Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Usai Keluhan Lapangan Padel, Pemkot Bandung Siapkan Aturan Jam Operasional Tempat Usaha

Senin, 3 Agustus 2026 14:10 WIB

Farhan Ingatkan Pengusaha: Jangan Cuma Legal, Harus Bangun Hubungan Baik dengan Warga

Senin, 3 Agustus 2026 13:48 WIB

Indonesia vs Vietnam Piala AFF 2026: Herdman Akui The Golden Star Jadi Ujian Terberat Garuda

Senin, 3 Agustus 2026 13:28 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Usai Keluhan Lapangan Padel, Pemkot Bandung Siapkan Aturan Jam Operasional Tempat Usaha
  • Farhan Ingatkan Pengusaha: Jangan Cuma Legal, Harus Bangun Hubungan Baik dengan Warga
  • Indonesia vs Vietnam Piala AFF 2026: Herdman Akui The Golden Star Jadi Ujian Terberat Garuda
  • Ditutup Sejak Awal 2026, Alun-alun Bandung Kembali Sambut Warga Jelang 17 Agustus
  • Alih Fungsi Futsal Jadi Padel Wajib Ubah Izin, Pemkot Bandung: Standar Bangunannya Berbeda
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Mariano Peralta Batal Debut di Persib vs Persija, Igor Tolic Ungkap Kondisi Sebenarnya
  • Perizinan Padel Disorot Usai Kasus Penebangan Pohon, Pemkot Bandung Tegaskan Denda Rp10 Juta dan 100 Pohon Pengganti
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 3 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kota Bandung Kebanjiran Event, Pemkot Fokus pada Pengendalian dan Manfaat Sport Tourism

By Putra JuangSelasa, 26 Mei 2026 18:54 WIB2 Mins Read
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menilai, berbagai dinamika yang muncul dalam penyelenggaraan event besar seperti Bandung 10K dan pawai kemenangan Persib di Kota Bandung merupakan hal yang wajar, seiring tingginya antusiasme masyarakat dan banyaknya pengunjung yang datang ke kota Bandung.

Menurutnya, Kota Bandung justru menunjukkan kapasitasnya sebagai kota tujuan event dengan menerima berbagai kegiatan secara terbuka. Namun demikian, kondisi geografis kota yang relatif terbatas membuat kepadatan menjadi tantangan tersendiri.

“Bandung terasa sempit karena yang datang sangat banyak. Ini konsekuensi dari tingginya minat terhadap event di kota ini,” ujarnya saat wawancara di Hotel Aryaduta, Selasa (26/5/2026).

Farhan menjelaskan, pro dan kontra di masyarakat terhadap penyelenggaraan event merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Menurutnya, baik kegiatan olahraga seperti lari maupun perayaan spontan seperti pawai Persib, memiliki karakteristik dan tantangan masing-masing.

“Sepanjang bisa kita kendalikan dengan baik, semua event pada dasarnya memberikan manfaat,” katanya.

Dalam upaya pengendalian, Pemkot Bandung telah menetapkan sejumlah batasan, khususnya terkait dampak lalu lintas. Kemacetan akibat kegiatan diupayakan tidak berlangsung lebih dari satu jam, sementara penutupan jalan dibatasi maksimal dua jam sesuai koordinasi dengan pihak kepolisian.

Khusus untuk perayaan Persib, Farhan mengakui, euforia masyarakat sering kali berlangsung spontan tanpa perencanaan formal. Oleh karena itu, pendekatan yang dilakukan lebih difokuskan pada upaya mitigasi risiko di lapangan.

“Yang bisa kita lakukan adalah menjaga agar tidak terjadi kecelakaan. Namun jika insiden terjadi, yang paling penting adalah kecepatan respon dan penanganan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Farhan mengatakan, berbagai event tersebut merupakan bagian dari pengembangan sektor sport tourism yang tengah didorong oleh Pemerintah Kota Bandung. Sektor ini dinilai memiliki dampak ekonomi dan promosi kota yang signifikan.

“Baik event lari maupun euforia Persib, keduanya berada dalam kerangka sport tourism yang memberikan manfaat besar bagi kota,” ujarnya.

Ke depan, Pemkot Bandung berencana meningkatkan kualitas pengelolaan event, termasuk mendorong penyelenggaraan yang lebih terpusat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

event Kota Bandung Muhammad Farhan Pemkot Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Usai Keluhan Lapangan Padel, Pemkot Bandung Siapkan Aturan Jam Operasional Tempat Usaha

Farhan Ingatkan Pengusaha: Jangan Cuma Legal, Harus Bangun Hubungan Baik dengan Warga

Ditutup Sejak Awal 2026, Alun-alun Bandung Kembali Sambut Warga Jelang 17 Agustus

Alih Fungsi Futsal Jadi Padel Wajib Ubah Izin, Pemkot Bandung: Standar Bangunannya Berbeda

Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional

Perizinan Padel Disorot Usai Kasus Penebangan Pohon, Pemkot Bandung Tegaskan Denda Rp10 Juta dan 100 Pohon Pengganti

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Kisah Pilu Om Maxim: Jadi Ayah Sekaligus Ibu Balita 1 Tahun, Intip Momen CCTV yang Bikin Mewek!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
  • 10 Pohon Ditebang di Cihapit, Farhan Murka dan Ancam Pidanakan Pelaku
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.