Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Gaspol! Rumput GBLA Dipoles Jelang Hadapi Manila Digger di Playoff ACL 2

Senin, 10 Agustus 2026 19:02 WIB

Kasus Handi Pria Bandung Tewas di Sumedang, 15 Orang Kini Diperiksa Polisi

Senin, 10 Agustus 2026 18:38 WIB

Usai 7 Tahun, Persija vs Persib Bakal Kembali ke GBK pada 12 September?

Senin, 10 Agustus 2026 18:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Gaspol! Rumput GBLA Dipoles Jelang Hadapi Manila Digger di Playoff ACL 2
  • Kasus Handi Pria Bandung Tewas di Sumedang, 15 Orang Kini Diperiksa Polisi
  • Usai 7 Tahun, Persija vs Persib Bakal Kembali ke GBK pada 12 September?
  • Pria di Kuningan Tega Habisi Ibu Kandung Gara-gara Kesal Dibangunkan Salat Subuh
  • Pria Bandung Tewas di Sumedang, Diduga Disekap dan Dianiaya hingga Babak Belur
  • Cek Bansos Agustus 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP! Ini Caranya
  • SUGBK dan Si Jalak Harupat Dipilih Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026
  • Jawa Barat Krisis Guru, Pengajar Terpaksa Memegang Mata Pelajaran di Luar Keahlian
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 10 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kasus Handi Pria Bandung Tewas di Sumedang, 15 Orang Kini Diperiksa Polisi

By SusanaSenin, 10 Agustus 2026 18:38 WIB3 Mins Read
Foto/Ilustrasi Garis Polisi. (pusiknas.polri.go.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang menyebabkan Handi, pria asal Bandung, meninggal dunia terus didalami Satreskrim Polres Sumedang. Polisi telah memeriksa 15 orang terkait perkara tersebut.

Kapolres Sumedang AKBP Reza Ma’ruffi mengatakan, 15 orang yang telah diamankan dan diperiksa tersebut hingga kini masih berstatus sebagai saksi. Penyidik masih mendalami peran masing-masing untuk mengetahui siapa yang terlibat dan siapa yang hanya berada di lokasi sebagai saksi.

“Kita sudah memeriksa 15 orang saksi, masih kita dalami apa peran masing-masing siapa yang menjadi saksi siapa yang menjadi pelaku,” ujar Reza di Mapolres Sumedang, Senin (10/8/2026).

Sejumlah Orang Diamankan di Jakarta Utara

Dalam proses penyelidikan, polisi juga mengamankan beberapa orang di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Menurut Reza, mereka diketahui meninggalkan lokasi setelah kejadian dan kemudian melarikan diri ke Jakarta Utara. Polisi selanjutnya melakukan pencarian hingga akhirnya sejumlah orang tersebut berhasil diamankan.

“Ada beberapa yang sudah diamankan di wilayah Jakarta Utara tepatnya di Priok, karena yang bersangkutan begitu kejadian langsung kabur ke sana, alhamdulillah sudah kita amankan,” katanya.

Meski demikian, polisi belum menetapkan status hukum terhadap 15 orang yang diperiksa tersebut. Penyidik masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk menentukan peran masing-masing.

Motif Penganiayaan Masih Didalami

Polres Sumedang juga belum mengungkap motif di balik dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap Handi.

Reza mengatakan penyidik masih mempelajari berbagai keterangan yang diperoleh selama proses pemeriksaan. Langkah tersebut dilakukan agar polisi dapat menyusun kronologi secara utuh dan tidak menimbulkan kesimpulan yang belum berdasarkan fakta penyidikan.

“Untuk motif masih kita pelajari karena jangan sampai nanti ada persepsi-persepsi lain. Yang jelas masing-masing punya alibi, dalam lidik akan kita kembangkan,” pungkas Reza.

Handi Ditemukan dalam Kondisi Terikat

Sebelumnya, Handi diduga menjadi korban penyekapan dan kekerasan di sebuah rumah di Jalan Dano RT 003/010, Kelurahan Kotakaler, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 00.15 WIB. Kejadian itu kemudian menggegerkan warga sekitar.

Kasat Reskrim Polres Sumedang AKP Tanwin Nopiansah mengatakan, hasil pemeriksaan awal di lokasi menunjukkan korban ditemukan dalam kondisi kaki terikat menggunakan kawat. Kedua tangannya juga ditemukan dalam keadaan terikat tali.

Selain itu, terdapat sejumlah luka lebam pada tubuh korban, termasuk bagian wajah, pergelangan tangan, kaki dan area tubuh lainnya.

“Dari hasil cek TKP awal ditemukan adanya seorang laki-laki dalam keadaan kaki yang terikat dengan kawat dan ditemukan tali di kedua di pergelangan tangan, serta mengalami luka lebam di bagian wajah, pergelangan tangan dan kaki, dan luka lebam di area tubuh lainnya, korban pun mengaku telah menjadi korban kekerasan,” ujar Tanwin.

Handi Meninggal Dunia Setelah Mendapat Perawatan

Setelah ditemukan, Handi sempat dievakuasi dan dibawa ke RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, kondisi korban tidak berhasil diselamatkan. Handi kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah korban selanjutnya menjalani autopsi di Rumah Sakit Sartika Asih Bandung untuk membantu proses penyelidikan terkait penyebab kematiannya.

Setelah proses autopsi selesai, jenazah Handi dimakamkan di TPU Cipadung, Kelurahan Kota Kaler.

Hingga kini, Polres Sumedang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap, motif, serta peran masing-masing pihak dalam kasus yang menyebabkan Handi meninggal dunia tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kasus Handi Sumedang pelaku penganiayaan Sumedang penyekapan Sumedang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pria di Kuningan Tega Habisi Ibu Kandung Gara-gara Kesal Dibangunkan Salat Subuh

Pria Bandung Tewas di Sumedang, Diduga Disekap dan Dianiaya hingga Babak Belur

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cek Bansos Agustus 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP! Ini Caranya

Jawa Barat Krisis Guru, Pengajar Terpaksa Memegang Mata Pelajaran di Luar Keahlian

Ajang Drag Race di Sulawesi Utara Makan Korban, 8 Penonton Tewas Dihantam Mobil Balap

Kapolda Jabar Berkunjung ke Polrestabes Bandung, Soroti Curanmor hingga Kejahatan Jalanan

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.