Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
El Nino

Ribuan Hektare Sawah Sukabumi Terancam Puso: El Nino Picu Krisis Air di Lumbung Pangan Selatan

Jumat, 14 Agustus 2026 21:22 WIB

Modal Ngaku Intel dan Tuduh Bawa Narkoba, Pria Ini Gasak Uang Warga Rp600 Ribu

Jumat, 14 Agustus 2026 20:27 WIB

Persib Kena Sanksi Berat AFC, Denda Rp3,57 Miliar dan Dua Laga Tanpa Penonton

Jumat, 14 Agustus 2026 20:14 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ribuan Hektare Sawah Sukabumi Terancam Puso: El Nino Picu Krisis Air di Lumbung Pangan Selatan
  • Modal Ngaku Intel dan Tuduh Bawa Narkoba, Pria Ini Gasak Uang Warga Rp600 Ribu
  • Persib Kena Sanksi Berat AFC, Denda Rp3,57 Miliar dan Dua Laga Tanpa Penonton
  • Suarakan Jeritan Warga Garut Selatan, Band Metal VoB Soroti Jalan Rusak 10 Tahun
  • Spesial Kemerdekaan, Naik Bandros di Bandung Cuma Bayar Rp8 Pakai QRIS
  • Prabowo Sebut ‘Biadab’ Tapi MBG Lanjut Terus? Tragedi Keracunan Massal Karo Bikin Gempar!
  • Terungkap! Detik-detik Honda Ferio Tabrak Aiptu Asep Suhara hingga Terpental 8 Meter
  • Persib Tak Full Team Lawan Sabah FC, 5 Pemain Timnas Masih Absen
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 14 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Penipuan WO Dama Wangsa Rugikan Puluhan Calon Pengantin hingga Rp2,4 Miliar

By Mulki AlbarJumat, 19 Juni 2026 10:54 WIB2 Mins Read
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan. Foto: Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polda Jawa Barat mengungkap perkembangan penanganan kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh wedding organizer (WO) Dama Wangsa. Hingga saat ini, jumlah korban yang terdata mencapai 49 orang yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat, dengan total kerugian sementara mencapai Rp2,4 miliar.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, mengatakan para korban berasal dari sejumlah wilayah, di antaranya Majalengka, Garut, Bandung, Sumedang, Soreang, dan Cimahi. Data tersebut diperoleh berdasarkan laporan yang telah masuk dan hasil pendataan sementara yang dilakukan penyidik.

“Dari jumlah 49 korban yang sudah direkap, total kerugian sementara mencapai Rp2,4 miliar,” ujar Hendra dalam keterangannya, Kamis (18/6/2026).

Menurut Hendra, modus yang digunakan pelaku adalah menawarkan berbagai paket pernikahan dengan harga promosi yang menarik. Setelah korban melakukan pembayaran ke rekening yang ditentukan, pihak penyelenggara diduga memutus komunikasi dan tidak lagi dapat dihubungi.

“Mereka menawarkan paket-paket dengan harga promosi, kemudian menerima pembayaran dari korban. Setelah uang diterima, handphone dimatikan dan pelaku tidak bisa ditemukan,” katanya.

Polda Jabar juga mengungkap bahwa salah satu pihak yang diduga terlibat, berinisial Suci, hingga kini belum diketahui keberadaannya. Penyidik masih melakukan pencarian dan tidak menutup kemungkinan menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) apabila yang bersangkutan tetap tidak ditemukan.

Hendra mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih jasa wedding organizer, terutama yang menawarkan harga jauh di bawah standar pasar. Menurutnya, masyarakat perlu melakukan pengecekan lebih mendalam terhadap legalitas dan rekam jejak penyedia jasa sebelum melakukan pembayaran.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan paket yang terlalu murah. Nilainya tetap besar dan kerugian yang dialami korban mencapai puluhan juta rupiah per orang,” ujarnya.

Saat ini penyidik baru memeriksa dua korban beserta sejumlah saksi pendukung. Namun, seluruh korban yang telah terdata akan dipanggil untuk dimintai keterangan guna melengkapi proses penyelidikan.

Polda Jabar juga membuka ruang pelaporan bagi masyarakat yang merasa menjadi korban dugaan penipuan WO Dama Wangsa. Polisi memperkirakan jumlah korban maupun nilai kerugian masih berpotensi bertambah seiring berjalannya proses penyidikan.

“Kami masih mendalami kasus ini. Kemungkinan jumlah kerugian maupun korban dapat bertambah. Masyarakat yang merasa dirugikan silakan melapor ke Polda Jawa Barat, khususnya Direktorat Reserse Kriminal,” pungkas Hendra.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kasus penipuan WO Bandung korban Dama Wangsa Penipuan Wedding Organizer WO Dama Wangsa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

El Nino

Ribuan Hektare Sawah Sukabumi Terancam Puso: El Nino Picu Krisis Air di Lumbung Pangan Selatan

Modal Ngaku Intel dan Tuduh Bawa Narkoba, Pria Ini Gasak Uang Warga Rp600 Ribu

Suarakan Jeritan Warga Garut Selatan, Band Metal VoB Soroti Jalan Rusak 10 Tahun

program MBG

Prabowo Sebut ‘Biadab’ Tapi MBG Lanjut Terus? Tragedi Keracunan Massal Karo Bikin Gempar!

Terungkap! Detik-detik Honda Ferio Tabrak Aiptu Asep Suhara hingga Terpental 8 Meter

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cek Desil DTSEN Pakai NIK KTP, Begini Cara Tahu Status Bansos Agustus 2026

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.