Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ramalan Hard Gumay Terbukti? Isu Kudeta Sudah Diramal Sejak 2024, Ada Sosok Licik Incar Kursi Presiden?

Kamis, 5 November 2026 09:22 WIB

Usai Amankan Tiket 16 Besar di Australia, Ini Jadwal Padat Persib Bandung Sepanjang November 2026

Kamis, 5 November 2026 09:05 WIB

Rincian Harga BBM Pertamina Terbaru per 5 November 2026 di Seluruh Wilayah Indonesia

Kamis, 5 November 2026 08:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ramalan Hard Gumay Terbukti? Isu Kudeta Sudah Diramal Sejak 2024, Ada Sosok Licik Incar Kursi Presiden?
  • Usai Amankan Tiket 16 Besar di Australia, Ini Jadwal Padat Persib Bandung Sepanjang November 2026
  • Rincian Harga BBM Pertamina Terbaru per 5 November 2026 di Seluruh Wilayah Indonesia
  • Satu Poin Lagi! Begini Syarat Persib Bandung Kunci Takhta Puncak Klasemen Grup E ACL 2
  • Wacana Baru BPJS Kesehatan: Iuran Gratis PBI JK Bakal Diperluas Hingga Desil 8, Cek Syaratnya!
  • Cair Mulai November! Simak Daftar Lengkap Kriteria Penerima BSU 2026 Beserta Cara Cek Statusnya
  • Igor Tolic Ungkap Kunci Persib Bandung Kalahkan Melbourne Victory
  • Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Musim Tanam I Indramayu, Dedi Taufik Siapkan Strategi Agar Hasil Maksimal

By Aga GustianaRabu, 23 Oktober 2024 10:03 WIB3 Mins Read
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat, Dedi Taufik. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Indramayu, Dedi Taufik menyiapkan strategi untuk pelaksanaan musim tanam I (Rendeng) tahun 2024/2025. Ia ingin potensi hasil pertanian bisa maksimal.

Dedi Taufik mengungkapkan langkah strategis sudah dibahas dalam rapat koordinasi persiapan musim tanam pada awal pekan ini. Pihak yang berkepentingan memaparkan semua data dan pendekatan yang bisa diaplikasikan.

“Musim tanam I (rendeng) tahun 2024 2025 harus dipersiapkan dengan baik agar hasilnya maksimal, karena hal ini menyangkut masa depan Kabupaten Indramayu sebagai daerah pertanian,” ucap Dedi Taufik.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar ini menyebut bahwa isu pertanian ini menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto. Dalam pidato perdananya, salah satu yang ingin diwujudkan Prabowo Subianto adalah Indonesia swasembada pangan pada 4 sampai 5 tahun mendatang.

Dedi Taufik optimistis pernyataan itu akan diterjemahkan pemerintah pusat dengan membenahi industri pertanian, termasuk mengatasi hambatan yang kerap dihadapi pemerintah daerah. Beberapa di antaranya adalah penyediaan irigasi, pupuk, alisintan, bibit berkualitas, dan lainnya.

Baca Juga:  Warga Indramayu Tumpah Ruah Hadiri Konser Jabar Bahagia

“Bapak Presiden memberikan perhatian terhadap swasembada pangan yang di dalamnya terdapat beras. Kabupaten Indramayu menjadi penopang utama dalam mewujudkan swasembada tersebut,” ucap Dedi Taufik

Menurut dia, dalam rangka menyiapkan musim tanam ini, Rencana Tata Tanam Detil (RTTD) untuk musim tanam I dan II pada daerah irigasi harus tersusun secara sistematis. Selanjutnya melakukan jadwal tanam, jenis dan luas tanam, serta jadwal pengeringan saluran.

Yang juga harus mendapatkan perhatian, yakni mengatur pengelolaan air, mengatur pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, pemanfaatan teknologi dan mekanisme pasca panen serta monitoring dan evaluasi.

“Skenario yang sudah dibahas dalam rencana aksi tata tanam adalah menyusun RTTD unutk musim tanam I (satu) dan II (dua) pada daerah irigasi. Kami juga tentu menyosialisasikan jadwal tanam, jenis dan luas tanam serta jadwal pengeringan,” jelas Dedi Taufik

Baca Juga:  Libur Long Weekend, Ini 6 Pilihan Tempat Wisata di Indramayu yang Bisa Dikunjungi

“Mengatur pengelolaan air, itu memuat keandalan suplai air, jaringan irigasi, manjemen air kelembagaan serta SDM (sumber daya manusia). Kemudian mengatur pemupukan, pengendalian hama dan penyakit juga pemanfaatan teknologi. Terakhir, kami akan melakukan monitoring dan evaluasi,” ia melanjutkan.

Diketahui, musim tanam I (Rendeng) tahun 2024/2025 akan dimulai pada 1 Desember 2024 mendatang. Dari peninjauan, musim tanam I ini lebih relatif aman, namun harus ekstra perhatian pada musim tanam II agar semuanya bisa tanam dan panen.

Saat ini hasil panen di Kabupaten Indramayu sampai dengan akhir September mencapai 996 ribu ton Gabah Kering Pungut (GKP). Pihaknya optimis target bisa tercapai sampai dengan akhir Desember 2024 mendatang.

Baca Juga:  Libur Panjang Bingung ke Mana? Ini 4 Destinasi Wisata Keluarga Hits di Indramayu

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Indramayu, Asep Abdul Mukti menambahkan, pada musim tanam I (Rendeng) ini pihaknya telah membagi luas tanam per daerah irigasi.

Daerah Irigasi (DI) DPUPR meliputi Rentang seluas 66.097 ha, Cipanas I seluas 3.022 ha, Cipanas II seluas 3.265 ha, Cipondoh seluas 698 ha, Cibelerang seluas 325 ha, Situ Bolang seluas 365 ha, Lebiah seluas 217 ha, Sumbermas seluas 381 ha, Niwo seluas 173 ha, dan Sangkep seluas 98 ha.

Sedangkan Daerah Irigasi PJT II Seksi Patrol yakni Cipunegara seluas 24.210 ha, Cipancuh seluas 6.314 ha, Cipapan seluas 240 ha, Pedati seluas 1.496 ha, Lalanang seluas 597 ha, dan Legeh seluas 408 ha.

“Total target luas tanam per daerah irigasi di Kabupaten Indramayu mencapai 107.906 hektare,” kata Asep.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Taufik Indramayu
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ramalan Hard Gumay Terbukti? Isu Kudeta Sudah Diramal Sejak 2024, Ada Sosok Licik Incar Kursi Presiden?

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli

Terungkap Motif Pembunuhan Sadis Hj Komariyah di Indramayu: Sakit Hati Sering Disindir Utang

3 Jenderal Polisi Ditangkap, SBY Surati Prabowo: Kok Jadi Begini Negara Kita

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.