Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Api Kepung 5 Titik Lahan di Sindanggalih Sumedang, Warga Mulai Waspada

Rabu, 16 September 2026 18:40 WIB
Pencabulan

Skandal Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi: Polisi Tetapkan Sekdis Dishub Sebagai Tersangka

Rabu, 16 September 2026 18:28 WIB

Kejutan di Tengah Persiapan Persib! Oh In-kyun Muncul, FC Seoul Langsung Dibongkar

Rabu, 16 September 2026 16:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Api Kepung 5 Titik Lahan di Sindanggalih Sumedang, Warga Mulai Waspada
  • Skandal Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi: Polisi Tetapkan Sekdis Dishub Sebagai Tersangka
  • Kejutan di Tengah Persiapan Persib! Oh In-kyun Muncul, FC Seoul Langsung Dibongkar
  • 82 Bangunan Berdiri di Area Pemakaman Pandu, Pemkot Bandung Mulai Siapkan Penertiban
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
  • Korban Ledakan Gas Mandalajati Meninggal, Walikota: Kami Sangat Berduka
  • Babi Hutan Nyasar ke Puskesmas di Cianjur, Bikin Warga dan Pasien Panik
  • Lahan Kebakaran Cihanja Bandung Disegel, Farhan Curigai Ada Transaksi Sampah dari Luar Kota
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lemhannas Kritik Kebijakan Dedi Mulyadi: Barak Militer Bukan Tempat Rehabilitasi

By SusanaSelasa, 20 Mei 2025 19:00 WIB2 Mins Read
Gubernur Lemhanas, Ace Hasan Syadzily. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Ace Hasan Syadzily menilai pendekatan militeristik bukan satu-satunya solusi untuk menangani anak-anak yang dianggap berperilaku menyimpang.

Hal itu ia sampaikan menanggapi kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang mengirim anak-anak ‘nakal’ ke barak militer.

“Masalah perilaku anak-anak tidak serta-merta bisa diselesaikan dengan pendidikan ala militer,” ujar Ace di Kantor Lemhannas, Jakarta, Selasa (20/5/2025).

Menurut Ace, pendidikan militer idealnya diberikan kepada individu-individu terbaik yang memiliki kesiapan mental dan fisik, bukan sebagai ‘tempat rehabilitasi’ bagi anak bermasalah. Ia khawatir hal ini menimbulkan stigma negatif terhadap pendidikan militer itu sendiri.

Baca Juga:  Polisi Periksa 11 Saksi Terkait Tragedi di Pernikahan Anak Dedi Mulyadi dan Wabup Garut

“Jangan sampai ada anggapan bahwa barak militer adalah tempat pembuangan anak-anak nakal,” tambahnya.

Ace menekankan pentingnya pendekatan yang lebih menyeluruh dalam menangani anak-anak yang menghadapi masalah perilaku. Ia menilai, solusi terbaik adalah dengan memahami latar belakang dan akar masalah yang dihadapi anak tersebut.

Baca Juga:  Atasi Pengangguran di Jabar, Dedi Mulyadi Komitmen Berantas Percaloan Tenaga Kerja

“Kita harus melihat kasus-kasus ini secara menyeluruh, jangan terburu-buru mengambil pendekatan militer sebagai jalan keluar utama,” ucap Ace.

Ia menambahkan bahwa pendidikan untuk anak-anak harus mempertimbangkan berbagai faktor perkembangan, baik secara emosional, intelektual, maupun spiritual. Menurutnya, lingkungan sekitar juga memainkan peran besar dalam membentuk karakter anak.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Bersama Ribuan Warga Jabar Salat Idul Fitri di Lapangan Gasibu Bandung

“Pendekatan kepada anak-anak yang bermasalah sebaiknya dilakukan secara holistik, tidak hanya fokus pada fisik semata, tetapi harus dari aspek pembinaan jangka panjang,” tegasnya.

Ace berharap kebijakan-kebijakan yang menyangkut masa depan anak-anak harus benar-benar dikaji dari banyak sisi, agar tidak menimbulkan dampak negatif yang justru memperburuk kondisi anak tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ace Hasan Syadzily Dedi Mulyadi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Api Kepung 5 Titik Lahan di Sindanggalih Sumedang, Warga Mulai Waspada

Pencabulan

Skandal Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi: Polisi Tetapkan Sekdis Dishub Sebagai Tersangka

82 Bangunan Berdiri di Area Pemakaman Pandu, Pemkot Bandung Mulai Siapkan Penertiban

Korban Ledakan Gas Mandalajati Meninggal, Walikota: Kami Sangat Berduka

Babi Hutan Nyasar ke Puskesmas di Cianjur, Bikin Warga dan Pasien Panik

Lahan Kebakaran Cihanja Bandung Disegel, Farhan Curigai Ada Transaksi Sampah dari Luar Kota

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.