Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jalan Diponegoro Bandung Resmi Ditutup Permanen, Ini Rute Alternatif Terbaru di Sekitar Gedung Sate

Minggu, 12 Juli 2026 12:06 WIB

Kabar Duka! Komedian Temon Templar Meninggal Dunia

Minggu, 12 Juli 2026 11:53 WIB

Hasil Argentina vs Swiss 3-1: Lionel Messi Cs Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026

Minggu, 12 Juli 2026 11:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jalan Diponegoro Bandung Resmi Ditutup Permanen, Ini Rute Alternatif Terbaru di Sekitar Gedung Sate
  • Kabar Duka! Komedian Temon Templar Meninggal Dunia
  • Hasil Argentina vs Swiss 3-1: Lionel Messi Cs Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026
  • Persib Diuntungkan! Laga Playoff ACL Two Lawan Manila Digger Resmi Ditunda
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini: 1 Gram Masih Rp2.655.000, Buyback Tetap
  • Mobil Hantam Tiang PJU di Jalan Dago Bandung, Polisi Selidiki Dugaan Pengemudi Mabuk
  • Hancur Luar Dalam! Bupati Gowa Kini Dilaporkan Mantan Suami dan Didepak Keluarga Kandung?!
  • Drama Extra Time! Inggris Kalahkan Norwegia 2-1 dan Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 12 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemkot Bandung Dorong Inovasi Aplikasi Interaktif, Tingkatkan Adopsi Digital Masyarakat

By SusanaKamis, 5 Desember 2024 21:45 WIB2 Mins Read
Pj Wali Kota Bandung, A. Koswara. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkomitmen mempercepat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) demi meningkatkan integrasi ekonomi dan keuangan berbasis digital.

Langkah ini diharapkan mewujudkan efisiensi, efektivitas, transparansi, serta tata kelola keuangan yang lebih baik.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, menyebutkan sejumlah aplikasi telah dikembangkan untuk mempermudah masyarakat dalam pembayaran pajak, retribusi, dan layanan lainnya.

“Aplikasi seperti Gampil, Amanah, Teman PBB, dan E-Satria memungkinkan masyarakat melakukan pembayaran dengan lebih cepat, efisien, dan transparan,” ujar Iskandar saat acara High-Level Meeting Perluasan Digitalisasi Daerah Kota Bandung Tahun 2024 di Hotel Aryaduta Bandung, Kamis (5/12/2024).

Baca Juga:  Upaya Digitalisasi, Pemdaprov Luncurkan Jabar Digital Community

Selain mempermudah layanan, digitalisasi juga disebut mampu menekan biaya operasional serta mengurangi potensi kecurangan.

Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara, menekankan pentingnya digitalisasi untuk menyederhanakan proses administrasi bagi masyarakat.

“Jika sebelumnya ada 10 tahap proses, melalui digitalisasi idealnya bisa dipangkas menjadi dua tahap. Harus lebih cepat, mudah, dan terintegrasi,” tegasnya.

Koswara juga mendorong pengelolaan data berbasis “by name by address” agar layanan publik dapat lebih efektif dan tepat sasaran.

Baca Juga:  Potensi Kerja Sama Internasional, Pemkot Bandung Terima Kunjungan Duta Besar dari Empat Negara

“Data yang terintegrasi menjadi kunci agar semua kebijakan lebih efisien,” tambahnya.

Koswara mengusulkan inovasi menarik untuk mendorong adopsi layanan digital pemerintah. Salah satunya adalah dengan merancang aplikasi berbasis konsep interaktif, menyerupai gim.

“Aplikasi harus menarik, tidak hanya fungsional, agar masyarakat lebih tertarik menggunakannya,” saran Koswara.

Saat ini, Kota Bandung berada di posisi lima besar nasional dalam penerapan digitalisasi daerah. Namun, Koswara menilai ada ruang untuk perbaikan, khususnya dalam meningkatkan partisipasi masyarakat menggunakan aplikasi digital pemerintah.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Siapkan 25 TPS untuk Disabilitas dan Napi Jelang Pemilu

“Keberhasilan digitalisasi diukur dari seberapa banyak masyarakat yang menggunakan layanan tersebut. Semakin mudah dan menarik, semakin besar adopsi layanan kita,” ujarnya.

Melalui forum ini, Pemkot Bandung berharap dapat merumuskan langkah strategis untuk memperluas digitalisasi di berbagai sektor layanan publik, tidak hanya pada transaksi pembayaran, tetapi juga proses administratif lainnya.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder terkait, Pemkot Bandung optimistis mampu menjadi kota modern yang efisien, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik berbasis digital.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

A. Koswara Bapenda Kota Bandung digitalisasi Pemkot Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jalan Diponegoro Bandung Resmi Ditutup Permanen, Ini Rute Alternatif Terbaru di Sekitar Gedung Sate

Mobil Hantam Tiang PJU di Jalan Dago Bandung, Polisi Selidiki Dugaan Pengemudi Mabuk

Hancur Luar Dalam! Bupati Gowa Kini Dilaporkan Mantan Suami dan Didepak Keluarga Kandung?!

2.663 ASN Jabar Terindikasi Judi Online, Ada yang Depositnya Melebihi Gaji!

Tragedi di Kedai Teh: Gara-gara Penalti Messi, Ayah Dua Anak Tewas Dikeroyok

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU

Terpopuler
  • Retaknya Panca Curiga di Tanah Purwakarta: Di Mana Batas ‘Heureuy’ Sunda Saat Tubuh Perempuan Jadi Bahan Jenaka?
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Selangor Malaysia Bidik Pasar Indonesia Lewat Promosi Wisata Medis di Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.