Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos 2026 Tahap 3 Cair! Ini Jadwal, Besaran, dan Cara Cek Penerima Terbaru

Jumat, 3 Juli 2026 05:00 WIB

Cuanki Sadaya Bandung, Kuliner Jadul Rasa Autentik yang Ramai Diburu

Jumat, 3 Juli 2026 04:00 WIB

Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?

Jumat, 3 Juli 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos 2026 Tahap 3 Cair! Ini Jadwal, Besaran, dan Cara Cek Penerima Terbaru
  • Cuanki Sadaya Bandung, Kuliner Jadul Rasa Autentik yang Ramai Diburu
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Terlambat! Klaim Kode Redeem FF Terbaru 3 Juli 2026, Dapatkan Skin Senjata dan Diamond Gratis
  • Siap-siap! Bansos BPNT Tahap 3 Mulai Cair Juli 2026, Ini Tanda Saldo Rp600 Ribu Sudah Masuk KKS
  • Pergerakan Belum Selesai, Manajemen Persib Beri Kode Soal Rumor Mariano Peralta
  • 5 Kuliner Viral Bandung 2026 yang Lagi Diburu, Nomor 4 Bikin Antre Panjang!
  • Melawan Arus! Kisah Andi Saputra, Mantan Jurnalis yang Menjadi ‘Suara Tunggal’ Pembela Nadiem Makarim
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 3 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Menjelang Ajal, Dzikir atau Doa? Ini Penjelasan Menyentuh dari Gus Baha

By Aga GustianaSabtu, 12 April 2025 15:40 WIB2 Mins Read
Rais Syuriyah PBNU, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha. (Foto: dok. Pesantren Tebuireng)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menjelang kematian, banyak orang bertanya-tanya: manakah yang lebih utama dilakukan, berdoa atau berdzikir? Pertanyaan ini tak hanya datang dari kalangan awam, tetapi juga dari mereka yang rajin beribadah. Ternyata, jawabannya memiliki dimensi spiritual yang dalam.

Ulama terkemuka asal Rembang, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha, memberikan penjelasan menyentuh hati mengenai hal ini. Dalam sebuah ceramah yang diunggah di kanal YouTube @Channel_Nasehat, Gus Baha menyampaikan bahwa saat menghadapi sakaratul maut, Nabi Muhammad SAW justru menganjurkan untuk menyebut nama Allah, bukan memanjatkan doa.

“Orang kalau mau meninggal itu sama Nabi hanya disuruh nyebut ‘Allah, Allah’. Nabi tidak menyuruh berdoa karena berdoa itu bagi orang kebanyakan,” ujar Gus Baha, dikutip Sabtu (12/4/2025).

Baca Juga: Meski Ahli Falak, Gus Baha Pilih Ikut Pemerintah dalam Penentuan Awal Ramadhan

Baca Juga:  Ini Doa Nabi Agar Terhindar dari Ujian Kaya atau Miskin

Menurutnya, doa sering kali disertai harapan akan terkabul atau tidak, yang bisa menimbulkan kegelisahan batin. Di saat-saat terakhir, hati harus berada dalam kondisi pasrah dan damai. Sebaliknya, menyebut nama Allah tanpa tuntutan duniawi adalah bentuk kepasrahan yang paling tulus.

“Kalau anda berdoa, pasti hati anda akan bertanya, doaku mujarab atau tidak? Doa saya makbul apa tidak?” terang Gus Baha.

Ia menegaskan, dzikir adalah bentuk kedekatan murni antara manusia dan Tuhannya. Dengan terus melafalkan “Allah, Allah” secara perlahan dan penuh kesadaran, seseorang akan merasakan ketenangan yang sejati.

Baca Juga:  UAH Berikan Cara Agar Daya Ingat Kuat dan Terhindar dari Bisikan Setan

“Sudah, sampai kamu mati bilang saja Allah, Allah, Allah,” ucapnya dengan nada lembut namun bermakna dalam.

Tak hanya menyebut nama, Gus Baha juga menganjurkan untuk mengenali dan mengingat sifat-sifat Allah saat berdzikir. Ini akan memperkuat rasa cinta, pengharapan, dan pasrah dalam diri seseorang.

Baca Juga: Gus Baha Jelaskan Perbedaan NU dan Muhammadiyah soal Penentuan Awal Ramadhan

“Terus nyifati Allah. Kamu ingat Allah dengan segala sifat-Nya. Siapa Dia? Rahman, Rahim. Siapa Dia? Khairul ghafirin. Siapa Dia? Arhamurrahimin,” jelasnya.

Baca Juga:  Meski Ahli Falak, Gus Baha Pilih Ikut Pemerintah dalam Penentuan Awal Ramadhan

Menurut Gus Baha, dzikir saat sakaratul maut bukan sekadar ritual, melainkan bentuk ibadah yang paling dalam dan personal. Ini adalah pengakuan total terhadap kemahakuasaan dan kasih sayang Allah yang tak terbatas.

Meskipun doa tetap memiliki tempat penting dalam kehidupan seorang Muslim, saat menghadapi ajal, dzikir menjadi lebih utama karena mengandung ketulusan yang tak bergantung pada harapan duniawi.

Kesimpulannya, menjelang kematian, menyebut nama Allah dengan penuh kesadaran dan penghayatan adalah cara paling indah untuk berpulang. Dzikir bukan hanya ucapan, tapi juga jalan kembali menuju Sang Pencipta, dengan hati yang pasrah, damai, dan penuh cinta.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ajal Doa dzikir Gus Baha
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cuanki Sadaya Bandung, Kuliner Jadul Rasa Autentik yang Ramai Diburu

Game Free Fire

Jangan Terlambat! Klaim Kode Redeem FF Terbaru 3 Juli 2026, Dapatkan Skin Senjata dan Diamond Gratis

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Siap-siap! Bansos BPNT Tahap 3 Mulai Cair Juli 2026, Ini Tanda Saldo Rp600 Ribu Sudah Masuk KKS

5 Kuliner Viral Bandung 2026 yang Lagi Diburu, Nomor 4 Bikin Antre Panjang!

Jejak Kolonial di Bandung, Ini 5 Bangunan Bersejarah yang Masih Berdiri

Hadiah Utama Rp50 Juta! KAI Tantang Kreator Indonesia Bikin Maskot Baru Lintas Generasi

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.
    Dinilai Misoginis dan Hina Perempuan, Lirik Lagu Bupati Purwakarta Tuai Sorotan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.