Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Maung Bandung vs Bajol Ijo: Siapa Rajanya? Prediksi Final Piala Presiden 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 13:35 WIB
Cek penerima PIP 2025

Panduan Lengkap Cara Daftar PIP Kemendikdasmen 2026: Syarat, Alur, dan Cek Status

Rabu, 5 Agustus 2026 12:12 WIB

Cara War Tiket Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka dan Jadwal Pendaftarannya

Rabu, 5 Agustus 2026 12:01 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Maung Bandung vs Bajol Ijo: Siapa Rajanya? Prediksi Final Piala Presiden 2026
  • Panduan Lengkap Cara Daftar PIP Kemendikdasmen 2026: Syarat, Alur, dan Cek Status
  • Cara War Tiket Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka dan Jadwal Pendaftarannya
  • Buruan Klaim! 15 Kode Redeem Free Fire Hari Ini Bisa Dapat Item Langka dari Garena
  • Final Piala Presiden 2026 Tinggal Hitungan Jam, Igor Tolic Soroti Aturan FIFA yang Dilanggar
  • Aksi Nekat di Andir Bandung, Bendera Merah Putih Dibakar, Pelaku Masih Diburu Polisi
  • Prediksi Chelsea vs Juventus: The Blues Siap Balas Kekalahan, Juve Terancam Tumbang
  • Konvoi Pendukung Persib dan Persija Nyaris Terlibat Bentrok Fisik di Sukabumi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 5 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Oknum Polisi di Subang Disanksi Usai Sebut Seniman Murahan

By Aga GustianaSelasa, 22 April 2025 09:30 WIB3 Mins Read
Polisi Subang
Oknum polisi di Subang hina Seniman. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video yang menampilkan aksi seorang oknum polisi menghina para seniman saat tampil di panggung acara hajatan di Kecamatan Dawuan, Subang, viral di media sosial. Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (20/4/2025) dan memicu kemarahan di kalangan pelaku seni lokal maupun nasional.

Dalam video yang beredar luas, terlihat seorang polisi bernama Aiptu Hendra Gunawan, anggota Polsek Kalijati, naik ke atas panggung dan berbicara dengan nada yang merendahkan terhadap para seniman yang sedang tampil.

“Siang malam, bayarannya berapa? Saya tanya bayarannya berapa? Orang seni itu murahan, bener gak? Gak bakal ada yang kaya, sengsara semua,” ujar Hendra dalam video yang dikutip dari kanal YouTube Rusdy Oyag Percussion.

Baca Juga: Tebing Longsor Timpa Rumah di Cianjur, Warga Selamat Usai Dengar Suara Gemuruh

Ucapan tersebut sontak menyulut reaksi keras dari komunitas seni. Tidak hanya dianggap melecehkan profesi seniman, pernyataan itu juga dinilai mencederai martabat pelaku seni yang selama ini berperan aktif dalam membangun budaya dan hiburan masyarakat.

Usai insiden, sejumlah aparat TNI dan Polri langsung naik ke panggung untuk menenangkan situasi dan mencegah ketegangan lebih lanjut.

Menanggapi viralnya video tersebut, Kapolres Subang AKBP Ariek Indra Sentanu bergerak cepat. Melalui jajaran Humas dan Sie Propam, Polres Subang menggelar pertemuan klarifikasi pada Sabtu sore (19/4/2025), yang dihadiri oleh pejabat utama Polres serta perwakilan seniman Subang, termasuk Raka AB (Joni Januar).

Dalam pertemuan itu, Aiptu Hendra Gunawan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Ia menegaskan bahwa ucapannya tidak bermaksud merendahkan profesi seniman.

“Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh seniman dan masyarakat. Tidak ada niat untuk menghina. Saya sangat menghormati seniman sebagai bagian penting dari kebudayaan bangsa,” ujar Hendra dalam pernyataan yang disebarluaskan melalui kanal resmi Humas Polres Subang.

Polres Subang juga memastikan bahwa Aiptu Hendra telah diperiksa secara menyeluruh oleh Sie Propam, termasuk menjalani tes urine yang menunjukkan hasil negatif dari narkotika. Sebagai bentuk sanksi, ia kini ditempatkan dalam penempatan khusus (patsus) dan akan menjalani sidang disiplin.

Baca Juga: Di Hari Kartini, Ibu-Ibu Sukahaji Bentrok dengan Oknum Ormas di Lahan Sengketa

“Menindaklanjuti arahan Kapolres, kami memberikan sanksi kepada yang bersangkutan dan memastikan proses disiplin berjalan transparan,” kata AKP Edi Juhedi, Kasi Humas Polres Subang.

Langkah cepat dan tegas dari Polres Subang mendapat apresiasi dari komunitas seniman. Mereka menyambut baik klarifikasi dan permintaan maaf resmi, serta menekankan pentingnya hubungan harmonis antara aparat dan masyarakat seni.

Polres Subang pun menegaskan komitmennya untuk terus menjalin sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk para seniman, demi menjaga keamanan dan memajukan budaya lokal.

“Kami ingin memastikan kejadian serupa tidak terulang, dan kami terus mendukung pelaku seni sebagai bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Subang,” tegas Kapolres Ariek.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

polisi seniman Subang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aksi Nekat di Andir Bandung, Bendera Merah Putih Dibakar, Pelaku Masih Diburu Polisi

Konvoi Pendukung Persib dan Persija Nyaris Terlibat Bentrok Fisik di Sukabumi

PARAH! Rekam Jejak 4 Oknum Nakes Yang Hina Pasien BPJS: Lulusan UGM dan UI Tapi Minim Empati?!

Gerhana Matahari Total Agustus 2026 Segera Terjadi, Ini Jadwal, Lokasi, dan Dampaknya bagi Bumi

Bansos

Bansos Agustus 2026 Masih Mengalir! Kemensos Ungkap Jadwal Cair PKH dan BPNT Terbaru

Aturan Baru SIM Bikin Geger, Pemilik Kendaraan Wajib Punya BPJS Kesehatan Aktif?

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.