Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sopir Taksi Online Ditemukan Terkubur 1 Meter di Sumedang, Polisi Tangkap 2 Orang

Senin, 12 Oktober 2026 12:02 WIB

Liverpool Dibantai 3-0 di Anfield! Manchester City Kudeta Arsenal dari Puncak Liga Inggris

Senin, 12 Oktober 2026 11:32 WIB
Ilustrasi korban meninggal.

Misteri Hilangnya Driver Taksi Online di Sumedang Terungkap, Yogi Ditemukan Terkubur di Kebun Teh

Senin, 12 Oktober 2026 11:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sopir Taksi Online Ditemukan Terkubur 1 Meter di Sumedang, Polisi Tangkap 2 Orang
  • Liverpool Dibantai 3-0 di Anfield! Manchester City Kudeta Arsenal dari Puncak Liga Inggris
  • Misteri Hilangnya Driver Taksi Online di Sumedang Terungkap, Yogi Ditemukan Terkubur di Kebun Teh
  • Kakang Dihujat Usai Persib Imbang, Marc Klok Pasang Badan: Kami Bertaruh Nyawa
  • Terkuak! Ini Sosok Terduga Dalang Penyerangan Bus Persib U-18 di Batang
  • Mirip Maarten Paes? Kiper Cilik yang Viral Latihan di Kasur Ini Raih Penghargaan Bergengsi
  • Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan, 1 Gram Dibanderol Rp2.631.000
  • Igor Tolic Terpukau! Persib Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol, Mentalitas Pemain Dipuji
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 12 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Menjelang Ajal, Dzikir atau Doa? Ini Penjelasan Menyentuh dari Gus Baha

By Aga GustianaSabtu, 12 April 2025 15:40 WIB2 Mins Read
Rais Syuriyah PBNU, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha. (Foto: dok. Pesantren Tebuireng)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menjelang kematian, banyak orang bertanya-tanya: manakah yang lebih utama dilakukan, berdoa atau berdzikir? Pertanyaan ini tak hanya datang dari kalangan awam, tetapi juga dari mereka yang rajin beribadah. Ternyata, jawabannya memiliki dimensi spiritual yang dalam.

Ulama terkemuka asal Rembang, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha, memberikan penjelasan menyentuh hati mengenai hal ini. Dalam sebuah ceramah yang diunggah di kanal YouTube @Channel_Nasehat, Gus Baha menyampaikan bahwa saat menghadapi sakaratul maut, Nabi Muhammad SAW justru menganjurkan untuk menyebut nama Allah, bukan memanjatkan doa.

“Orang kalau mau meninggal itu sama Nabi hanya disuruh nyebut ‘Allah, Allah’. Nabi tidak menyuruh berdoa karena berdoa itu bagi orang kebanyakan,” ujar Gus Baha, dikutip Sabtu (12/4/2025).

Baca Juga: Meski Ahli Falak, Gus Baha Pilih Ikut Pemerintah dalam Penentuan Awal Ramadhan

Baca Juga:  Raih Keberkahan Lailatul Qadar, Ini Doa Mustajab yang Dianjurkan Rasulullah SAW

Menurutnya, doa sering kali disertai harapan akan terkabul atau tidak, yang bisa menimbulkan kegelisahan batin. Di saat-saat terakhir, hati harus berada dalam kondisi pasrah dan damai. Sebaliknya, menyebut nama Allah tanpa tuntutan duniawi adalah bentuk kepasrahan yang paling tulus.

“Kalau anda berdoa, pasti hati anda akan bertanya, doaku mujarab atau tidak? Doa saya makbul apa tidak?” terang Gus Baha.

Ia menegaskan, dzikir adalah bentuk kedekatan murni antara manusia dan Tuhannya. Dengan terus melafalkan “Allah, Allah” secara perlahan dan penuh kesadaran, seseorang akan merasakan ketenangan yang sejati.

Baca Juga:  Doa Ziarah Kubur Jelang Ramadhan

“Sudah, sampai kamu mati bilang saja Allah, Allah, Allah,” ucapnya dengan nada lembut namun bermakna dalam.

Tak hanya menyebut nama, Gus Baha juga menganjurkan untuk mengenali dan mengingat sifat-sifat Allah saat berdzikir. Ini akan memperkuat rasa cinta, pengharapan, dan pasrah dalam diri seseorang.

Baca Juga: Gus Baha Jelaskan Perbedaan NU dan Muhammadiyah soal Penentuan Awal Ramadhan

“Terus nyifati Allah. Kamu ingat Allah dengan segala sifat-Nya. Siapa Dia? Rahman, Rahim. Siapa Dia? Khairul ghafirin. Siapa Dia? Arhamurrahimin,” jelasnya.

Baca Juga:  Gus Baha Ungkap Keterbatasan Manusia yang Jadi Kelebihan

Menurut Gus Baha, dzikir saat sakaratul maut bukan sekadar ritual, melainkan bentuk ibadah yang paling dalam dan personal. Ini adalah pengakuan total terhadap kemahakuasaan dan kasih sayang Allah yang tak terbatas.

Meskipun doa tetap memiliki tempat penting dalam kehidupan seorang Muslim, saat menghadapi ajal, dzikir menjadi lebih utama karena mengandung ketulusan yang tak bergantung pada harapan duniawi.

Kesimpulannya, menjelang kematian, menyebut nama Allah dengan penuh kesadaran dan penghayatan adalah cara paling indah untuk berpulang. Dzikir bukan hanya ucapan, tapi juga jalan kembali menuju Sang Pencipta, dengan hati yang pasrah, damai, dan penuh cinta.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Doa Gus Baha
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan, 1 Gram Dibanderol Rp2.631.000

Buru Pecel Lele Enak di Bandung? Ini 4 Tempat yang Wajib Masuk Daftar Kuliner

Ustaz Riza Muhammad Pamer Aktivitas Renang, Soal Aurat Langsung Disorot!

Dari Bubur Ayam hingga Nasi Goreng, Ini 5 Tempat Makan 24 Jam di Bandung

Incess Bingung saat Live TikTok, Cerita Panik saat Pertama Kali Dapat Paus

Cek Harga Emas Pegadaian Minggu 11 Oktober 2026, Antam Masih Rp2,631 Juta per Gram

Terpopuler
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Viral! Sejumlah Pengunjung Diduga Keracunan Massal Usai Makan di Restoran Korea Bandung
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.