Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Lionel Messi Siap Hadapi Inggris, De Paul Ungkap Kondisi Sang Kapten Jelang Semifinal

Rabu, 15 Juli 2026 18:05 WIB

Bangkit dari Cedera, Marc Klok Siap Rebut Posisi Utama di Timnas Indonesia

Rabu, 15 Juli 2026 17:19 WIB

Fakta Sebenarnya Video Macan Gunung Papandayan yang Heboh di WhatsApp, Polisi Beri Penjelasan

Rabu, 15 Juli 2026 17:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Lionel Messi Siap Hadapi Inggris, De Paul Ungkap Kondisi Sang Kapten Jelang Semifinal
  • Bangkit dari Cedera, Marc Klok Siap Rebut Posisi Utama di Timnas Indonesia
  • Fakta Sebenarnya Video Macan Gunung Papandayan yang Heboh di WhatsApp, Polisi Beri Penjelasan
  • Kecelakaan Maut di Arcamanik Bandung, Lansia Tewas saat Hendak ke Pasar Cicaheum
  • Arkana Aidan Misbach Kini Sah Jadi Anak Ridwan Kamil
  • Jadwal Cair PKH Juli 2026: Simak Prediksi Tanggal, Nominal, dan Cara Cek Status Terbaru
  • Kisah Marlina: Gagal Jadi Pramugari, Perempuan Sorong Pertama Ini Sukses Taklukkan Pesawat Raksasa Airbus A320
  • Nama Resmi Bandara Husein Kini Ditambah ‘Bandung’, Farhan Siapkan Branding Khas Kota Kembang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 15 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pasca Serangan PMK dan LSD, Populasi Sapi Potong di Sumedang Alami Penurunan

By Putra JuangKamis, 12 September 2024 13:15 WIB1 Min Read
Sapi potong. (Foto: sumedangkab)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Sumedang mencatat, populasi sapi potong mengalami penurunan dalam kurun waktu 2022-2023.

Kepala Diskanak Sumedang, Tono Suhartono mengatakan, populasi sapi potong pada tahun 2022 tercatat ada 32.427 ekor. Sedangkan tahun 2023 ada 29.687 ekor.

“Untuk tahun 2023 penurunannya memang cukup banyak yaitu ada 2.720 ekor dibandingkan 2022 lalu,” ucap Tono, Rabu (11/9/2024).

Tono mengungkapkan, berkurangnya populasi sapi potong di Sumedang pada tahun 2023 salah satunya disebabkan karena serangan penyakit mulut dan kuku (PMK) dan LSD atau Lumpy Skin Disease.

Baca Juga:  Pengawasan Tempat Wisata, BPBD Sumedang Pastikan Keselamatan Wisatawan saat Libur Lebaran

“Tahun 2023 ada serangan PMK dan LSD, dimana banyak sapi di Sumedang yang terserang, sehingga hal ini berdampak pada berkurangnya jumlah populasi sapi di tahun berikutnya,” ungkapnya.

Baca Juga:  31 Perusahaan Tercatat Lakukan Penambangan Ilegal di Sumedang

Untuk tahun 2024, Diskanak Sumedang kembali berupaya untuk meningkatkan popolusi sapi potong di Kabupaten Sumedang.

“Seiring sudah redanya serangan PMK maupun LSD tentunya kami berharap gairah masyarakat untuk mengembangkan sapi potong akan meningkat lagi,” imbuhmya.

Baca Juga:  Harga Cabai Rawit Merah di Sumedang Alami Kenaikan Jadi Rp55.000 per Kg

Tono menyebut, secara ekonomis usaha sapi potong cukup menjanjikan dan memberikan keuntungan bagi peternak.

“Diskanak Sumedang siap memberikan pelayanan dalam upaya meningkatkan jumlah populasi baik untuk inseminasi mampu kesehatan hewan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Diskanak Sumedang Kabupaten Sumedang LSD PMK Sapi Potong
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Fakta Sebenarnya Video Macan Gunung Papandayan yang Heboh di WhatsApp, Polisi Beri Penjelasan

Kecelakaan Maut di Arcamanik Bandung, Lansia Tewas saat Hendak ke Pasar Cicaheum

Arkana Aidan Misbach Kini Sah Jadi Anak Ridwan Kamil

Nama Resmi Bandara Husein Kini Ditambah ‘Bandung’, Farhan Siapkan Branding Khas Kota Kembang

Ilustrasi begal

Waspada! Aksi Begal di Bandung Makin Marak, Polisi Siapkan Skenario Keamanan Baru

Terungkap! Tersangka Ledakan Dadaha Tasikmalaya Ternyata Eks Napi Terorisme

Terpopuler
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Jejak Kontroversi ‘Ratu Sound Horeg’ Mala Agatha & Icha Chellow: Dari Panggung Lokal hingga Diancam Anisa Bahar
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.