Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib vs The Cong Viettel Segera Digelar, Ini Daftar Harga Tiket di Si Jalak Harupat

Rabu, 7 Oktober 2026 04:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Belum Dapat Bansos? Oktober 2026 Bisa Ajukan PKH dan BPNT, Ini Caranya

Rabu, 7 Oktober 2026 03:00 WIB

Surga Kuliner Tanah Sunda: 10 Makanan Khas Subang Paling Autentik dan Wajib Dibawa Pulang

Rabu, 7 Oktober 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib vs The Cong Viettel Segera Digelar, Ini Daftar Harga Tiket di Si Jalak Harupat
  • Belum Dapat Bansos? Oktober 2026 Bisa Ajukan PKH dan BPNT, Ini Caranya
  • Surga Kuliner Tanah Sunda: 10 Makanan Khas Subang Paling Autentik dan Wajib Dibawa Pulang
  • Pesona Tersembunyi Tanah Sunda: 7 Surga Wisata Subang Paling Hits untuk Liburan Akhir Pekan
  • Belum Sempat Istirahat, Persib Langsung Latihan di Bangkok Jelang Lawan Port FC
  • Viral Buruh Asal Jabar Disiksa dan Tak Digaji di Batam, Begini Kata Polisi
  • Bukan Sekadar Lagu: Alasan Di Balik Tangisan Anggun C Sasmi di Hadapan Puluhan Ribu Suporter Garuda
  • Viral Selebrasi ‘Power Rangers’ ala Presiden Prabowo Saat Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 7 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kasus Handi Pria Bandung Tewas di Sumedang, 15 Orang Kini Diperiksa Polisi

By SusanaSenin, 10 Agustus 2026 18:38 WIB3 Mins Read
Foto/Ilustrasi Garis Polisi. (pusiknas.polri.go.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang menyebabkan Handi, pria asal Bandung, meninggal dunia terus didalami Satreskrim Polres Sumedang. Polisi telah memeriksa 15 orang terkait perkara tersebut.

Kapolres Sumedang AKBP Reza Ma’ruffi mengatakan, 15 orang yang telah diamankan dan diperiksa tersebut hingga kini masih berstatus sebagai saksi. Penyidik masih mendalami peran masing-masing untuk mengetahui siapa yang terlibat dan siapa yang hanya berada di lokasi sebagai saksi.

“Kita sudah memeriksa 15 orang saksi, masih kita dalami apa peran masing-masing siapa yang menjadi saksi siapa yang menjadi pelaku,” ujar Reza di Mapolres Sumedang, Senin (10/8/2026).

Sejumlah Orang Diamankan di Jakarta Utara

Dalam proses penyelidikan, polisi juga mengamankan beberapa orang di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Menurut Reza, mereka diketahui meninggalkan lokasi setelah kejadian dan kemudian melarikan diri ke Jakarta Utara. Polisi selanjutnya melakukan pencarian hingga akhirnya sejumlah orang tersebut berhasil diamankan.

Baca Juga:  Polisi Tangkap 3 Pelaku Perundungan ABK di Bandung, Paksa Korban Makan Daging Musang

“Ada beberapa yang sudah diamankan di wilayah Jakarta Utara tepatnya di Priok, karena yang bersangkutan begitu kejadian langsung kabur ke sana, alhamdulillah sudah kita amankan,” katanya.

Meski demikian, polisi belum menetapkan status hukum terhadap 15 orang yang diperiksa tersebut. Penyidik masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk menentukan peran masing-masing.

Motif Penganiayaan Masih Didalami

Polres Sumedang juga belum mengungkap motif di balik dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap Handi.

Reza mengatakan penyidik masih mempelajari berbagai keterangan yang diperoleh selama proses pemeriksaan. Langkah tersebut dilakukan agar polisi dapat menyusun kronologi secara utuh dan tidak menimbulkan kesimpulan yang belum berdasarkan fakta penyidikan.

“Untuk motif masih kita pelajari karena jangan sampai nanti ada persepsi-persepsi lain. Yang jelas masing-masing punya alibi, dalam lidik akan kita kembangkan,” pungkas Reza.

Baca Juga:  Tragedi Berdarah di Purwakarta: Pria Ditemukan Tewas di Depan Rumahnya, Pelaku Diburu Polisi

Handi Ditemukan dalam Kondisi Terikat

Sebelumnya, Handi diduga menjadi korban penyekapan dan kekerasan di sebuah rumah di Jalan Dano RT 003/010, Kelurahan Kotakaler, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 00.15 WIB. Kejadian itu kemudian menggegerkan warga sekitar.

Kasat Reskrim Polres Sumedang AKP Tanwin Nopiansah mengatakan, hasil pemeriksaan awal di lokasi menunjukkan korban ditemukan dalam kondisi kaki terikat menggunakan kawat. Kedua tangannya juga ditemukan dalam keadaan terikat tali.

Selain itu, terdapat sejumlah luka lebam pada tubuh korban, termasuk bagian wajah, pergelangan tangan, kaki dan area tubuh lainnya.

“Dari hasil cek TKP awal ditemukan adanya seorang laki-laki dalam keadaan kaki yang terikat dengan kawat dan ditemukan tali di kedua di pergelangan tangan, serta mengalami luka lebam di bagian wajah, pergelangan tangan dan kaki, dan luka lebam di area tubuh lainnya, korban pun mengaku telah menjadi korban kekerasan,” ujar Tanwin.

Baca Juga:  Terungkap! Grup Facebook Fantasi Sedarah Jadi Sarang Konten Pornografi Anak

Handi Meninggal Dunia Setelah Mendapat Perawatan

Setelah ditemukan, Handi sempat dievakuasi dan dibawa ke RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, kondisi korban tidak berhasil diselamatkan. Handi kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah korban selanjutnya menjalani autopsi di Rumah Sakit Sartika Asih Bandung untuk membantu proses penyelidikan terkait penyebab kematiannya.

Setelah proses autopsi selesai, jenazah Handi dimakamkan di TPU Cipadung, Kelurahan Kota Kaler.

Hingga kini, Polres Sumedang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap, motif, serta peran masing-masing pihak dalam kasus yang menyebabkan Handi meninggal dunia tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

pelaku
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Belum Dapat Bansos? Oktober 2026 Bisa Ajukan PKH dan BPNT, Ini Caranya

Viral Buruh Asal Jabar Disiksa dan Tak Digaji di Batam, Begini Kata Polisi

Viral Selebrasi ‘Power Rangers’ ala Presiden Prabowo Saat Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026

Ilustrasi virus HIV/AIDS

Puluhan Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Pangandaran, Sejumlah Calon Pengantin Ikut Positif Terinfeksi

bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas

kekerasan

Bejat! Oknum Guru Ngaji di Sukabumi Cabuli 7 Anak, Modus Ajak Main

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Skandal HGB Kota Baru Parahyangan: KPK Amankan Berkas dan Ungkap Aliran Suap Miliaran
  • Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.