Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bansos Lansia Dicoret karena Terindikasi Judol, Faktanya Dayat-Darmi Tak Punya HP

Minggu, 30 Agustus 2026 18:32 WIB

143 Karhutla Terjadi di Jabar, Aktivitas Pendakian Gunung Terancam Dihentikan

Minggu, 30 Agustus 2026 18:06 WIB

Marc Klok Tak Mau Banyak Basa-basi, Target Persib vs Manila Digger Cuma Satu

Minggu, 30 Agustus 2026 16:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos Lansia Dicoret karena Terindikasi Judol, Faktanya Dayat-Darmi Tak Punya HP
  • 143 Karhutla Terjadi di Jabar, Aktivitas Pendakian Gunung Terancam Dihentikan
  • Marc Klok Tak Mau Banyak Basa-basi, Target Persib vs Manila Digger Cuma Satu
  • LEBIH NGERI DARI JEKA SARAGIH?! Bilal Hasan ‘The Indo Ninja’ Bantai Lawan di UFC Shanghai!
  • Link Dana Kaget 30 Agustus 2026: Ada Saldo Rp100 Ribu, Cek dan Coba Klaim!
  • Sandy Walsh dan 2 Pemain Persib Resmi Absen, Begini Siasat Igor Tolic Lawan Manila Digger
  • Kabar Gembira Guru PPPK! 231 Ribu Lebih PPPK Paruh Waktu Disebut Naik Status 2027
  • Update Banjir Nepal-Tibet: 691 Orang Tewas, Lebih dari 3.000 Masih Hilang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 30 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kejar Optimalisasi Layanan, Kepala Bapenda Jabar: Kami Siap Bekerja Keras

By Aga GustianaKamis, 26 Juni 2025 09:28 WIB2 Mins Read
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat, Asep Supriatna
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat, Asep Supriatna. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat, Asep Supriatna fokus pada peningkatan layanan untuk para wajib pajak. Sejak dilantik sebulan lalu, ia sudah berkoordinasi dengan semua pihak terkait termasuk mengecek situasi lapangan.

Ia mengapresiasi antusiasme para wajib pajak dalam mengikuti program pemutihan yang digulirkan oleh Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM). Jelang program Pemutihan Pajak Kendaraan berakhir pada akhir Juni ini, terdapat lonjakan kunjungan hingga 2.000 setiap harinya.

Jumlah itu termasuk untuk semua jenis layanan, baik pajak tahunan maupun lima tahunan, serta balik nama dan mutasi keluar juga mutasi masuk.

Penyempurnaan dari sisi layanan terus digalakkan di berbagai samsat. Beberapa di antaranya adalah membuka operasional layanan di Samsat Induk ditambah. Sabtu operasional dibuka hingga pukul 14.00 WIB. Minggu pun layanan ekstra dibuka sebagai langkah mengakomodir wajib pajak.

Baca Juga:  Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar

Lalu, pemanfaatan teknologi mesin antrean dipasang, saluran untuk pembayaran diperbanyak baik melalui digitalisasi hingga mendatangi lokasi tempat berkumpulnya masyarakat. Dari sisi pegawai, Bapenda menambah personel dengan cara merekrut mahasiswa magang. Hal ini berlaku di Samsat dengan kunjungan terbanyak, seperti di Samsat Kawaluyaan.

Baca Juga:  Masalah Lingkungan dan Infrastruktur, Dedi Mulyadi Setop Tambang Parung Panjang

“Setelah dilantik, hal pertama yang saya lakukan adalah adaptasi, lalu koordinasi dan pengecekan lapangan. Pembahasan bersama Kepala P3DW (Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah) fokus pada layanan,” kata Asep Supriatna.

“channeling untuk pembayaran untuk program pemutihan pajak ini kami perbanyak, jam operasional kami buka setiap hari (kecuali libur nasional) sampai nanti penutupan,” dia melanjutkan.

Koordinasi dengan pihak kepolisian dan Jasa Raharja sebagai bagian dari Samsat. Menurut dia, di bawah kepemimpinan KDM, sinergi bukan sekadar koordinasi administratif , tetapi kemitraan strategis dan berorientasi pada pemenuhan hak masyarakat.

Baca Juga:  HUT ke-81 Jabar: IPM dan Ekonomi Naik, Kemiskinan-Pengangguran Masih Jadi Tantangan

“Kami berterima kasih kepada wajib pajak yang sangat antusias dengan program ini. Lonjakan kunjungan sangat tinggi. Kami terus evaluasi agar layanan bisa prima. Harapannya, ke depan, kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bisa meningkat,” ucap Asep.

Ia mencatat masyarakat yang membayar pajak kendaraan ketika periode pemutihan hingga Sabtu (31/5) sebanyak 2.962.941 kendaraan bermotor (kbm). Rinciannya, kendaraan roda dua sebanyak 2.433.675 kbm, kendaraan roda empat sebanyak 529.266 kbm.

“Layanan harus baik. Ketika ada dinamika di lapangan, harus diselesaikan dengan cepat,” jelas Asep.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos Lansia Dicoret karena Terindikasi Judol, Faktanya Dayat-Darmi Tak Punya HP

143 Karhutla Terjadi di Jabar, Aktivitas Pendakian Gunung Terancam Dihentikan

Kabar Gembira Guru PPPK! 231 Ribu Lebih PPPK Paruh Waktu Disebut Naik Status 2027

Update Banjir Nepal-Tibet: 691 Orang Tewas, Lebih dari 3.000 Masih Hilang

Bansos

Desil Bansos 2026 Terbaru: Cek Pakai NIK, Jangan Kaget Jika Masuk Desil Ini

Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • Musda VI Demokrat Jabar Digelar, AHY Dorong Konsolidasi dan Kebangkitan Partai Menuju Pemilu 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.