Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Struktur batu megalitikum di situs Gunung Padang Cianjur

Bukan Sekadar Kota Santri: Menelusuri Pesona Tersembunyi di Cianjur yang Bikin Betah

Jumat, 29 Mei 2026 02:00 WIB
Tebing Keraton

Lebih dari Sekadar Bandung: Menyingkap Keindahan “Swiss van Java” di Bandung Barat

Jumat, 29 Mei 2026 01:00 WIB

Link Video Viral Link TKW Taiwan: Mengapa Mengklik Tautan Sembarangan Bisa Berisiko bagi Data Pribadi Anda

Kamis, 28 Mei 2026 21:25 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Sekadar Kota Santri: Menelusuri Pesona Tersembunyi di Cianjur yang Bikin Betah
  • Lebih dari Sekadar Bandung: Menyingkap Keindahan “Swiss van Java” di Bandung Barat
  • Link Video Viral Link TKW Taiwan: Mengapa Mengklik Tautan Sembarangan Bisa Berisiko bagi Data Pribadi Anda
  • Panduan Lengkap: Cara Daftar Akun Aplikasi Cek Bansos PKH-BPNT Mei 2026 via HP
  • Video Rok Hijau Viral di TikTok dan X, Pakar Ingatkan Bahaya Link Palsu
  • Persib hingga JDT Masuk Daftar, Piala Presiden 2026 Jadi Turnamen Elite
  • Miris! Anak Program Bayi Tabung Diduga Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung
  • Update Penyaluran Bansos Mei 2026: Daftar Penerima Baru PKH dan BPNT Tahap 2 Telah Ditetapkan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 29 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Krisis di JDT! Tiga Pemain Naturalisasi Dihukum FIFA, Xisco Munoz Harus Bangun Tim dari Nol

By Aga GustianaJumat, 31 Oktober 2025 08:50 WIB2 Mins Read
Pemain Timnas Malaysia
Pemain Timnas Malaysia. (Foto: Dok FAM)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pelatih Johor Darul Ta’zim (JDT), Xisco Munoz, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah tiga pemain andalannya dijatuhi sanksi oleh FIFA. Tiga nama tersebut—Joao Figueiredo, Hector Hevel, dan Jon Irazabal—dinyatakan melanggar aturan terkait dugaan pemalsuan dokumen kewarganegaraan dan harus menjalani larangan bermain selama satu tahun.

Dalam wawancaranya bersama Stadium Astro, Munoz menuturkan betapa besar peran ketiganya dalam sistem permainan JDT. Ia bahkan menyebut bahwa setiap hari dirinya merindukan kehadiran mereka di lapangan latihan.

“Mereka adalah bagian penting dari proyek kami sejak awal. Saya benar-benar merindukan mereka setiap hari. Mereka membantu membangun tim ini menjadi seperti sekarang,” ujar Munoz dengan nada emosional.

Baca Juga: Upaya Banding FAM Gagal? FIFA Ungkap Fakta Pemalsuan Dokumen Naturalisasi, Posisi Malaysia Terancam

Baca Juga:  FIFA Tak Beri Ampun! 7 Timnas Malaysia Dihukum Larangan Main 12 Bulan

Meski berat, pelatih asal Spanyol itu menegaskan tim harus tetap profesional dan fokus menghadapi situasi yang ada.

“Kita tidak bisa larut dalam emosi. Sekarang saatnya bekerja keras dengan pemain yang tersedia dan terus bergerak ke depan,” tambahnya.

Dampak Besar bagi JDT dan Sepak Bola Malaysia

Kehilangan tiga pemain naturalisasi tersebut membuat performa The Southern Tigers menurun drastis. Dalam tiga pertandingan fase grup AFC Champions League Elite, JDT hanya mampu mengumpulkan satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Situasi ini bukan hanya merugikan klub, tapi juga berdampak pada reputasi sepak bola Malaysia di kancah Asia.

Baca Juga:  Belum Reda Skandal Naturalisasi, Bos FIFA Bikin Kejutan ke Malaysia!

Sebelumnya, pemilik JDT Tunku Ismail Sultan Ibrahim sudah mengakui bahwa sanksi dari FIFA sulit dihindari. Namun, ia tetap berharap agar hukuman tersebut bisa diringankan. Selain trio JDT, empat pemain naturalisasi Malaysia lainnya—Rodrigo Holgado, Facundo Garces, Imanol Machuca, dan Gabriel Palmero—juga terkena imbas yang sama.

Baca Juga: FIFA Bongkar Bukti FAM Palsukan Dokumen, Facundo Garces Bukan Keturunan Malaysia!

Baca Juga:  Ketum PSSI Apresiasi Peningkatan Peringkat Timnas Indonesia dari 142 Jadi 134

Menanti Putusan Akhir FIFA

Kasus dugaan pemalsuan dokumen ini kini memasuki tahap akhir. FIFA dijadwalkan akan mengumumkan keputusan final pada 30 Oktober 2025. Jika larangan bermain 12 bulan tetap diberlakukan, JDT dan Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dipastikan berada dalam posisi sulit, baik secara kompetitif maupun finansial.

Walau situasi kian menekan, Munoz berupaya menjaga semangat tim tetap menyala. Ia berharap hasil keputusan nanti tidak terlalu berat dan para pemainnya bisa segera kembali memperkuat skuad.

“Saya hanya berharap mereka bisa kembali. Tim ini tidak akan sama tanpa mereka,” tutup Munoz.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

FIFA Liga Malaysia Pemain Naturalisasi Malaysia T Xisco Munoz
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Persib hingga JDT Masuk Daftar, Piala Presiden 2026 Jadi Turnamen Elite

Wakil Indonesia Menggila! Alwi Farhan Kalahkan Nomor 1 Dunia Shi Yu Qi

Crystal Palace Juara Eropa! Oliver Glasner Tutup Era dengan Gelar Bersejarah

Update Jadwal Piala Dunia 2026: Pembagian Grup, Stadion, dan Tanggal Pertandingan Lengkap

Liga Indonesia 2026/2027 Resmi Disiapkan, Ada League Cup yang Bikin Kompetisi Makin Panas!

Sampai Jumpa di Final: Paris Saint-Germain akan Bertarung Memperebutkan Gelar Liga Champions untuk Kedua Kalinya Berturut-turut!

Terpopuler
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Viral Video ‘3 vs 1’ TKW Taiwan: Jebakan Link Phishing di Balik Konten Sensasional
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • Bandung Siap-siap Macet Total! Ini Skema Pengalihan Jalan dan Rute Konvoi Juara Persib
  • Dicap Sensasional! Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Viral, Netizen Ramai Cari Link Aslinya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.