Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kecewa Tiga Kali Antre Tak Kebagian Bensin, Ibu Muda di Tasikmalaya Ngamuk di SPBU

Selasa, 11 Agustus 2026 09:14 WIB

Remaja Ini Tuli Mendadak Usai 4 Jam Dengarkan Suara Jangkrik

Selasa, 11 Agustus 2026 09:02 WIB
Game Free Fire

Baru Rilis! Kode Redeem FF 11 Agustus 2026, Ada Skin SG2 M1887 dan Emote Langka

Selasa, 11 Agustus 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kecewa Tiga Kali Antre Tak Kebagian Bensin, Ibu Muda di Tasikmalaya Ngamuk di SPBU
  • Remaja Ini Tuli Mendadak Usai 4 Jam Dengarkan Suara Jangkrik
  • Baru Rilis! Kode Redeem FF 11 Agustus 2026, Ada Skin SG2 M1887 dan Emote Langka
  • Igor Tolic Bongkar Alasan Persib Pilih Bali, Ada Misi Penting Hadapi Sabah FC
  • Jangan Ngaku Foodie Kalau Belum Coba 5 Burger Favorit di Bandung Ini
  • Catat! Ini Daftar Bansos Agustus 2026, Ada Bantuan hingga Puluhan Kilogram Beras
  • Klaim Saldo DANA Gratis Hari Ini 11 Agustus 2026: Intip Cara Berburu Ratusan Ribu via DANA Kaget!
  • Kode Redeem FF Hari Ini 11 Agustus 2026: Klaim Reward Skin Lengendaris dan SG2 Gratis!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 11 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kecewa Tiga Kali Antre Tak Kebagian Bensin, Ibu Muda di Tasikmalaya Ngamuk di SPBU

By Aga GustianaSelasa, 11 Agustus 2026 09:14 WIB3 Mins Read
Seorang ibu di Tasikmalaya mengamuk di SPBU usai tak kebagian bensin. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh rekaman video yang memperlihatkan seorang ibu muda meluapkan kekesalannya di SPBU Desa Cipatujah, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya. Wanita tersebut tampak murka lantaran kehabisan stok bahan bakar minyak (BBM) meski mengaku telah berulang kali ikut mengantre.

Kekesalan tersebut kian memuncak sebab bensin yang dibelinya sangat mendesak untuk membawa buah hatinya yang sedang jatuh sakit guna berobat ke pusat Kota Tasikmalaya.

“Geus tilu kali antri aing ieu rek indit ka Tasik mawa budak gering. Yeuh mobil urang geus tilu kali antri panjang teu kabagean bensin. Antri panjang tadi ieu jalikeun masih antri. Aing tilu kali lain ukur sakali (sudah tiga kali saya antre mau pergi ke Tasik bawa anak yang sakit. Nih mobil saya sudah antre tiga kali antre panjang tak kebagian bensin. Antre panjang tadi ini jeriken masih antre. Saya sudah tiga kali (antre) bukan hanya sekali, red),” ucap ibu tersebut dalam video.

Kronologi Kejadian Versi Kepolisian

Menanggapi kegaduhan di wilayah hukumnya, Kapolsek Cipatujah Kompol Supian mengonfirmasi kebenaran insiden tersebut. Berdasarkan penelusuran petugas, ibu muda itu sejatinya sempat masuk dalam barisan antrean pengisian bahan bakar. Namun, ia memutuskan untuk keluar dari jalur antrean sebelum sempat dilayani.

Selang beberapa waktu, wanita tersebut kembali lagi ke lokasi. Sayangnya, pasokan BBM di SPBU tunggal itu sudah ludes terbagi.

“Dia sempat ikut antre, namun kembali keluar antrean. Beberapa waktu kemudian datang lagi ke SPBU, tetapi sudah habis,” ujar Supian, Selasa (11/8/2026) pagi.

Guna mencegah kesalahpahaman berlarut-larut, jajaran Polsek Cipatujah langsung melangkah cepat dengan memediasi pihak pengelola SPBU dan konsumen yang bersangkutan. Langkah kekeluargaan ini membuahkan hasil manis.

“Kami sudah memediasi kedua belah pihak. Pihak SPBU dan ibu yang bersangkutan sudah saling memaafkan,” kata Supian.

Fenomena Antrean Jeriken: Nelayan Hingga Pengecer

Mengenai tumpukan jeriken yang memicu kepanjangan antrean di lokasi, Supian membeberkan realita lapangan. Menurutnya, wadah-wadah BBM tersebut mayoritas milik para nelayan lokal yang membutuhkan pasokan solar maupun bensin untuk melaut.

Terlebih lagi, kawasan pesisir Cipatujah hingga saat ini memang belum disokong oleh kehadiran SPBU khusus nelayan (SPBN). Alhasil, tempat pengisian umum itulah yang menjadi satu-satunya tumpuan warga pesisir.

“Jeriken ini milik para nelayan yang mengisi bahan bakar. Nelayan belum memiliki SPBU khusus sehingga memanfaatkan SPBU satu-satunya di kawasan ini untuk kebutuhan bahan bakar,” ujarnya.

Pihak kepolisian menepis keras dugaan adanya praktik spekulasi atau penimbunan BBM liar di kawasan tersebut. Selain kelompok nelayan, antrean jeriken juga diisi oleh para pedagang bensin eceran yang menyuplai kebutuhan energi bagi masyarakat pedalaman.

“Jadi, mayoritas itu jeriken nelayan. Ada juga yang milik penjual eceran dari pelosok Cipatujah. Bahkan, ada dari Bojonggambir yang membeli untuk pasokan bensin di daerah yang tidak ada SPBU. Jadi, kalau narasinya ada penimbunan, itu dipastikan tidak benar,” pungkas Supian.

Aparat mengimbau para netizen dan publik agar selalu bijak dalam mencerna potongan video viral di media sosial, serta tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum mengetahui latar belakang cerita secara utuh.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ibu Ngamuk di SPBU Polsek Cipatujah SPBU Cipatujah viral Tasikmalaya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Catat! Ini Daftar Bansos Agustus 2026, Ada Bantuan hingga Puluhan Kilogram Beras

Kehabisan Akal Promosi? Brand Miras Buat Challenge Ayat Al-Qur’an Berhadiah Alkohol!

Kasus Handi Pria Bandung Tewas di Sumedang, 15 Orang Kini Diperiksa Polisi

Pria di Kuningan Tega Habisi Ibu Kandung Gara-gara Kesal Dibangunkan Salat Subuh

Pria Bandung Tewas di Sumedang, Diduga Disekap dan Dianiaya hingga Babak Belur

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cek Bansos Agustus 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP! Ini Caranya

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.