Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Masih Aktif! Klaim Kode Redeem FF 18 Juni 2026, Amankan Reward Bundle dan Diamond Gratis

Kamis, 18 Juni 2026 01:00 WIB

Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu

Rabu, 17 Juni 2026 21:38 WIB

Akhirnya Rilis di iOS! Cara Pakai Dua Nomor WhatsApp Sekaligus dalam Satu iPhone

Rabu, 17 Juni 2026 20:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Masih Aktif! Klaim Kode Redeem FF 18 Juni 2026, Amankan Reward Bundle dan Diamond Gratis
  • Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu
  • Akhirnya Rilis di iOS! Cara Pakai Dua Nomor WhatsApp Sekaligus dalam Satu iPhone
  • Update Besar-besaran! Android 17 Resmi Meluncur, Ini Deretan Fitur Baru dan HP yang Kebagian Pertama
  • Link Streaming dan Jadwal Lengkap Mobile Legends Timnas Indonesia di Kualifikasi Asian Games 2026
  • Prediksi AI Piala Dunia 2026: Prancis dan Argentina Berada di Garis Terdepan Calon Juara
  • Kecelakaan Maut di Bandung! Motor Terseret Bus Damri di Jalan Dr Djunjunan, Satu Korban Tewas
  • Queen’s Gambit Nyata! Detik-Detik Raja Catur Dunia Tak Berkutik di Tangan Underdog Indonesia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 18 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemilih Militan Jadi Kunci, Dadang-Ali Syakieb Unggul Jelang Pencoblosan

By SusanaKamis, 21 November 2024 21:10 WIB3 Mins Read
Calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung, Dadang Supriatna-Ali Syakieb. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menjelang masa tenang Pilkada Kabupaten Bandung yang tinggal dua hari lagi, hasil survei terbaru menunjukkan bahwa pasangan calon nomor urut 2, Dadang Supriatna – Ali Syakieb, berhasil mengungguli pasangan nomor urut 1, Sahrul Gunawan – Gun Gun Gunawan, dengan elektabilitas 53,4%.

Sementara itu, pasangan Sahrul-Gun Gun tercatat memiliki elektabilitas 44,6%, yang menunjukkan penurunan signifikan pada pemilih militan (strong supporters).

Survei yang dilakukan oleh Lingkaran Survei Indonesia Denny JA (LSI Denny JA) pada 5 hingga 10 November 2024 ini memotret kecenderungan pemilih yang dipengaruhi oleh berbagai faktor demografis dan segmentasi pemilih.

Peneliti senior LSI Denny JA, M. Khotib, menyampaikan bahwa angka pemilih militan menjadi sorotan penting dalam perolehan elektabilitas kedua pasangan calon.

Pemilih Militan Dadang-Ali Meningkat, Sahrul-Gun Gun Menurun

Dari data yang diperoleh, sebanyak 36,7% pemilih mengaku sudah mantap memilih Dadang-Ali Syakieb, sementara hanya 30,7% pemilih yang mengaku mantap dengan Sahrul-Gun Gun, yang mengalami penurunan dari sebelumnya 34,6%.

Baca Juga:  Merawat Fitrah, Membangun Daerah: Harapan dan Doa Para Pemimpin Jawa Barat di Idul Fitri 1447 H

Khotib menekankan bahwa kenaikan angka pemilih militan untuk Dadang-Ali menunjukkan kekuatan yang solid, sementara penurunan angka pemilih militan pada Sahrul-Gun Gun menjadi indikasi tren penurunan yang berbahaya menjelang hari-H Pilkada.

“Strong supporters untuk Dadang-Ali mengalami kenaikan yang signifikan, sementara Sahrul-Gun Gun menunjukkan penurunan. Ini menjadi warning bagi pasangan tersebut, karena tren penurunan biasanya sulit dibalik dalam waktu singkat, apalagi dengan Pilkada yang tinggal kurang dari seminggu,” ungkap Khotib.

Namun, Khotib juga mengingatkan bahwa ada sekitar 32,6% pemilih di Kabupaten Bandung yang masuk dalam kategori soft supporters yakni pemilih yang masih bisa berubah pilihannya hingga hari H.

“Mereka adalah pemilih yang bisa diperebutkan oleh kedua paslon, jadi siapa yang bisa menggarap pemilih cair ini, dialah yang berpotensi memenangkan Pilkada,” tambahnya.

Baca Juga:  Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung 17 Maret 2025

Keunggulan Dadang-Ali Terlihat Merata di Seluruh Segmen

Keunggulan Dadang-Ali Syakieb juga terlihat dari distribusi dukungan di berbagai segmen demografis, termasuk usia, gender, tingkat pendidikan, penghasilan, hingga profesi.

Dari 31 kecamatan di Kabupaten Bandung, Dadang-Ali unggul merata, sementara Sahrul-Gun Gun hanya unggul di empat kecamatan: Cileunyi, Soreang, Cimaung, dan Cangkuang. Bahkan, di beberapa kecamatan lainnya, kedua pasangan ini bersaing ketat dengan selisih suara yang tipis.

Soliditas Pemilih Partai Pengusung

Dari segmen pemilih partai, dukungan terhadap kedua paslon juga tergolong solid. Dadang-Ali didukung oleh partai besar seperti PKB, Gerindra, Nasdem, dan PDIP, sedangkan Sahrul-Gun Gun didukung oleh Golkar dan PKS. Keduanya mencatatkan soliditas yang tinggi di kalangan pemilih yang mendukung masing-masing partai pengusungnya.

Di sisi lain, Khotib juga mengingatkan adanya kecenderungan money politics yang masih tinggi di Kabupaten Bandung. Menurut survei, sekitar 50,4% publik menganggap praktik tersebut wajar.

Baca Juga:  Selain Popularitas, Pengamat Sebut Isi Tas dan Penerimaan Warga Penting bagi Artis yang Maju di Pilkada

“Angka ini tidak kecil, dan bisa menjadi keuntungan bagi kandidat dengan modal besar. Namun, jika ini dimanfaatkan, risiko sanksi dari Panwas juga sangat besar,” ujar Khotib, yang memperingatkan potensi dampak buruk dari praktik money politics.

Berdasarkan survei ini, Dadang Supriatna – Ali Syakieb memiliki potensi kemenangan yang lebih besar di Pilkada Kabupaten Bandung, namun masih ada tantangan yang harus dihadapi, terutama terkait dengan pemilih soft supporters dan potensi terjadinya money politics.

Sementara itu, Sahrul-Gun Gun perlu bekerja keras untuk membalikkan tren penurunan elektabilitas dan mengoptimalkan suara pemilih yang masih ragu.

Pilkada Kabupaten Bandung 2024, yang akan digelar pada 27 November mendatang, dipastikan akan berlangsung sengit dan penuh dinamika, dengan kedua pasangan calon memiliki kekuatan dan tantangan masing-masing.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dadang Supriatna Kabupaten Bandung LSI pemilih militan pilkada survei
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ramai Dicap Ilusi, Ini Deretan Kampus yang Masuk Daftar BEM Bersatu

Kecelakaan Maut di Bandung! Motor Terseret Bus Damri di Jalan Dr Djunjunan, Satu Korban Tewas

Kapolda Jabar Apresiasi Aksi Mahasiswa di DPRD Jabar Berjalan Tertib dan Kondusif

Gaduh Subsidi Sekolah Swasta Jabar: Klaim Pemprov Dibantah BMPS, Sebut Anggaran Tidak Masuk Akal

Krisis SPMB 2026 di Jabar Memanas! BMPS Sebut Sistem Semrawut dan Tak Transparan

Mahasiswa Bandung Raya Gelar Aksi Indonesia Darurat di DPRD Jabar, Bawa Replika Guillotine dan Tujuh Tuntutan

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.