Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

10 Destinasi Wisata Pilihan di Bandung Barat untuk Liburan Keluarga

Jumat, 18 September 2026 06:00 WIB

Statistik Bicara! Teja Paku Alam Pimpin Rating Pemain Persib vs FC Seoul

Jumat, 18 September 2026 05:00 WIB

Wajib Coba Saat ke Bandung! Cendol Legendaris Ini Sudah Ada Sejak 1972

Jumat, 18 September 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 10 Destinasi Wisata Pilihan di Bandung Barat untuk Liburan Keluarga
  • Statistik Bicara! Teja Paku Alam Pimpin Rating Pemain Persib vs FC Seoul
  • Wajib Coba Saat ke Bandung! Cendol Legendaris Ini Sudah Ada Sejak 1972
  • Shin Tae-yong Buka Suara Jelang Persija vs Java United FC di Bali
  • Redmi Note 17 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 10.000 mAh
  • Resmi Meluncur, Ini Deretan Fitur Canggih One UI 9 di Jajaran Galaxy S26 Series Beserta Cara Instalasinya
  • Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini
  • Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kota Bandung Kebanjiran Event, Pemkot Fokus pada Pengendalian dan Manfaat Sport Tourism

By Putra JuangSelasa, 26 Mei 2026 18:54 WIB2 Mins Read
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menilai, berbagai dinamika yang muncul dalam penyelenggaraan event besar seperti Bandung 10K dan pawai kemenangan Persib di Kota Bandung merupakan hal yang wajar, seiring tingginya antusiasme masyarakat dan banyaknya pengunjung yang datang ke kota Bandung.

Menurutnya, Kota Bandung justru menunjukkan kapasitasnya sebagai kota tujuan event dengan menerima berbagai kegiatan secara terbuka. Namun demikian, kondisi geografis kota yang relatif terbatas membuat kepadatan menjadi tantangan tersendiri.

“Bandung terasa sempit karena yang datang sangat banyak. Ini konsekuensi dari tingginya minat terhadap event di kota ini,” ujarnya saat wawancara di Hotel Aryaduta, Selasa (26/5/2026).

Farhan menjelaskan, pro dan kontra di masyarakat terhadap penyelenggaraan event merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Menurutnya, baik kegiatan olahraga seperti lari maupun perayaan spontan seperti pawai Persib, memiliki karakteristik dan tantangan masing-masing.

Baca Juga:  Cegah Korupsi. Pemkot Bandung Gencarkan Penerapan Fraud Control Plan

“Sepanjang bisa kita kendalikan dengan baik, semua event pada dasarnya memberikan manfaat,” katanya.

Dalam upaya pengendalian, Pemkot Bandung telah menetapkan sejumlah batasan, khususnya terkait dampak lalu lintas. Kemacetan akibat kegiatan diupayakan tidak berlangsung lebih dari satu jam, sementara penutupan jalan dibatasi maksimal dua jam sesuai koordinasi dengan pihak kepolisian.

Baca Juga:  Daftar ke KPU Tanpa Diarak, Komitmen Dandan-Arif terhadap Ikrar Babakti Ka Rakyat

Khusus untuk perayaan Persib, Farhan mengakui, euforia masyarakat sering kali berlangsung spontan tanpa perencanaan formal. Oleh karena itu, pendekatan yang dilakukan lebih difokuskan pada upaya mitigasi risiko di lapangan.

“Yang bisa kita lakukan adalah menjaga agar tidak terjadi kecelakaan. Namun jika insiden terjadi, yang paling penting adalah kecepatan respon dan penanganan,” jelasnya.

Baca Juga:  5 Rekomendasi Buku Wajib Dibaca untuk Kenali Keindahan Kota Bandung Dulu dan Kini

Lebih lanjut, Farhan mengatakan, berbagai event tersebut merupakan bagian dari pengembangan sektor sport tourism yang tengah didorong oleh Pemerintah Kota Bandung. Sektor ini dinilai memiliki dampak ekonomi dan promosi kota yang signifikan.

“Baik event lari maupun euforia Persib, keduanya berada dalam kerangka sport tourism yang memberikan manfaat besar bagi kota,” ujarnya.

Ke depan, Pemkot Bandung berencana meningkatkan kualitas pengelolaan event, termasuk mendorong penyelenggaraan yang lebih terpusat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kota Bandung Muhammad Farhan Pemkot Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi gempa

Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini

Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali

pembunuhan

Cuma Gegara Rp600 Ribu? Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Kasus Handi di Sumedang

Terbongkar! Kakak Beradik Produksi Uang Palsu hingga Rp1 Miliar di Kabupaten Bandung

Jejak KM Arupadatu I Tak Kunjung Ditemukan, Pencarian Jurnalis di Selat Sunda Resmi Dihentikan

Lapas Sumedang

Over Kapasitas, Lapas Sukabumi Pindahkan 25 Napi ke Dua Daerah Ini

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.