Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung

Sabtu, 19 September 2026 16:52 WIB

Karma Dibayar Kontan? Deretan Kontroversi Jule dari Lepas Hijab hingga Berakhir di Sel Tahanan

Sabtu, 19 September 2026 16:19 WIB

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Sabtu, 19 September 2026 14:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung
  • Karma Dibayar Kontan? Deretan Kontroversi Jule dari Lepas Hijab hingga Berakhir di Sel Tahanan
  • Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat
  • Jatuh Sakit Sepulang Dampingi Persib di Korsel, Begini Kondisi Terkini Haji Umuh Muchtar
  • Marc Klok hingga Beckham Putra Hilang dari Daftar, Ini Alasan John Herdman Rombak Timnas Indonesia
  • Xabi Alonso Kecewa Berat! Chelsea Remuk Redam Dihajar Brentford Tiga Gol Tanpa Balas
  • Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi
  • Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Oknum Polisi di Subang Disanksi Usai Sebut Seniman Murahan

By Aga GustianaSelasa, 22 April 2025 09:30 WIB3 Mins Read
Polisi Subang
Oknum polisi di Subang hina Seniman. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video yang menampilkan aksi seorang oknum polisi menghina para seniman saat tampil di panggung acara hajatan di Kecamatan Dawuan, Subang, viral di media sosial. Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (20/4/2025) dan memicu kemarahan di kalangan pelaku seni lokal maupun nasional.

Dalam video yang beredar luas, terlihat seorang polisi bernama Aiptu Hendra Gunawan, anggota Polsek Kalijati, naik ke atas panggung dan berbicara dengan nada yang merendahkan terhadap para seniman yang sedang tampil.

“Siang malam, bayarannya berapa? Saya tanya bayarannya berapa? Orang seni itu murahan, bener gak? Gak bakal ada yang kaya, sengsara semua,” ujar Hendra dalam video yang dikutip dari kanal YouTube Rusdy Oyag Percussion.

Baca Juga: Tebing Longsor Timpa Rumah di Cianjur, Warga Selamat Usai Dengar Suara Gemuruh

Baca Juga:  Tamparan Guru Memicu Amarah Orang Tua: Adu Mulut Sengit di Sekolah Subang

Ucapan tersebut sontak menyulut reaksi keras dari komunitas seni. Tidak hanya dianggap melecehkan profesi seniman, pernyataan itu juga dinilai mencederai martabat pelaku seni yang selama ini berperan aktif dalam membangun budaya dan hiburan masyarakat.

Usai insiden, sejumlah aparat TNI dan Polri langsung naik ke panggung untuk menenangkan situasi dan mencegah ketegangan lebih lanjut.

Menanggapi viralnya video tersebut, Kapolres Subang AKBP Ariek Indra Sentanu bergerak cepat. Melalui jajaran Humas dan Sie Propam, Polres Subang menggelar pertemuan klarifikasi pada Sabtu sore (19/4/2025), yang dihadiri oleh pejabat utama Polres serta perwakilan seniman Subang, termasuk Raka AB (Joni Januar).

Baca Juga:  Polisi Bongkar Aksi Pemalakan di Kawasan Industri Subang, Preman Raup Rp 30 Juta Per Bulan

Dalam pertemuan itu, Aiptu Hendra Gunawan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Ia menegaskan bahwa ucapannya tidak bermaksud merendahkan profesi seniman.

“Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh seniman dan masyarakat. Tidak ada niat untuk menghina. Saya sangat menghormati seniman sebagai bagian penting dari kebudayaan bangsa,” ujar Hendra dalam pernyataan yang disebarluaskan melalui kanal resmi Humas Polres Subang.

Polres Subang juga memastikan bahwa Aiptu Hendra telah diperiksa secara menyeluruh oleh Sie Propam, termasuk menjalani tes urine yang menunjukkan hasil negatif dari narkotika. Sebagai bentuk sanksi, ia kini ditempatkan dalam penempatan khusus (patsus) dan akan menjalani sidang disiplin.

Baca Juga: Di Hari Kartini, Ibu-Ibu Sukahaji Bentrok dengan Oknum Ormas di Lahan Sengketa

Baca Juga:  Jelajah Rasa di Kota Nanas: 3 Rekomendasi Kuliner Hits Subang yang Lagi Viral!

“Menindaklanjuti arahan Kapolres, kami memberikan sanksi kepada yang bersangkutan dan memastikan proses disiplin berjalan transparan,” kata AKP Edi Juhedi, Kasi Humas Polres Subang.

Langkah cepat dan tegas dari Polres Subang mendapat apresiasi dari komunitas seniman. Mereka menyambut baik klarifikasi dan permintaan maaf resmi, serta menekankan pentingnya hubungan harmonis antara aparat dan masyarakat seni.

Polres Subang pun menegaskan komitmennya untuk terus menjalin sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk para seniman, demi menjaga keamanan dan memajukan budaya lokal.

“Kami ingin memastikan kejadian serupa tidak terulang, dan kami terus mendukung pelaku seni sebagai bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Subang,” tegas Kapolres Ariek.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

polisi Subang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi

Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?

Innalillahi, Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Tutup Usia

Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.