Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi banjir

Genangan Muncul di Sejumlah Titik Bandung, Ini Wilayah yang Masih Jadi Tantangan

Senin, 21 September 2026 01:00 WIB

Persib Comeback! Sempat Tertinggal, Maung Bandung Bungkam Persijap 2-1

Minggu, 20 September 2026 21:24 WIB

Nikah Mendadak dengan Andre Taulany, Amanda Rigby Dituding Hamil? Cek Lagi Ramalan Hard Gumay

Minggu, 20 September 2026 20:18 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Genangan Muncul di Sejumlah Titik Bandung, Ini Wilayah yang Masih Jadi Tantangan
  • Persib Comeback! Sempat Tertinggal, Maung Bandung Bungkam Persijap 2-1
  • Nikah Mendadak dengan Andre Taulany, Amanda Rigby Dituding Hamil? Cek Lagi Ramalan Hard Gumay
  • 1.096 Botol Miras Ilegal Disita di Jatinangor, 25 Orang Diamankan
  • Sudah Lama Rusak, Ruang Kelas MI Tegal Koneng Bandung Barat Ambruk
  • Link Live Streaming Persijap vs Persib, Kick Off 19.00 WIB di Super League
  • Kemarau Mengancam, Geo Dipa Unit Patuha Serahkan Tangki Air 5.000 Liter ke BPBD Bandung
  • Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal: Sosok di Balik Pidato Fenomenal yang Tampar Pemimpin
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 21 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemprov Jabar Setop Bantuan Sekolah Swasta, Pemerataan Pendidikan Terancam

By Aga GustianaRabu, 28 Januari 2026 14:15 WIB3 Mins Read
Ilustrasi siswa. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencoret bantuan bagi sekolah-sekolah swasta pada tahun anggaran 2026 memicu kegelisahan di sektor pendidikan. Kebijakan ini dinilai berpotensi memperlebar ketimpangan akses pendidikan, terutama bagi siswa dari keluarga menengah ke bawah yang selama ini bergantung pada sekolah swasta.

Informasi tersebut mencuat usai rapat antara Dinas Pendidikan Jawa Barat dan Komisi V DPRD Jabar. Anggota DPRD Jawa Barat, Maulana Yusuf Erwinsyah, secara terbuka mengungkapkan hasil pertemuan tersebut dan menyampaikan keprihatinannya atas keputusan yang diambil pemerintah daerah.

“Saya barusan selesai rapat dengan mitra Komisi 5, Dinas Pendidikan Jawa Barat. Langsung saja saya memberitahukan sedikit ketidaknyamanan, terkhusus untuk yang ada di sekolah swasta,” ujar Maulana dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, dikutip Rabu (28/1/2026).

Ia menyebut, dalam rapat tersebut Disdik Jabar menyampaikan bahwa alokasi bantuan Pemprov Jawa Barat untuk sekolah swasta pada 2026 ditiadakan sepenuhnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi dan Filosofi Sunda sebagai Landasan Kebijakan Publik

“Bahwa bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada sekolah-sekolah swasta tahun 2026 pada akhirnya dengan berat hati saya sampaikan itu nol rupiah,” jelasnya.

Padahal sebelumnya, Pemprov Jabar memiliki skema Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) yang menjadi penopang operasional banyak sekolah swasta. Skema tersebut bahkan sempat dijanjikan akan dialihkan ke bentuk beasiswa personal maupun bantuan operasional sekolah.

Namun rencana tersebut tak kunjung terealisasi. Erwin menegaskan bahwa fakta di lapangan justru menunjukkan nihilnya bantuan bagi sekolah swasta pada 2026.

“Faktanya, sekali lagi 2026, bantuan Pemprov Jabar untuk sekolah swasta itu nol rupiah,” katanya.

Alasan pencabutan bantuan disebut beragam, mulai dari pengurangan anggaran transfer pusat hingga adanya kewajiban pembayaran tunggakan pemerintah daerah. Meski demikian, Erwin menilai alasan tersebut tidak seharusnya dijadikan pembenaran untuk memangkas sektor pendidikan.

Baca Juga:  Stabilkan Harga Cabai, Begini yang Dilakukan Pemprov Jabar

“Dengan berbagai alasan sebetulnya, bahwa alasan pemprov mencabut bantuan kepada sekolah swasta itu karena berkurangnya anggaran dari pusat, atau sekalipun karena ada tunggakan,” jelasnya.

Ia menegaskan, jika memang terdapat tunggakan, penyesuaian anggaran semestinya dilakukan secara proporsional dan tidak berdampak pada sektor yang tidak berkaitan langsung.

“Sebagaimana saya sudah sebutkan, jika ada tunggakan Pemprov maka tolong tunggakan tersebut jangan menggangu hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan tunggakan itu,” kata Maulana.

“Andai kata tunggakan itu karena pekerjaan fisiki, tolong berarti yang dikurangi itu adalah pekerjaan fisik. Tapi pada faktanya, entah seperti apa Pemprov Jabar akhirnya menghapus bantuan kepada sekolah swasta tahun 2026,” lanjutnya.

Lebih jauh, Erwin juga merespons pernyataan bahwa bantuan untuk sekolah swasta kemungkinan akan dimasukkan dalam anggaran perubahan 2026. Menurutnya, janji tersebut masih jauh dari kepastian.

Baca Juga:  Gubernur Dedi Mulyadi Prioritaskan Pembangunan Desa Penghasil Pajak

“Kabar baiknya, katanya akan dianggarkan pada perubahan 2026. Namun kita yang ada di komisi V sangat meragukan itu, karena kita tahu bahwa anggaran perubahan adalah anggaran yang belum pasti. Mudah-mudahan ada arah kebijakan lain untuk membantu memperbaiki pendidikan yang ada di Jawa Barat, termasuk melalui sekolah-sekolah swasta,” pungkasnya.

Kebijakan ini menuai sorotan karena sekolah swasta selama ini menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan Jawa Barat, terutama di wilayah dengan keterbatasan sekolah negeri. Tanpa dukungan anggaran, beban operasional berpotensi dialihkan ke orang tua siswa, yang pada akhirnya dapat mempersempit akses pendidikan berkualitas.

Di tengah narasi pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, keputusan mencoret bantuan bagi sekolah swasta justru menimbulkan pertanyaan besar soal prioritas kebijakan Pemprov Jawa Barat ke depan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bantuan Pendidikan kebijakan publik Pemprov Jabar pendidikan Jawa Barat sekolah swasta
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi banjir

Genangan Muncul di Sejumlah Titik Bandung, Ini Wilayah yang Masih Jadi Tantangan

1.096 Botol Miras Ilegal Disita di Jatinangor, 25 Orang Diamankan

Sudah Lama Rusak, Ruang Kelas MI Tegal Koneng Bandung Barat Ambruk

Kemarau Mengancam, Geo Dipa Unit Patuha Serahkan Tangki Air 5.000 Liter ke BPBD Bandung

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal: Sosok di Balik Pidato Fenomenal yang Tampar Pemimpin

Mahasiswa ITB Nyaris Terjun dari Jembatan GT Baros, Teriakan Pengendara Picu Penyelamatan

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
  • gempa
    Rentetan Aktivitas Seismik Guncang Selat Sunda hingga Selatan Jawa, Begini Penjelasan Pakar BMKG
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.