Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Influencer Michelle Wibowo Dilaporkan Atas Dugaan Sertifikat Internasional Palsu

Minggu, 8 November 2026 23:01 WIB

Tutup Jadwal Padat dengan Pahit, Persib Kalah 1-2 di Semarang

Minggu, 8 November 2026 21:17 WIB

Baru Dimaafkan!! Evelyn Kembali Digoreng Gara-gara Mimpi Jadi Diva?

Minggu, 8 November 2026 19:28 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Influencer Michelle Wibowo Dilaporkan Atas Dugaan Sertifikat Internasional Palsu
  • Tutup Jadwal Padat dengan Pahit, Persib Kalah 1-2 di Semarang
  • Baru Dimaafkan!! Evelyn Kembali Digoreng Gara-gara Mimpi Jadi Diva?
  • Tolic Rotasi Besar-besaran! Ini Susunan Pemain Persib Lawan Java United
  • Kepulan Asap di Pool Damri Kebon Kawung, Kebakaran Gegerkan Warga Bandung
  • Lelah Usai dari Australia, Persib Malah Bikin Pelatih Java United Ketar-ketir
  • CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang
  • Viral Pengendara Mobil Diacungi Senjata di Cangkuang, Remaja 17 Tahun Diamankan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 9 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kasus Stunting, 2.710 Posyandu di Garut Belum Miliki Alat Antropometri

By Putra JuangRabu, 30 Agustus 2023 10:08 WIB2 Mins Read
Stunting. (Foto: rsudmangusada)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut mencatat, terdapat ribuan posyandu di Kabupaten Garut yang belum memiliki alat pendukung pengukuran pertumbuhan anak.

Kepala Dinkes Kabupaten Garut, Leli Yuliani mengatakan, dari 4.000 posyandu yang ada di Garut, 2.710 di antaranya belum memiliki alat antropometri.

Melihat kondisi tersebut, pihaknya membagikan 2.710 alat antropometri yang disebar ke 421 desa dan 21 kelurahan yang didanai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Kemungkinan nanti kita lihat alatnya masih bagus atau tidak, kalau memang masih bagus bisa digunakan, tapi kalau memang sudah mengalami kerusakan mungkin akan kita ajukan juga untuk anggaran di 2024,” ucap Leli dalam acara Gerakan Bersama Intervensi Stunting dengan program Temukan, Obati, Sayangi, Balita Stunting (TOSS) di Kampung Cikole Hilir, Desa Wanasari, Kecamatan Wanaraja, Selasa (29/8/2023).

Baca Juga:  Bey Machmudin Segera Kaji Usulan Jokowi Soal LRT Kota Bandung

Leli mengatakan, Kecamatan Wanaraja merupakan daerah dengan kasus stunting paling tinggi di Kabupaten Garut. Untuk itu, kegiatan ini diharapkan akan membantu memahami masalah stunting di Kecamatan Wanaraja.

Baca Juga:  Berujung Polemik, Begini Duduk Perkara Sewa Menyewa Lahan Kebun Binatang Bandung

“Hal ini menjadi fokus kunjungan di Kecamatan Wanaraja karena tingginya kasus stunting di sana,” ungkapnya.

Pada kegiatan kali ini, pihaknya mengunjungi 182 balita yang dibantu oleh perwakilan SKPD dan kecamatan di Kabupaten Garut.

Baca Juga:  Rocky Gerung Bakal Diperiksa Lagi Hari ini, Puluhan Pertanyaan Disiapkan Polisi

Dia berharap, dengan adanya kegiatan ini pihaknya dapat mengetahui secara jelas mengenai permasalahan stunting khususnya di Kecamatan Wanaraja.

“Di sini ada dari Pemdanya, ASN, TNI, Polri dari baznas, seluruh elemen masyarakat juga turut mendukung, membantu, memberikan bingkisan-bingkisan sebagai bentuk tali kanyaah,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured Kabupaten Garut Stunting
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Influencer Michelle Wibowo Dilaporkan Atas Dugaan Sertifikat Internasional Palsu

Kepulan Asap di Pool Damri Kebon Kawung, Kebakaran Gegerkan Warga Bandung

CPNS

CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang

Viral Pengendara Mobil Diacungi Senjata di Cangkuang, Remaja 17 Tahun Diamankan

Kabar Duka! Bobotoh Meninggal saat Menuju Laga Persib di Semarang

Gagal Refund Gegara Aplikasi Error dan Tenggat 7×24 Jam, Penumpang Gugat KAI ke PN Bandung

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ramai Dicari Netizen! Terbongkar Kebenaran Isu Link Video Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.