Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Waspada Framing dan Penggiringan Opini, Praktisi Media Ini Ajak Publik Bijak Sikapi Kasus PT BDS

Selasa, 13 Oktober 2026 13:53 WIB

Gegara Judol, Pria di Bandung Ngamuk Hingga Lukai Anak Sendiri

Selasa, 13 Oktober 2026 13:43 WIB

Penyisiran Tiga Hari Berakhir Duka, Dua Remaja Asal Bekasi Ditemukan Mengapung di Laut Sukabumi

Selasa, 13 Oktober 2026 13:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Waspada Framing dan Penggiringan Opini, Praktisi Media Ini Ajak Publik Bijak Sikapi Kasus PT BDS
  • Gegara Judol, Pria di Bandung Ngamuk Hingga Lukai Anak Sendiri
  • Penyisiran Tiga Hari Berakhir Duka, Dua Remaja Asal Bekasi Ditemukan Mengapung di Laut Sukabumi
  • Nasib Pedagang di Kiaracondong Bandung Usai Lapak Dibongkar
  • Dugaan Pelecehan Oknum Dosen Guncang FH Unpas, Mahasiswa Bersatu Gelar Aksi Mimbar Bebas
  • Tragedi Utang Rp 25 Juta: Skenario Keji di Balik Tewasnya Driver Taksi Online Sumedang
  • Kebakaran Hebat di Cicadas Bandung! Bangunan Kosong Dilalap Api
  • Thom Haye Kritik Fasilitas Pemulihan Persib, Akui Jaga Kebugaran Pemain Hampir Mustahil
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Penyisiran Tiga Hari Berakhir Duka, Dua Remaja Asal Bekasi Ditemukan Mengapung di Laut Sukabumi

By Aga GustianaSelasa, 13 Oktober 2026 13:31 WIB2 Mins Read
Ilustrasi tenggelam. Foto: Istockphoto
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Upaya pencarian maraton terhadap dua pemuda asal Kota Bekasi yang tersapu gelombang tinggi di Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, resmi berakhir duka. Memasuki hari ketiga operasi penyisiran pada Selasa (13/10/2026) pagi, seluruh korban berhasil dievakuasi dalam keadaan tak bernyawa di perairan terbuka.

Identitas kedua korban terkonfirmasi sebagai Zaky Risky Syabani (17) dan Muhamad Zubair (18). Nasib naas menimpa keduanya setelah tergulung ombak dahsyat saat menikmati liburan akhir pekan bersama rombongan sejawat pada Sabtu (10/10/2026) sore.

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, membeberkan bahwa pergerakan tim SAR gabungan sejak subuh berhasil mendeteksi keberadaan jasad kedua korban di dua posisi berbeda dari titik musibah.

Penemuan diawali dari korban bernama Zaky Risky Syabani pada pukul 07.35 WIB, yang terombang-ambing mengapung sekitar 3 Nautical Miles (NM) dari lokasi awal tenggelam.

Baca Juga:  Warga Sukabumi Digegerkan Temuan Potongan Kaki Dikubur di Rumah Kosong

Tak berselang lama, sekitar pukul 09.38 WIB, tim penyisir kembali menemukan jasad korban kedua, Muhamad Zubair, yang berjarak kurang lebih 2 Nautical Miles (NM) dari lokasi kecelakaan laut tersebut.

“Kedua korban akhirnya kami temukan pada pagi ini dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah langsung kita evakuasi menuju RSUD Jampang Kulon untuk proses penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Suryo dalam keterangannya, Selasa (13/10/2026).

Baca Juga:  Tinjau Longsor di Sukabumi, Bey Minta Anak-Anak Tetap Sekolah

Rekam jejak insiden memilukan ini bermula ketika rombongan remaja tersebut berenang di pesisir Pantai Cibuaya pada Sabtu petang, sekitar pukul 16.52 WIB. Secara mendadak, hantaman ombak raksasa datang menghempas tubuh para korban dan menarik mereka ke tengah lautan yang berarus kencang hingga tak lagi terlihat di permukaan.

Demi mengoptimalkan pencarian di hari ketiga, skala penyisiran maritim terus diperluas. Tim gabungan menerjunkan perahu karet hingga speedboat milik Ocean View Resort untuk mengarungi lautan hingga radius 6 mil laut. Dari sisi darat dan udara, pemantauan diperketat mengandalkan armada drone dengan jarak jangkau hingga 7 kilometer menyusuri garis pantai.

Baca Juga:  Siswa di Sukabumi Tewas Dibacok Usai Duel Ala Gladiator

Misi kemanusiaan berskala luas ini melibatkan sinergi lintas instansi, mencakup Pos SAR Sukabumi, BPBD Ciracap, BPBD Kota Bekasi, Polsek Ciracap, Polairud, Pos TNI AL dan TNI AU Ujung Genteng, unsur Forkopimcam, Pemdes Ujung Genteng, hingga gabungan relawan seperti Balawista, Wanadri, SARDA, Damkar, serta nelayan lokal HNSI.

Seiring berhasil dievakuasinya seluruh jasad korban, operasi pencarian di kawasan perairan Sukabumi Selatan ini secara resmi dinyatakan ditutup, dan seluruh personel dikembalikan ke satuan kerja masing-masing.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bekasi remaja Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Waspada Framing dan Penggiringan Opini, Praktisi Media Ini Ajak Publik Bijak Sikapi Kasus PT BDS

Gegara Judol, Pria di Bandung Ngamuk Hingga Lukai Anak Sendiri

Nasib Pedagang di Kiaracondong Bandung Usai Lapak Dibongkar

Dugaan Pelecehan Oknum Dosen Guncang FH Unpas, Mahasiswa Bersatu Gelar Aksi Mimbar Bebas

Tragedi Utang Rp 25 Juta: Skenario Keji di Balik Tewasnya Driver Taksi Online Sumedang

Kebakaran Hebat di Cicadas Bandung! Bangunan Kosong Dilalap Api

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Incar Poin Penuh di Kandang Port FC, Persib Bandung Siap Tampil Habis-habisan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.