Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Kenapa Bansos Tiba-Tiba Hilang Padahal Dulu Rutin Cair? Ini Penyebab yang Wajib Diketahui

Kamis, 27 Agustus 2026 05:00 WIB

WhatsApp Bawa Senjata Baru Lawan Penipu, Nomor Asing Kini Bisa Lebih Mudah Dikenali

Kamis, 27 Agustus 2026 04:00 WIB
Bansos

Bansos BPNT Agustus 2026 Mulai Disalurkan, Cek Nama Anda Sekarang!

Kamis, 27 Agustus 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kenapa Bansos Tiba-Tiba Hilang Padahal Dulu Rutin Cair? Ini Penyebab yang Wajib Diketahui
  • WhatsApp Bawa Senjata Baru Lawan Penipu, Nomor Asing Kini Bisa Lebih Mudah Dikenali
  • Bansos BPNT Agustus 2026 Mulai Disalurkan, Cek Nama Anda Sekarang!
  • Banjir Rezeki! Cara Klaim Saldo DANA Gratis 27 Agustus 2026 Hari Ini, Langsung Cair ke Dompet Digital
  • Klaim Skin & SG2 Gratis! Kode Redeem FF 27 Agustus 2026 Terbaru Hari Ini
  • Krisis Guru di Jabar Masih Dikaji, MQ Iswara Tunggu Data Valid dan Penataan PPPK
  • MQ Iswara Apresiasi Pemprov di Tengah Tekanan Fiskal, APBD Naik Jadi Rp31,4 Triliun
  • Momen Humanis di Nagekeo: Asyik Melayani Selfie Warga, Seskab Teddy Hampir Ketinggalan Rombongan Presiden
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 27 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Menjelang Ajal, Dzikir atau Doa? Ini Penjelasan Menyentuh dari Gus Baha

By Aga GustianaSabtu, 12 April 2025 15:40 WIB2 Mins Read
Rais Syuriyah PBNU, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha. (Foto: dok. Pesantren Tebuireng)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menjelang kematian, banyak orang bertanya-tanya: manakah yang lebih utama dilakukan, berdoa atau berdzikir? Pertanyaan ini tak hanya datang dari kalangan awam, tetapi juga dari mereka yang rajin beribadah. Ternyata, jawabannya memiliki dimensi spiritual yang dalam.

Ulama terkemuka asal Rembang, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha, memberikan penjelasan menyentuh hati mengenai hal ini. Dalam sebuah ceramah yang diunggah di kanal YouTube @Channel_Nasehat, Gus Baha menyampaikan bahwa saat menghadapi sakaratul maut, Nabi Muhammad SAW justru menganjurkan untuk menyebut nama Allah, bukan memanjatkan doa.

“Orang kalau mau meninggal itu sama Nabi hanya disuruh nyebut ‘Allah, Allah’. Nabi tidak menyuruh berdoa karena berdoa itu bagi orang kebanyakan,” ujar Gus Baha, dikutip Sabtu (12/4/2025).

Baca Juga: Meski Ahli Falak, Gus Baha Pilih Ikut Pemerintah dalam Penentuan Awal Ramadhan

Baca Juga:  Ustadz Adi Hidayat Bagikan Doa Agar Anak Cerdas dan Shaleh

Menurutnya, doa sering kali disertai harapan akan terkabul atau tidak, yang bisa menimbulkan kegelisahan batin. Di saat-saat terakhir, hati harus berada dalam kondisi pasrah dan damai. Sebaliknya, menyebut nama Allah tanpa tuntutan duniawi adalah bentuk kepasrahan yang paling tulus.

“Kalau anda berdoa, pasti hati anda akan bertanya, doaku mujarab atau tidak? Doa saya makbul apa tidak?” terang Gus Baha.

Ia menegaskan, dzikir adalah bentuk kedekatan murni antara manusia dan Tuhannya. Dengan terus melafalkan “Allah, Allah” secara perlahan dan penuh kesadaran, seseorang akan merasakan ketenangan yang sejati.

Baca Juga:  Ragam Versi Doa Buka Puasa Ramadhan: Lengkap Arab, Latin dan Artinya

“Sudah, sampai kamu mati bilang saja Allah, Allah, Allah,” ucapnya dengan nada lembut namun bermakna dalam.

Tak hanya menyebut nama, Gus Baha juga menganjurkan untuk mengenali dan mengingat sifat-sifat Allah saat berdzikir. Ini akan memperkuat rasa cinta, pengharapan, dan pasrah dalam diri seseorang.

Baca Juga: Gus Baha Jelaskan Perbedaan NU dan Muhammadiyah soal Penentuan Awal Ramadhan

“Terus nyifati Allah. Kamu ingat Allah dengan segala sifat-Nya. Siapa Dia? Rahman, Rahim. Siapa Dia? Khairul ghafirin. Siapa Dia? Arhamurrahimin,” jelasnya.

Baca Juga:  Sholat dengan Tumaninah, Kunci Doa Cepat Dikabulkan

Menurut Gus Baha, dzikir saat sakaratul maut bukan sekadar ritual, melainkan bentuk ibadah yang paling dalam dan personal. Ini adalah pengakuan total terhadap kemahakuasaan dan kasih sayang Allah yang tak terbatas.

Meskipun doa tetap memiliki tempat penting dalam kehidupan seorang Muslim, saat menghadapi ajal, dzikir menjadi lebih utama karena mengandung ketulusan yang tak bergantung pada harapan duniawi.

Kesimpulannya, menjelang kematian, menyebut nama Allah dengan penuh kesadaran dan penghayatan adalah cara paling indah untuk berpulang. Dzikir bukan hanya ucapan, tapi juga jalan kembali menuju Sang Pencipta, dengan hati yang pasrah, damai, dan penuh cinta.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Doa Gus Baha
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

WhatsApp Bawa Senjata Baru Lawan Penipu, Nomor Asing Kini Bisa Lebih Mudah Dikenali

Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Banjir Rezeki! Cara Klaim Saldo DANA Gratis 27 Agustus 2026 Hari Ini, Langsung Cair ke Dompet Digital

Klaim Skin & SG2 Gratis! Kode Redeem FF 27 Agustus 2026 Terbaru Hari Ini

Buka Saat Orang Tidur, Perkedel Bondon Malah Diserbu! Kuliner Legend Bandung Ini Bikin Rela Antre

Vilmei Syok Saat Bayar Makan Ditolak, Tabungan Rp1,2 M Diduga Dikuras Karyawan

Benarkah Masuk Desil 9 dan 10 Otomatis Gagal Dapat Bansos dan BBM Subsidi? Ini Penjelasannya

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.