,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bey Machmudin jawa barat orang tua siswa PPDB PPDB 2024
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Jadwal Lengkap, Nominal, dan Cara Ceknya!

Gelombang Protes SPMB Sekolah Maung Jabar 2026, Pengamat: Akibat Perencanaan Tergesa-gesa

Dedi Tantang Penyebar Isu Jual Beli Kursi SPMB: Sebutkan Nama dan Laporkan!

Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Tidak Panik Hadapi SPMB, Masalah Pemetaan Masih Bisa Diperbaiki

Komisi II DPRD Jabar Dorong Peningkatan Kualitas Peternak Lewat Bimtek Ternak Domba di Cirebon

Siasat Dadang Supriatna Atasi Banjir & Sampah: Dari Danau Retensi Hingga ASN Wajib Bawa Tumbler!

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral di TikTok, Video Cut Salwa Jadi Perbincangan Publik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
  • Jangan Asal Klik! Link Video Cut Salwa Viral Berpotensi Jadi Modus Phishing
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.