Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli

Selasa, 5 Mei 2026 20:52 WIB

IASC Hadir Sebagai Pusat Anti-Scam Nasional: Percepat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan

Selasa, 5 Mei 2026 20:38 WIB

BUKAN GEN ALPHA BIASA! Demi Mimpi Tinju Dunia, Bocah 13 Tahun Ini Latihan Gila-gilaan

Selasa, 5 Mei 2026 20:14 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli
  • IASC Hadir Sebagai Pusat Anti-Scam Nasional: Percepat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan
  • BUKAN GEN ALPHA BIASA! Demi Mimpi Tinju Dunia, Bocah 13 Tahun Ini Latihan Gila-gilaan
  • Strategi Jemput Bola Bupati Bandung: Desak Pusat Percepat Flyover Bojongsoang hingga Tol Ciwidey
  • Solusi Banjir Bekasi: DPRD Jabar Dorong Penambahan Rumah Panggung di Pondok Gede Permai
  • Transfer Panas! Persib Siap Datangkan Kiper Eropa, Jejak Thom Haye Terulang?
  • bjb KPR PASTI Tawarkan Suku Bunga Tetap 9,99 Persen: Solusi Kredit Rumah Stabil dan Terjangkau
  • Dua Hari Hilang, Bocah 11 Tahun di Cianjur Diduga Tenggelam Usai Melompat ke Sungai Cibaregbeg
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 5 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Klarifikasi Pengunggah Video Pembagian Bantuan Ibu Hamil di Bandung: Salah Paham

By Aga GustianaSenin, 7 Oktober 2024 15:22 WIB2 Mins Read
Viral Bantuan Telur untuk Ibu Hamil di Bandung Diambil Lagi Petugas Usai Difoto. (Foto: Instagram/memomedsos)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pengunggah rekaman video pembagian bantuan paket untuk ibu hamil di Kabupaten Bandung buka suara usai videonya viral di media sosial.

Video tersebut banyak menjadi sorotan lantaran dalam narasi menyebutkan jika pembagian bantuan untuk ibu hamil itu hanya sebatas dokumentasi saja.

Seperti dalam video yang dibagikan akun Instagram @memomedsos, tampak seorang ibu hamil yang menerima bantuan telur dari petugas.

Usai didokumentasikan, terlihat penerima bantuan hendak memasukan telur yang diterimanya ke dalam kantong plastik. Namun telur tersebut diambil lagi oleh petugas.

Peristiwa itu terjadi di Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung pada Kamis (3/10/2024).

Sebelum diposting ulang oleh banyak akun medsos, video itu direkam dan diunggah pertama kali oleh pasangan suami istri, Oki dan Intan.

Baca Juga:  Sejarah Kota Bandung: Dari Danau Purba hingga Jadi Kota Kreatif Dunia

Intan mengaku jika video itu direkam oleh suaminya yang saat kejadian ikut menerima penyaluran bantuan gizi tersbeut.

“Tujuan memosting, karena saya kan baru melahirkan juga terus gak ada kegiatan apa-apa karena jaga anak, karena anaknya tidur suka iseng-iseng saja begitu, main HP,” kata Intan, Senin (7/10/2024).

Intan sendiri sebagai penerima bantuan sudah menerima bantuan di penyaluran tahap pertama pada Agustus lalu.

Baca Juga:  Jumat Malam yang Mencekam di Tamansari Bandung: Massa Serba Hitam Kocar-kacir Diterjang Aparat

Selang seminggu usai penyaluran itu, Intan kembali menerima bantuan telur dari pemerintah.

“Setelah itu selang seminggu memang dikasih telur lagi, saya kira paketan yang bulan Agustus keluarnya dua, ternyata yang bulan Agustus selang seminggu itu seharusnya ada di bulan Oktober,” ujarnya.

“Nah, yang Oktober dikiranya gak ada telur, ternyata yang Agustus seharusnya Oktober,” lanjutnya.

Hal itu Intan ketahui seminggu menerima bantuan. Diketahui, penyaluran telur tahap kedua didahulukan karena dikhawatirkan membusuk.

“Salah paham. Saya pikir satu paket itu bareng, ternyata ini telurnya didahulukan,” katanya.

Intan pun meminta maaf karena unggahan videonya itu viral hingga membuat gaduh masyarakat.

Baca Juga:  Siswa SMA Rayu Korban Buat Video Mesum Pelajar Sesama Jenis di Kuningan

“Saya mau minta maaf khususnya untuk Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung atas viralnya video yang saya unggah karena sempat membuat kegaduhan. Jadi, pembelajaran ke depan, kalau gabut itu gak boleh memosting sembarangan,” tutur Intan.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Citeureup, Entang Sudrajat membenarkan jika penyaluran telur diberikan lebih awal karena takut busuk jika diberikan pada Oktober.

“Itu salah persepsi. Jadi, telurnya didahulukan, karena susunya belum siap dari grosirnya. Kenapa didahulukan, takut telurnya busuk. Karena telurnya yang sudah tersedia,” kata Entang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung ibu hamil video viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

IASC Hadir Sebagai Pusat Anti-Scam Nasional: Percepat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan

BUKAN GEN ALPHA BIASA! Demi Mimpi Tinju Dunia, Bocah 13 Tahun Ini Latihan Gila-gilaan

Strategi Jemput Bola Bupati Bandung: Desak Pusat Percepat Flyover Bojongsoang hingga Tol Ciwidey

Solusi Banjir Bekasi: DPRD Jabar Dorong Penambahan Rumah Panggung di Pondok Gede Permai

bjb KPR PASTI Tawarkan Suku Bunga Tetap 9,99 Persen: Solusi Kredit Rumah Stabil dan Terjangkau

Dua Hari Hilang, Bocah 11 Tahun di Cianjur Diduga Tenggelam Usai Melompat ke Sungai Cibaregbeg

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
  • Jangan Klik! Link Video Viral Bandar Membara Diduga Berbahaya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.