Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Duh! Rekor Indonesia vs Thailand di Final Bikin Cemas, Garuda Kini Bertekad Balas Dendam

Senin, 5 Oktober 2026 12:34 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 2026 Cair Oktober-Desember, Begini Cara Cek Lewat HP

Senin, 5 Oktober 2026 12:06 WIB

Teja Paku Alam Dukung Penuh Timnas Indonesia, Singgung Beratnya Lawan Thailand

Senin, 5 Oktober 2026 11:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Duh! Rekor Indonesia vs Thailand di Final Bikin Cemas, Garuda Kini Bertekad Balas Dendam
  • Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 2026 Cair Oktober-Desember, Begini Cara Cek Lewat HP
  • Teja Paku Alam Dukung Penuh Timnas Indonesia, Singgung Beratnya Lawan Thailand
  • Diduga Sopir Mabuk, Honda City Terjun ke Parit di Bulevar Raya Summarecon Bandung
  • Traffic Light Mati, Dishub Pasang CCTV dan Bandung Targetkan Pulih 1–2 Minggu
  • Detik-Detik Pekerja Tertimbun Tanah dan Batu saat Perbaiki Kirmir Sungai Cijalupang
  • 4 Assist Lawan Bangladesh, Ole Romeny Malah Diragukan Main di Final Indonesia vs Thailand
  • Jelang Duel Port FC vs Persib, Maung Bandung Kehilangan Banyak Pemain! Ini Daftarnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 5 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kronologi Mengerikan Mutilasi di Depok: Cekcok Berujung Penusukan hingga Jasad Dipotong

By SusanaMinggu, 9 Agustus 2026 14:35 WIB3 Mins Read
Pelaku mutilasi Depok. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polda Metro Jaya mengungkap pemicu pembunuhan disertai mutilasi terhadap pria berinisial K (51) di Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat.

Polisi menyebut korban diduga dibunuh oleh tersangka Saepul (26) setelah keduanya terlibat cekcok di kontrakan tersangka pada 23 Juli 2026.

Katimsus 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono, mengatakan cekcok tersebut bermula ketika tersangka diduga berupaya menjalin hubungan dengan korban.

Menurut polisi, korban menolak dan kemudian menampar tersangka.

“Awal cekcok mulai terjadi bahwasanya memang dari hasil pendalaman kami bahwasanya pelaku ada intrik penyuka sesama jenis,” kata Breggy dalam keterangannya, Minggu (9/8/2026).

Breggy menjelaskan, setelah itu tersangka diduga berusaha melakukan hubungan dengan korban. Namun, korban disebut tidak menerima tindakan tersebut hingga akhirnya terjadi pertengkaran.

Baca Juga:  Pelarian Gagal Total! Tersangka Pembunuhan Cucu Mpok Nori Diciduk di Bus Lintas Provinsi

“Kemudian korban tidak terima akhirnya menampar pipi dari pelaku,” ujarnya.

Tersangka Ambil Pisau dan Tusuk Korban

Percekcokan antara Saepul dan korban kemudian semakin memanas. Polisi menduga tersangka mengambil pisau dan menusuk korban.

“Dari situ mulai cekcok, akhirnya sampai pelaku mengambil pisau untuk menusuk korban,” kata Breggy.

Pembunuhan tersebut terjadi di kontrakan Saepul di kawasan Cipayung, Depok, pada sore hari 23 Juli 2026.

Setelah menusuk korban, tersangka disebut sempat membiarkan korban dalam kondisi sekarat. Polisi menduga Saepul kemudian menunggu hingga korban tidak lagi bernyawa.

Baca Juga:  Heboh! Bjorka Klaim Masih Bebas, Lalu Siapa Sebenarnya Sosok yang Ditangkap Polisi?

Setelah korban meninggal dunia, tersangka diduga memutilasi jasad korban sekitar pukul 16.00 WIB.

Potongan Jasad Korban Dibuang Bertahap

Polisi mengungkap terdapat jeda sekitar 3,5 jam sebelum potongan tubuh korban mulai dibuang.

Breggy mengatakan potongan pertama jasad korban dibuang sekitar pukul 18.30 WIB. Selanjutnya, potongan kedua berupa bagian kaki dibuang sekitar pukul 19.00 WIB.

“Ada jeda 3,5 jam sebelum akhirnya pelaku membuang potongan pertama jasad korban pada pukul 18.30 WIB, kemudian potongan kedua bagian kaki dibuang pada pukul 19.00 WIB,” ujar Breggy.

Polisi Dalami Motif Lain

Selain mengungkap pemicu cekcok, polisi masih mendalami motif lain dalam kasus pembunuhan dan mutilasi tersebut.

Baca Juga:  Update Kasus Sekolah Bisnis Abal-abal 'GKM IBS', Polisi Pasang Plang Pengumuman Penyidikan

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Saepul disebut mengenal korban melalui media sosial. Polisi menduga tersangka juga sempat mengincar korban setelah melihat foto korban sedang mengendarai sepeda motor Honda PCX berwarna hitam.

“Untuk motif dari hasil pendalaman penyelidikan, setelah berkenalan dengan korban, pelaku melihat salah satu foto korban itu menggunakan motor Honda PCX warna hitam,” kata Breggy.

Polisi masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa yang melatarbelakangi pembunuhan dan mutilasi tersebut.

Penyidik juga masih mengusut motif tersangka serta hubungan antara Saepul dan korban sebelum peristiwa pembunuhan terjadi.

Polisi memastikan penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap secara utuh kasus pembunuhan mutilasi di Cipayung, Depok, tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Polda Metro Jaya
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 2026 Cair Oktober-Desember, Begini Cara Cek Lewat HP

Diduga Sopir Mabuk, Honda City Terjun ke Parit di Bulevar Raya Summarecon Bandung

Traffic Light Mati, Dishub Pasang CCTV dan Bandung Targetkan Pulih 1–2 Minggu

Sungai Cikapundung

Detik-Detik Pekerja Tertimbun Tanah dan Batu saat Perbaiki Kirmir Sungai Cijalupang

Detik-detik Mencekam Kebakaran Ponpes di Cirebon, Warga dan Santri Bahu-membahu Padamkan Api Pakai Ember

Ambisi Digital Rp3,5 T vs Keadilan Ekologis: Sisi Gelap Proyek AI Data Center Jatiluhur

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.