Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kekerasan di Sepak Bola Jadi Sorotan, I.League Dorong Hukuman Berat hingga Pengurangan Poin

Jumat, 16 Oktober 2026 12:14 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual Libatkan Dosen, Satgas P2KS UIN Bandung Buka Suara

Jumat, 16 Oktober 2026 11:43 WIB

Usai Kalahkan Viettel, Persib Langsung Dihadapkan 4 Pertandingan hingga Akhir Oktober

Jumat, 16 Oktober 2026 11:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kekerasan di Sepak Bola Jadi Sorotan, I.League Dorong Hukuman Berat hingga Pengurangan Poin
  • Dugaan Kekerasan Seksual Libatkan Dosen, Satgas P2KS UIN Bandung Buka Suara
  • Usai Kalahkan Viettel, Persib Langsung Dihadapkan 4 Pertandingan hingga Akhir Oktober
  • Perempuan Tertemper Feeder Whoosh di Jalan Cucukang II, Begini Kronologinya
  • Liga Sepak Bola Putri Indonesia Kembali Bergulir, Ini Jadwal dan Daftar 6 Peserta IWL
  • 5 Bebek Goreng Enak di Bandung: Daging Empuk, Bumbu Meresap, Sambalnya Bikin Nagih!
  • Geger! ASN Pemkot Bandung Dipecat karena Asusila, Salah Satunya Diduga Hamili Siswi Magang
  • Mati Suri 3 Kali Mendadak Jenius? Kisah Ullang Manusia Kalkulator Asal Makassar!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 16 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Majunya Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta Jadi Keuntungan untuk Gerindra dan Dedi Mulyadi

By Putra JuangRabu, 5 Juni 2024 11:01 WIB3 Mins Read
Prabowo Subianto dan Dedi Mulyadi
Prabowo Subianto dan Dedi Mulyadi (Instagram @dedimulyadi71)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rekomendasi yang dikeluarkan Partai Gerindra terhadap Ridwan Kamil untuk maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta secara tidak langsung menguntungkan bagi Dedi Mulyadi.

Pasalnya, Demi Mulyadi yang senter dikabarkan akan maju pada Pilgub Jabar itu merupakan pesaing terkuat Ridwan Kamil berdasarkan hasil beberapa survei.

“Ya kalau secara elektoral yang diuntungkan justru Partai Gerindra dengan figurnya Kang Demul karena sejauh ini dari survei memang kompetitor terkuat untuk berhadapan dengan RK itu Kang Demul,” ucap Pengamat Politik Unpad, Firman Manan saat dihubungi, Rabu (5/6/2024).

Firman menilai, jika Ridwan Kamil pada akhirnya memutuskan untuk maju di Pilgub Jakarta, maka Partai Gerindra dan Dedi Mulyadi yang akan mendapatkan keuntungan di Pilgub Jabar.

“Karena mau bagaimanapun Partai Gerindra itu kan pemenang pemilu untuk kursi DPRD, jadi kalau ditanya siapa yang kemudian mendapatkan keuntungan ya saya pikir adalah utamanya Kang Demul,” ungkapnya.

Baca Juga:  Jaga Pesta Demokrasi, KPU Jabar Gelar Deklarasi Kampanye Damai Pilkada 2024

Bahkan, beberapa kader dari partai lain yang hendak maju ke Pilgub Jabar juga turut mendapatkan keuntungan yang sama. Karena Ridwan Kamil merupakan sosok petahana dan dinilai masih menjadi figur yang kuat di Jabar.

“Walaupun kalau kita bicara secara umum semua partai dan kandidat akan mendapat insrntif mendapat keuntungan kalau RK tidak maju di Jabar karena lapangan lertarungannya relatif lebih rata,” imbuhnya.

Firman memandang, rekomendasi yang dikeluarga Partai Gerindra untuk Ridwan Kamil ini untuk menguatkan Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang sudah berjalan dari dari gelaran pilpres beberapa waktu kemarin.

“Disisi lain saya memahaminya ini adalah upaya untuk membangun koalisi (KIM) permanen jadi kan kita juga mendengar ada upaya membangun koalisi permanen supaya linear antara koalisi di tingkat pusat dan koalisi di tingkat daerah,” tandasnya.

Untuk diketahui, Partai Gerindra telah memberikan rekomendasi kepada Ridwan Kamil untuk maju di Pilgub Jakarta. Hal itu disampaikan langsung Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.

Baca Juga:  Habis Viral Jadi Korban, Holis Kini Tuai Kritikan Karena Sikap di Hadapan Dedi Mulyadi

“Soal posisi Kang Emil itu sudah Gerindra putuskan dan diberikan rekomendasi untuk maju di Pilkada DKI,” kata Dasco di kompleks parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (4/6/2024).

Dasco pun meyakini, jika Golkar nantinya akan memberikan rekomendasi akhir kepada Ridwan Kamil untuk maju di Pilgub Jakarta. Dia yakin Golkar dan Gerindra tidak akan berbeda sikap soal Ridwan Kamil.

“Saya rasa bukan (berbeda) ya, bukan berbeda, tapi pasti akan sama, bahwa RK akan direkomendasi maju di DKI Jakarta,” imbuhnya.

Ridwan Kamil sendiri sebelumnya sudah bertemu dengan ketua umum Gerindra sekaligus presiden terpilih, Prabowo Subianto. Momen pertemuan ini diunggah di akun Instagram pribadi Ridwan Kamil beberapa waktu kemarin.

Meski begitu, Ridwan Kamil membantah pertemuan itu membicarakan soal Pilkada. Dia mengatakan, topik pembicaraan lebih banyak soal IKN.

Baca Juga:  Tak Perlu Piagam Penghargaan, Dedi Mulyadi: Terpenting Rakyat Jabar Sejahtera

“Saya ketemu Pak Prabowo itu, Pak Prabowo meminta saya menerangkan IKN (Ibu Kota Nusantara), karena sebagai presiden terpilih beliau harus paham IKN seperti apa plus minusnya,” ucap Ridwan Kamil saat ditemui di Bandung, Senin (3/6/2024).

Dia mengakui banyak menjelaskan secara detail soal IKN pada Ketua Umum Partai Gerindra itu. Kemudian beberapa obrolan lain pun tidak ada pembicaraan soal Pilkada, baik untuk Pilgub Jawa Barat maupun DK Jakarta.

“Saya terangkan sejarahnya teknisnya dan lain-lain sambil menasehati tentang hidup sehat. Jadi gak ada bahas Pilkada,” ucapnya.

Soal Pilkada, Ridwan Kamil memastikan hal ini masih dalam obrolan para petinggi partai. Adapun keputusan finalnya nanti akan diumumkan pada bulan depan mendekati pendaftaran di Agustus.

“Percaya sama saya nanti bulan Juli, sekarang itu pimpinan partai masih menghitung siapa dengan siapa,” ujarnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Gerindra Pilgub Jabar Pilgub Jakarta ridwan kamil
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dugaan Kekerasan Seksual Libatkan Dosen, Satgas P2KS UIN Bandung Buka Suara

KA Feeder

Perempuan Tertemper Feeder Whoosh di Jalan Cucukang II, Begini Kronologinya

ASN bisa WFA

Geger! ASN Pemkot Bandung Dipecat karena Asusila, Salah Satunya Diduga Hamili Siswi Magang

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026: Cek Penerima Lewat HP, Ada Bantuan hingga Rp2,7 Juta per Tahap

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

NIK KTP Bisa Dipakai Cek Bansos Oktober 2026, Ini Langkah dan Jadwal Penyalurannya

Masuk Desil 1–4 Belum Tentu Dapat Bansos, Begini Cara Cek PKH dan BPNT 2026

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.