Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Badai PHK Hantam Jawa Barat, Sektor Garmen dan Otomotif Paling Merana

Senin, 26 Oktober 2026 19:29 WIB

Takut Malu Kena DNF? Mantan Miss Indonesia Diserbu Netizen Buntut Ricuh JRF 2026

Senin, 26 Oktober 2026 19:08 WIB

Tak Mau Terlena! Dado Minta Persib Lupakan Kemenangan dan Fokus ke Melbourne

Senin, 26 Oktober 2026 18:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Badai PHK Hantam Jawa Barat, Sektor Garmen dan Otomotif Paling Merana
  • Takut Malu Kena DNF? Mantan Miss Indonesia Diserbu Netizen Buntut Ricuh JRF 2026
  • Tak Mau Terlena! Dado Minta Persib Lupakan Kemenangan dan Fokus ke Melbourne
  • Bikin Napas Terengah! Intip Jadwal Super Padat Persib Bandung usai Tekuk Garudayaksa FC
  • Daftar Lengkap Nominal PKH Tahap 4 2026: Dari Rp225 Ribu hingga Rp2,7 Juta
  • BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Tahun Cair Lagi? Cek Fakta & Cara Akses Bansos Kemensos Pakai NIK KTP
  • Dua Halte BRT Kiaracondong Disoroti, Jarak ke Rel Dinilai Terlalu Dekat
  • Rencana Skatepark Teuku Umar Bandung Picu Kekhawatiran soal Ruang Olahraga Anak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 26 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kejar Optimalisasi Layanan, Kepala Bapenda Jabar: Kami Siap Bekerja Keras

By Aga GustianaKamis, 26 Juni 2025 09:28 WIB2 Mins Read
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat, Asep Supriatna
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat, Asep Supriatna. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat, Asep Supriatna fokus pada peningkatan layanan untuk para wajib pajak. Sejak dilantik sebulan lalu, ia sudah berkoordinasi dengan semua pihak terkait termasuk mengecek situasi lapangan.

Ia mengapresiasi antusiasme para wajib pajak dalam mengikuti program pemutihan yang digulirkan oleh Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM). Jelang program Pemutihan Pajak Kendaraan berakhir pada akhir Juni ini, terdapat lonjakan kunjungan hingga 2.000 setiap harinya.

Jumlah itu termasuk untuk semua jenis layanan, baik pajak tahunan maupun lima tahunan, serta balik nama dan mutasi keluar juga mutasi masuk.

Penyempurnaan dari sisi layanan terus digalakkan di berbagai samsat. Beberapa di antaranya adalah membuka operasional layanan di Samsat Induk ditambah. Sabtu operasional dibuka hingga pukul 14.00 WIB. Minggu pun layanan ekstra dibuka sebagai langkah mengakomodir wajib pajak.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Hadiri Sidang Praperadilan di PN Bandung, Dampingi Ayah Pegi Setiawan

Lalu, pemanfaatan teknologi mesin antrean dipasang, saluran untuk pembayaran diperbanyak baik melalui digitalisasi hingga mendatangi lokasi tempat berkumpulnya masyarakat. Dari sisi pegawai, Bapenda menambah personel dengan cara merekrut mahasiswa magang. Hal ini berlaku di Samsat dengan kunjungan terbanyak, seperti di Samsat Kawaluyaan.

Baca Juga:  Survei LSI: Dedi-Erwan Potensial Menang Fenomenal di Pilgub Jabar

“Setelah dilantik, hal pertama yang saya lakukan adalah adaptasi, lalu koordinasi dan pengecekan lapangan. Pembahasan bersama Kepala P3DW (Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah) fokus pada layanan,” kata Asep Supriatna.

“channeling untuk pembayaran untuk program pemutihan pajak ini kami perbanyak, jam operasional kami buka setiap hari (kecuali libur nasional) sampai nanti penutupan,” dia melanjutkan.

Koordinasi dengan pihak kepolisian dan Jasa Raharja sebagai bagian dari Samsat. Menurut dia, di bawah kepemimpinan KDM, sinergi bukan sekadar koordinasi administratif , tetapi kemitraan strategis dan berorientasi pada pemenuhan hak masyarakat.

Baca Juga:  Gita KDI Sebut Kartu Jabar Bahagia Beri Akses Langsung ke Program Spesifik

“Kami berterima kasih kepada wajib pajak yang sangat antusias dengan program ini. Lonjakan kunjungan sangat tinggi. Kami terus evaluasi agar layanan bisa prima. Harapannya, ke depan, kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bisa meningkat,” ucap Asep.

Ia mencatat masyarakat yang membayar pajak kendaraan ketika periode pemutihan hingga Sabtu (31/5) sebanyak 2.962.941 kendaraan bermotor (kbm). Rinciannya, kendaraan roda dua sebanyak 2.433.675 kbm, kendaraan roda empat sebanyak 529.266 kbm.

“Layanan harus baik. Ketika ada dinamika di lapangan, harus diselesaikan dengan cepat,” jelas Asep.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Badai PHK Hantam Jawa Barat, Sektor Garmen dan Otomotif Paling Merana

Daftar Lengkap Nominal PKH Tahap 4 2026: Dari Rp225 Ribu hingga Rp2,7 Juta

Dua Halte BRT Kiaracondong Disoroti, Jarak ke Rel Dinilai Terlalu Dekat

Rencana Skatepark Teuku Umar Bandung Picu Kekhawatiran soal Ruang Olahraga Anak

ilustrasi bansos

Modus Beli Rokok demi Kembalian Asli, Pengedar Uang Palsu Nyaris Diamuk Warga Ngamprah

Ilustrasi Hujan.

Peta Penyemaian Hujan Buatan di Jabar: Ini 3 Zona Target Operasi Modifikasi Cuaca BNPB

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.