Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bansos PKH dan BPNT November 2026 Belum Merata, Begini Cara Mengeceknya

Senin, 2 November 2026 06:00 WIB

Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus

Senin, 2 November 2026 03:00 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026

Senin, 2 November 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos PKH dan BPNT November 2026 Belum Merata, Begini Cara Mengeceknya
  • Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus
  • Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026
  • Sejarah Baru! Veda Ega Pratama Raih Hasil Terbaik di Moto3 Malaysia 2026
  • Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks
  • Penantian 8 Tahun! dr. Gia Pratama Menangis Dengar Detak Jantung Calon Buah Hati
  • Menalo Brace, Klok Gol Indah! Persib Tempel Ketat Persija
  • Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 2 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Miris! Anak Program Bayi Tabung Diduga Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung

By SusanaKamis, 28 Mei 2026 20:01 WIB2 Mins Read
Ilustrasi balita. Foto: Freepik.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak yang dilakukan oleh ayah kandung di Kabupaten Karawang kini resmi naik ke tahap penyidikan. Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA dan PPO) Polres Karawang telah memeriksa sedikitnya empat saksi dalam proses pengembangan perkara tersebut.

Kepala Polres Karawang melalui Kasi Humas, Inspektur Dua Cep Wildan, menegaskan bahwa penyidik masih terus bekerja mengumpulkan alat bukti sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Kasusnya masih terus berjalan. Perkara ini sudah naik dari penyelidikan menjadi penyidikan. Penyidik terus bekerja sesuai prosedur dan tahapan hukum yang berlaku,” ujarnya, Kamis (28/5/2026).

Penyidik Sudah Periksa 4 Saksi

Baca Juga:  Heboh Ketukan Pintu Misterius Gegerkan Warga Karawang

Dalam proses penyidikan, polisi telah memeriksa empat orang saksi untuk memperkuat alat bukti dalam perkara tersebut. Pemeriksaan saksi dilakukan guna memastikan seluruh unsur hukum dapat terpenuhi sebelum penetapan tersangka dilakukan.

Menurut kepolisian, setiap tahapan harus dijalankan secara hati-hati dan profesional agar tidak terjadi kesalahan dalam proses penegakan hukum.

Gelar Perkara Masih Menunggu Proses Internal

Terkait rencana gelar perkara, pihak kepolisian menyampaikan bahwa proses tersebut masih menyesuaikan agenda internal penyidik. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh bukti telah lengkap sebelum pengambilan keputusan lanjutan.

“Setiap tahapan penanganan perkara harus dilakukan secara profesional dan sesuai mekanisme hukum. Penyidik membutuhkan kecermatan sebelum mengambil langkah hukum berikutnya,” kata Cep Wildan.

Baca Juga:  Geger Penemuan Jenazah di Kawasan Industri Karawang: Bermula dari Kecurigaan Petugas Kebersihan

Polisi Minta Keluarga Korban Tetap Tenang

Pihak Polres Karawang juga menanggapi adanya keluhan dari kuasa hukum korban terkait lambannya penanganan kasus. Polisi menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan dan dilakukan secara serius.

Kepolisian meminta keluarga korban untuk tetap tenang dan percaya bahwa proses penyidikan akan dilakukan secara maksimal sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami meminta pelapor dan keluarga korban untuk tetap tenang dan percaya bahwa penyidik akan menangani perkara ini secara maksimal,” tegasnya.

Kronologi Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Karawang

Kasus ini sebelumnya dilaporkan oleh ibu korban, MSA (34), terhadap suaminya berinisial ABP (37), warga Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang. Korban adalah anak perempuan berusia 6 tahun yang diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh ayah kandungnya sendiri.

Baca Juga:  Pamit Nobar Persib vs Persija, Remaja di Karawang Ditemukan Tak Bernyawa di Bantaran Citarum

Kasus ini juga menjadi perhatian publik karena korban disebut merupakan anak hasil program bayi tabung yang telah dinantikan selama lima tahun.

Selain dugaan pencabulan terhadap anak, pelaku juga diduga kerap melakukan kekerasan terhadap ibu korban serta memiliki riwayat perselingkuhan yang berdampak pada kondisi kesehatan korban.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan intensif pihak kepolisian untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan dan memberikan perlindungan maksimal bagi korban.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Polres Karawang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos PKH dan BPNT November 2026 Belum Merata, Begini Cara Mengeceknya

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cuma Modal KTP! Begini Cara Cek Bansos PKH dan BPNT November 2026

Laskar Prabowo 08 Jabar Rapatkan Barisan, Siap Perang Lawan Hoaks

Ilustrasi video syur

Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka

Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution

Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung

Terpopuler
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
  • Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.