Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!

Rabu, 4 November 2026 02:00 WIB
Pekerja menerima BSU 2025 dari pemerintah

Pemerintah Salurkan BSU Rp900 Ribu Lewat Bank Himbara dan Pos, Cek Namamu Sekarang!

Rabu, 4 November 2026 01:00 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 21:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Pemerintah Salurkan BSU Rp900 Ribu Lewat Bank Himbara dan Pos, Cek Namamu Sekarang!
  • Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri
  • Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • BSU 2026 Cair Rp900 Ribu! Cek Syarat Terbaru dan Jadwal Transfer Kemnaker
  • Misi Balas Dendam! Melbourne Victory Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Persib Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 4 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

KDM Kecewa, Kirab Budaya Jabar di Bandung Sempat Terganggu Rombongan Sekda

By SusanaRabu, 20 Agustus 2025 08:00 WIB2 Mins Read
Kemeriahan Kirab Budaya Jabar
Kemeriahan Kirab Budaya Jabar 2025. (Foto: bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kirab budaya “Jabar Hudang” yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Provinsi Jawa Barat, digelar meriah pada Selasa (19/8/2025).

Pawai ini berlangsung dari Gedung Merdeka hingga Gedung Sate, Kota Bandung, dengan menampilkan kekayaan sejarah dan kebudayaan dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Dalam kirab tersebut, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi turut serta menunggang kuda bersama para kepala daerah. Arak-arakan dirancang untuk menghadirkan narasi perjalanan sejarah, mulai dari kerajaan-kerajaan di Tatar Sunda hingga kisah tokoh berpengaruh seperti Nyai Subang Larang.

Namun, jalannya kirab sempat terganggu ketika rombongan Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), melintas di depan tribun utama.

Baca Juga:  Terungkap! Bukan Dishub, Ini Dalang di Balik Potongan Dana Sopir Angkot

Rombongan Setda Jabar tampil dengan kuda dan pawai bertema masing-masing OPD, yang secara tidak sengaja memotong alur cerita yang sedang berlangsung.

Melihat hal tersebut, Dedi Mulyadi langsung memberikan arahan melalui pengeras suara agar rombongan Setda menghentikan pergerakan.

“Ini karnaval dengan rangkaian cerita sejarah. Setelah Caruban Pajajaran, masuk Subang Larang, lalu kabupaten dan kota menceritakan sejarah Jawa Barat. Bukan Setda yang memotong di tengah,” tegasnya di halaman Gedung Sate.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Gunakan UU Tipikor untuk Berantas Penambang Ilegal

Ia menambahkan bahwa kirab budaya ini bukan sekadar pawai, melainkan narasi sejarah yang disampaikan melalui seni.

“Mohon dimengerti, ini bagian dari cerita perjalanan Jawa Barat yang dikemas dalam bentuk karnaval budaya. Jadi, silakan Setda menunggu giliran, lebih dulu kabupaten dan kota tampil sesuai narasi yang sudah disusun,” ujar Dedi Mulyadi disambut tepuk tangan penonton.

Baca Juga:  TPA Ciwangun Segera Dibongkar Usai Resmi Jadi Aset Pemprov Jabar, Begini Nasib Para Pekerja

Meski sempat terjadi insiden kecil, kirab budaya Jabar Hudang tetap berlangsung meriah. Ribuan warga yang memadati Jalan Asia Afrika hingga Gedung Sate terlihat antusias menyaksikan atraksi seni, musik tradisional, hingga pertunjukan teatrikal sejarah.

Beberapa peserta menampilkan ikon khas daerah masing-masing, seperti kesenian sisingaan dari Subang, wayang golek dari Bandung, hingga angklung yang menjadi warisan dunia UNESCO. Tidak hanya menampilkan seni tradisional, sejumlah kabupaten/kota juga menghadirkan inovasi budaya dengan memadukan seni kontemporer dan teknologi digital.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Sekda
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!

Pelecehan Seksual

Aksi Bejat Predator Anak di Karawang Terbongkar, 9 Bocah Jadi Korban Kekerasan Seksual

Aksi di DPRD Jabar, HMI Bandung Tegaskan Gerakan Ekstra Parlementer Adalah Gerakan Rakyat

Pajak

Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru

Terpopuler
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.