Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

7 Motor Hilang! Forum RW Cipadung Wetan Tuntut Evaluasi Total Penyelenggara Tau Tau Festival dan Tritan Point

Rabu, 3 Juni 2026 22:52 WIB

Harta Fantastis Lodewyk Pusung: Eks Wakil Kepala BGN yang Kini Tersangka Korupsi

Rabu, 3 Juni 2026 21:01 WIB

Juni 2026 Penuh Cuti? Ini 2 Libur Nasional dan Peluang Long Weekend Panjang

Rabu, 3 Juni 2026 20:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 7 Motor Hilang! Forum RW Cipadung Wetan Tuntut Evaluasi Total Penyelenggara Tau Tau Festival dan Tritan Point
  • Harta Fantastis Lodewyk Pusung: Eks Wakil Kepala BGN yang Kini Tersangka Korupsi
  • Juni 2026 Penuh Cuti? Ini 2 Libur Nasional dan Peluang Long Weekend Panjang
  • Persib dalam Dilema, Bek Prancis Layvin Kurzawa Bisa Bertahan atau Hengkang?
  • Viral Pencarian ‘Video Rok Hijau Tosca di Dapur’, Warganet Buru Link Durasi Full
  • Bikin Mewek! Duduk Rapi di Dalam Bus, Tatapan Orangutan Ini Simpan Tragedi Memilukan
  • Skandal MBG Terkuak: Dadan Cs Diduga ‘Main Mata’, Raup Keuntungan Miliaran per Hari
  • Kasus Erwin Disetop, Kejari Bandung: Bisa Kami Buka Kembali Jika Ada Bukti Baru
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 4 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kota Bandung Kebanjiran Event, Pemkot Fokus pada Pengendalian dan Manfaat Sport Tourism

By Putra JuangSelasa, 26 Mei 2026 18:54 WIB2 Mins Read
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menilai, berbagai dinamika yang muncul dalam penyelenggaraan event besar seperti Bandung 10K dan pawai kemenangan Persib di Kota Bandung merupakan hal yang wajar, seiring tingginya antusiasme masyarakat dan banyaknya pengunjung yang datang ke kota Bandung.

Menurutnya, Kota Bandung justru menunjukkan kapasitasnya sebagai kota tujuan event dengan menerima berbagai kegiatan secara terbuka. Namun demikian, kondisi geografis kota yang relatif terbatas membuat kepadatan menjadi tantangan tersendiri.

“Bandung terasa sempit karena yang datang sangat banyak. Ini konsekuensi dari tingginya minat terhadap event di kota ini,” ujarnya saat wawancara di Hotel Aryaduta, Selasa (26/5/2026).

Farhan menjelaskan, pro dan kontra di masyarakat terhadap penyelenggaraan event merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Menurutnya, baik kegiatan olahraga seperti lari maupun perayaan spontan seperti pawai Persib, memiliki karakteristik dan tantangan masing-masing.

Baca Juga:  Warga Bandung Bisa Melintas Tanpa Berhenti di Flyover Pasupati saat Malam Tahun Baru

“Sepanjang bisa kita kendalikan dengan baik, semua event pada dasarnya memberikan manfaat,” katanya.

Dalam upaya pengendalian, Pemkot Bandung telah menetapkan sejumlah batasan, khususnya terkait dampak lalu lintas. Kemacetan akibat kegiatan diupayakan tidak berlangsung lebih dari satu jam, sementara penutupan jalan dibatasi maksimal dua jam sesuai koordinasi dengan pihak kepolisian.

Baca Juga:  Pecinta Produk Kulit Wajib Beli Kreasis UMKM Asal Bandung Ini

Khusus untuk perayaan Persib, Farhan mengakui, euforia masyarakat sering kali berlangsung spontan tanpa perencanaan formal. Oleh karena itu, pendekatan yang dilakukan lebih difokuskan pada upaya mitigasi risiko di lapangan.

“Yang bisa kita lakukan adalah menjaga agar tidak terjadi kecelakaan. Namun jika insiden terjadi, yang paling penting adalah kecepatan respon dan penanganan,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Luncurkan Gerakan Zero Waste di Sekolah untuk Pengelolaan Sampah

Lebih lanjut, Farhan mengatakan, berbagai event tersebut merupakan bagian dari pengembangan sektor sport tourism yang tengah didorong oleh Pemerintah Kota Bandung. Sektor ini dinilai memiliki dampak ekonomi dan promosi kota yang signifikan.

“Baik event lari maupun euforia Persib, keduanya berada dalam kerangka sport tourism yang memberikan manfaat besar bagi kota,” ujarnya.

Ke depan, Pemkot Bandung berencana meningkatkan kualitas pengelolaan event, termasuk mendorong penyelenggaraan yang lebih terpusat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

event Kota Bandung Muhammad Farhan Pemkot Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

7 Motor Hilang! Forum RW Cipadung Wetan Tuntut Evaluasi Total Penyelenggara Tau Tau Festival dan Tritan Point

Harta Fantastis Lodewyk Pusung: Eks Wakil Kepala BGN yang Kini Tersangka Korupsi

Bikin Mewek! Duduk Rapi di Dalam Bus, Tatapan Orangutan Ini Simpan Tragedi Memilukan

Skandal MBG Terkuak: Dadan Cs Diduga ‘Main Mata’, Raup Keuntungan Miliaran per Hari

Kasus Erwin Disetop, Kejari Bandung: Bisa Kami Buka Kembali Jika Ada Bukti Baru

Kejari Hentikan Penyidikan Kasus Wakil Wali Kota Bandung Erwin, Ini Alasannya

Terpopuler
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Nama Vell Mendadak Trending Lagi, Benarkah Ada Video Viral Berdurasi 10 Menit?
  • Rok Hijau Tosca Viral Gegerkan TikTok, Link Asli Bikin Penasaran Warganet
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.