Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Update Kode Redeem Free Fire Terbaru 30 Mei 2026: Klaim Hadiah Langka Sekarang!

Sabtu, 30 Mei 2026 06:00 WIB
Bansos

Resmi Berjalan! Penyaluran PKH BPNT Mei 2026 Bikin Warga Cek NIK KTP

Sabtu, 30 Mei 2026 05:00 WIB

Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok

Sabtu, 30 Mei 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Update Kode Redeem Free Fire Terbaru 30 Mei 2026: Klaim Hadiah Langka Sekarang!
  • Resmi Berjalan! Penyaluran PKH BPNT Mei 2026 Bikin Warga Cek NIK KTP
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
  • Resmi! Jadwal PKH 2026 Sudah Terungkap, Ini Cara Cek Lewat HP
  • Puaskan Lidah di Purwakarta: 3 Destinasi Kuliner Legendaris yang Wajib Disambangi
  • Hidden Gem Baru di Bogor: Menemukan Ketenangan di Lereng Gunung Salak
  • Anti-Ribet! 3 Rekomendasi Wisata Ramah Keluarga di Cimahi & Bandung Barat Gratis
  • Rumor Transfer Persib Bandung: Siapkan Rp20 Miliar demi Bintang Eropa!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 30 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

KPA Jabar: Lonjakan Kasus HIV Didominasi Hubungan Sesama Jenis Pria

By Aga GustianaSenin, 28 Juli 2025 10:34 WIB2 Mins Read
Ilustrasi HIV
Kasus HIV. (Foto: Gerd Altmann dari Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Jawa Barat menyampaikan bahwa peningkatan jumlah kasus HIV/AIDS di wilayah tersebut sebagian besar disebabkan oleh hubungan sesama jenis, khususnya antar laki-laki.

Pernyataan ini disampaikan oleh Landry Kusmono, Pengelola Program KPA Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 28 Juli 2025. Ia menjelaskan, data tersebut diperoleh dari laporan layanan kesehatan yang menerima pengakuan langsung dari pasien mengenai riwayat penularan.

“Kalau laki sama laki-laki itu lebih banyak memang. Pengakuan teman-teman itu yang mengakui di layanan bahwa mereka berhubungan seks dengan laki-laki lainnya,” terang Landry.

Sementara itu, untuk kategori perempuan dengan orientasi sesama jenis, hingga kini belum ditemukan pengakuan yang menyatakan bahwa penularan terjadi melalui hubungan seksual dengan sesama perempuan.

Baca Juga:  RSUD Cibabat Dievaluasi Usai Dugaan Penelantaran Pasien BPJS

“Kalau perempuan sama perempuan itu belum ada yang mengakui di layanan bahwa mereka terkena dari hubungan seksual sesama jenis perempuan,” jelasnya.

Landry juga menyoroti lonjakan signifikan dalam jumlah kasus HIV di Jawa Barat selama lima tahun terakhir. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, tercatat 10.239 kasus baru sepanjang tahun 2024, naik dua kali lipat dibandingkan tahun 2020.

Baca Juga:  HIV Meningkat di Kalangan Remaja Jabar, Seks Pertama Usia 13 Tahun

“Di tahun 2020 itu hanya 5.666. Nah, di tahun 2024 itu angka kasusnya menjadi 10.239. Jadi ada peningkatan 100 persen, temuan kasus barunya begitu,” ungkap dia.

Ia menegaskan bahwa mayoritas penularan HIV berasal dari aktivitas seksual berisiko, bukan dari penggunaan jarum suntik atau faktor lainnya.

“Ya, 80 persen dari hubungan seksual, Kang,” cetus Landry.

Dalam penjelasannya, ia juga memaparkan bahwa kelompok usia produktif menjadi yang paling rentan terhadap penyebaran virus ini. Pada tahun 2024, sebanyak 63 persen kasus tercatat pada rentang usia 25 hingga 49 tahun, setara dengan sekitar 6.000 orang.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tegaskan RS Welas Asih Milik Pemprov Jabar: Dibiayai APBD, Bukan Dana Umat!

“Kemudian 20 persennya itu di usia 20 sampai 24 tahun, itu sekitar 2.164 orang. Di atas 50 tahun 8 persen, dan usia 15–19 tahun sekitar 6,2 persen atau 600-an kasus,” tuturnya.

Situasi ini menjadi perhatian serius bagi KPA dan instansi terkait, mengingat penyebaran HIV semakin menyasar kelompok muda dan dewasa produktif. Edukasi dan layanan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan dinilai penting untuk menekan angka penyebaran di masa mendatang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Edukasi HIV HIV 2025 HIV Jabar hubungan sesama jenis Kasus HIV Indonesia Kesehatan Jawa Barat KPA Jawa Barat Landry Kusmono
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Resmi Berjalan! Penyaluran PKH BPNT Mei 2026 Bikin Warga Cek NIK KTP

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Resmi! Jadwal PKH 2026 Sudah Terungkap, Ini Cara Cek Lewat HP

Duka Haji 2026! Dua Jamaah Tasikmalaya Wafat di Tanah Suci

sapi

Sapi Kurban Prabowo Bikin Melongo: Niat Berbagi atau ‘Pencitraan’ Pakai Uang Pajak?

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

PKH BPNT 2026 Mulai Cair, Nama Anda Masih Terdaftar? Cek di Sini

Bus dari Cicaheum Mulai Beroperasi di Leuwipanjang, Penumpang Mengaku Lebih Nyaman

Terpopuler
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Viral Video ‘3 vs 1’ TKW Taiwan: Jebakan Link Phishing di Balik Konten Sensasional
  • Video Viral TKW Taiwan ‘3 vs 1’ Heboh di Medsos, Ini Fakta dan Klarifikasinya
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • Dicap Sensasional! Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Viral, Netizen Ramai Cari Link Aslinya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.