Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jangan Bingung Kalau Ditolak, Ini 7 Hal yang Bikin Pendaftaran Bansos Perlinsos Otomatis Gugur

Sabtu, 13 Juni 2026 18:02 WIB

Bukan Cuma Elon Musk, Pekerja Kantin SpaceX Kini Mendadak Jadi Jutawan Berkat Saham

Sabtu, 13 Juni 2026 17:42 WIB

Bisa Beli Negara! Sisi Gelap Elon Musk Jadi Triliuner Pertama dalam Sejarah Dunia

Sabtu, 13 Juni 2026 17:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Bingung Kalau Ditolak, Ini 7 Hal yang Bikin Pendaftaran Bansos Perlinsos Otomatis Gugur
  • Bukan Cuma Elon Musk, Pekerja Kantin SpaceX Kini Mendadak Jadi Jutawan Berkat Saham
  • Bisa Beli Negara! Sisi Gelap Elon Musk Jadi Triliuner Pertama dalam Sejarah Dunia
  • Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu
  • Rumor Transfer Liga 1: Eks Brisbane Roar Lempar Sinyal ke Indonesia, Persib Bandung Siap Tampung?
  • Definisi Suami Takut Istri! Momen Gorila Kekar Ini Galau & Pasrah Habis Ribut Sama Pasangannya
  • Kisruh SPMB: Dedi Mulyadi Janjikan Siswa yang Tersingkir di Sekolah Negeri Dijamin Gratis Masuk Swasta
  • Jalan Terjal Maung Bandung di Asia: Lewati Wakil Filipina, Persib Sudah Ditunggu FC Seoul dan Raksasa Jepang!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 13 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Penemuan Dua Gunung yang Tingginya 100 Kali Lebih dari Everest

By Aga GustianaMinggu, 26 Januari 2025 22:15 WIB3 Mins Read
Gunung Everest. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Para ilmuwan dari Belanda menemukan dua gunung yang tingginya lebih dari Gunung Everst. Bahkan kedua gunung tersebut kemungkinan usianya jauh lebih dari tua dari diperkirakan sebelumnya.

“Tidak seorang pun tahu apa itu, dan apakah itu hanya fenomena sementara, atau apakah mereka telah ada di sana selama jutaan atau bahkan miliaran tahun,” kata kepala peneliti Dr. Arwen Deuss, seismolog dan profesor bidang struktur dan komposisi interior Bumi di Utrecht University, dikutip dari New York Post, Minggu (26/1/2025).

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Nature ini merinci, gunung tersebut 100 kali lebih tinggi dari puncak Gunung Everest yang tingginya sekitar 8.849 meter, dan jauh lebih tinggi daripada semua gunung yang ada di planet ini.

Kedua gunung super tersebut terletak sekitar di bawah permukaan Bumi di persimpangan inti planet dan mantel, area semipadat di bawah kerak Bumi. Satu terletak di bawah Afrika, dan satu lagi terletak di bawah Samudra Pasifik.

Baca Juga:  BMKG Ungkap Ketebalan Es Pegunungan Jayawijaya Sisa 4 Meter, Apa Dampaknya?

“Gunung ini juga dikelilingi ‘kuburan besar’ lempeng tektonik yang telah bergeser ke sana karena proses subduksi, yakni ketika satu lempeng tektonik menukik ke bawah lempeng lain dan tenggelam dari permukaan Bumi hingga kedalaman hampir 3.000 km,” kata Deuss.

Meskipun menjadi bagian bawah tanah yang sebenarnya, para peneliti telah mengetahui formasi tersebut sejak pergantian abad lalu berkat gelombang kejut seismik yang beriak melalui interior Bumi.

Gempa Bumi besar menyebabkan planet ini berbunyi seperti lonceng, dan akan berbunyi tidak selaras ketika menghantam objek anomali seperti benua super.

Baca Juga:  Peneliti Akhirnya Temukan Gunung Berapi yang Letusannya Dinginkan Suhu Bumi

Dengan mendengarkan catatan asam tektonik ini, ilmuwan Bumi dapat memetakan struktur ini, seperti dokter yang mengambil sinar X.

“Kami melihat gelombang seismik melambat di sana,” kata Dr. Deuss saat membahas bagaimana gelombang itu terjadi di pegunungan bawah tanah, yang disebut sebagai Large Low Seismic Velocity Provinces (LLSVP) karena alasan ini,” ujarnya.

Penelitian baru menemukan bahwa struktur baru tersebut tidak hanya lebih panas daripada lempeng tektonik di dekatnya, yang merupakan alasan mengapa gelombang melambat sejak awal, tetapi juga mungkin setengah miliar tahun lebih tua.

Rekan Duess, Sujania Talavera-Soza mengatakan, para ilmuwan dibuat bingung saat mempelajari apa yang disebut peredaman gelombang seismik, yang merupakan jumlah energi yang hilang oleh gelombang saat merambat melalui Bumi.

Baca Juga:  Penemuan Kecoak Laut Raksasa, Dinamai Darth Vader 'Star Wars'

“Berlawanan dengan ekspektasi kami, kami menemukan sedikit peredaman di LLSVP, yang membuat nada terdengar sangat keras di sana. Namun, kami menemukan banyak peredaman di kuburan lempengan dingin, yang membuat nada terdengar sangat lembut,” sebutnya.

Hal ini tidak seperti mantel atas, yang diperkirakan ‘panas’ dengan gelombang yang teredam. Talavera-Soza menganalogikan fenomena ini dengan berlari di cuaca panas, dan menjelaskan, “Anda tidak hanya melambat, tetapi juga menjadi lebih lelah dibandingkan saat cuaca dingin di luar,” ujarnya.

Pada akhirnya, penelitian ini bertentangan dengan gagasan bahwa mantel Bumi tercampur dengan baik dan mengalir cepat, sementara para peneliti mengamati bahwa ada aliran yang lebih sedikit di area tersebut daripada yang umumnya diperkirakan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

everest gunung Ilmuwan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jangan Bingung Kalau Ditolak, Ini 7 Hal yang Bikin Pendaftaran Bansos Perlinsos Otomatis Gugur

Bukan Cuma Elon Musk, Pekerja Kantin SpaceX Kini Mendadak Jadi Jutawan Berkat Saham

Bisa Beli Negara! Sisi Gelap Elon Musk Jadi Triliuner Pertama dalam Sejarah Dunia

Definisi Suami Takut Istri! Momen Gorila Kekar Ini Galau & Pasrah Habis Ribut Sama Pasangannya

Gara-gara SpaceX, Elon Musk Kini Jadi Orang Pertama dengan Harta Ribuan Triliun Dolar

Borong Hadiah Gratis! Cek 19 Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 13 Juni 2026 yang Masih Aktif

Terpopuler
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Video Full Cut Salwa di Telegram Viral, Link Dicari Warganet! Ini Faktanya
  • Video Cut Salwa Viral, Banyak Netizen Berburu Link Durasi Panjang!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.