Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat

Minggu, 9 Agustus 2026 15:20 WIB

Kronologi Mengerikan Mutilasi di Depok: Cekcok Berujung Penusukan hingga Jasad Dipotong

Minggu, 9 Agustus 2026 14:35 WIB

Rambut Gondrong Tak Dilarang, Prestasi Justru Gemilang! Ada Apa dengan SMA De Britto?

Minggu, 9 Agustus 2026 14:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • Kronologi Mengerikan Mutilasi di Depok: Cekcok Berujung Penusukan hingga Jasad Dipotong
  • Rambut Gondrong Tak Dilarang, Prestasi Justru Gemilang! Ada Apa dengan SMA De Britto?
  • Bansos Agustus 2026 Cair Bertahap, Simak Nominal PKH dan BPNT serta Cara Ceknya
  • Persib Bandung Over Kuota Pemain Asing, 1 Pemain Terancam Tak Masuk Liga
  • Indonesia Tak Bisa Saksikan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Ini Alasannya
  • Indonesia vs Filipina SEA V Cup 2026: Penentu Runner-up, Cek Jadwal dan Live Streaming
  • Kode Redeem FF Terbaru 9 Agustus 2026 Masih Aktif, Ada Skin M1887 dan Diamond
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 9 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kronologi Mengerikan Mutilasi di Depok: Cekcok Berujung Penusukan hingga Jasad Dipotong

By SusanaMinggu, 9 Agustus 2026 14:35 WIB3 Mins Read
Pelaku mutilasi Depok. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polda Metro Jaya mengungkap pemicu pembunuhan disertai mutilasi terhadap pria berinisial K (51) di Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat.

Polisi menyebut korban diduga dibunuh oleh tersangka Saepul (26) setelah keduanya terlibat cekcok di kontrakan tersangka pada 23 Juli 2026.

Katimsus 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono, mengatakan cekcok tersebut bermula ketika tersangka diduga berupaya menjalin hubungan dengan korban.

Menurut polisi, korban menolak dan kemudian menampar tersangka.

“Awal cekcok mulai terjadi bahwasanya memang dari hasil pendalaman kami bahwasanya pelaku ada intrik penyuka sesama jenis,” kata Breggy dalam keterangannya, Minggu (9/8/2026).

Breggy menjelaskan, setelah itu tersangka diduga berusaha melakukan hubungan dengan korban. Namun, korban disebut tidak menerima tindakan tersebut hingga akhirnya terjadi pertengkaran.

“Kemudian korban tidak terima akhirnya menampar pipi dari pelaku,” ujarnya.

Tersangka Ambil Pisau dan Tusuk Korban

Percekcokan antara Saepul dan korban kemudian semakin memanas. Polisi menduga tersangka mengambil pisau dan menusuk korban.

“Dari situ mulai cekcok, akhirnya sampai pelaku mengambil pisau untuk menusuk korban,” kata Breggy.

Pembunuhan tersebut terjadi di kontrakan Saepul di kawasan Cipayung, Depok, pada sore hari 23 Juli 2026.

Setelah menusuk korban, tersangka disebut sempat membiarkan korban dalam kondisi sekarat. Polisi menduga Saepul kemudian menunggu hingga korban tidak lagi bernyawa.

Setelah korban meninggal dunia, tersangka diduga memutilasi jasad korban sekitar pukul 16.00 WIB.

Potongan Jasad Korban Dibuang Bertahap

Polisi mengungkap terdapat jeda sekitar 3,5 jam sebelum potongan tubuh korban mulai dibuang.

Breggy mengatakan potongan pertama jasad korban dibuang sekitar pukul 18.30 WIB. Selanjutnya, potongan kedua berupa bagian kaki dibuang sekitar pukul 19.00 WIB.

“Ada jeda 3,5 jam sebelum akhirnya pelaku membuang potongan pertama jasad korban pada pukul 18.30 WIB, kemudian potongan kedua bagian kaki dibuang pada pukul 19.00 WIB,” ujar Breggy.

Polisi Dalami Motif Lain

Selain mengungkap pemicu cekcok, polisi masih mendalami motif lain dalam kasus pembunuhan dan mutilasi tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Saepul disebut mengenal korban melalui media sosial. Polisi menduga tersangka juga sempat mengincar korban setelah melihat foto korban sedang mengendarai sepeda motor Honda PCX berwarna hitam.

“Untuk motif dari hasil pendalaman penyelidikan, setelah berkenalan dengan korban, pelaku melihat salah satu foto korban itu menggunakan motor Honda PCX warna hitam,” kata Breggy.

Polisi masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa yang melatarbelakangi pembunuhan dan mutilasi tersebut.

Penyidik juga masih mengusut motif tersangka serta hubungan antara Saepul dan korban sebelum peristiwa pembunuhan terjadi.

Polisi memastikan penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap secara utuh kasus pembunuhan mutilasi di Cipayung, Depok, tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kasus mutilasi Depok mutilasi Cipayung pembunuhan di Depok pembunuhan mutilasi Depok Polda Metro Jaya Saepul
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat

Rambut Gondrong Tak Dilarang, Prestasi Justru Gemilang! Ada Apa dengan SMA De Britto?

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Agustus 2026 Cair Bertahap, Simak Nominal PKH dan BPNT serta Cara Ceknya

Indonesia Tak Bisa Saksikan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Ini Alasannya

Kabar Baik! 90 Motor Barang Bukti Curanmor di Polresta Bandung Segera Dikembalikan ke Pemilik

Geger Kasus Anak ODGJ Bunuh Ibu Kandung di Kuningan, Jasad Korban Dievakuasi dari Sumur

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.