Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Sabtu, 19 September 2026 20:03 WIB

Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya

Sabtu, 19 September 2026 19:51 WIB

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Sabtu, 19 September 2026 19:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!
  • Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya
  • Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!
  • Insiden Memalukan di Asian Games 2026, Korea Selatan Diputarkan Lagu Korea Utara
  • Daftar Lokasi Nobar Resmi Persijap vs Persib Bandung: Titik Kumpul Bobotoh Akhir Pekan Ini
  • Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung
  • Karma Dibayar Kontan? Deretan Kontroversi Jule dari Lepas Hijab hingga Berakhir di Sel Tahanan
  • Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Perilaku Tak Biasa, Tupai Jadi Pemakan Daging

By Aga GustianaSabtu, 28 Desember 2024 14:20 WIB2 Mins Read
Seekor tupai membawa tikus di mulutnya. (Foto: UC Davi)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tupai tanah merupakan golongan hewan mamalia kecil yang biasanya memakan biji-bijian dan kacang-kacangan, atau bisa juga serangga.

Namun di sebuah taman di California, Amaerika Serikat, makhluk berbulu nan lucu ini berubah menjadi pembunuh karnivora. Mamalia ini memburu tikus tanah lalu mengupas daging dari tulangnya.

Perilaku tak biasa dari tupai ini terekam kamera para peneliti Taman Regional Briones di Contra Costa County.

Menurut studi terbaru dari Etology Jurnal, para ahli memperkirakan perilaku ini karena adanya ledakan jumlah tikus di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Perintah Trump, AS Bekukan Bantuan Asing Kecuali untuk Israel dan Mesir

Penulis utama studi Jennifer Smith, seorang profesor biologi di University of Wisconsin-Eau Claire, merupakan salah satu pemimpin proyek penelitian taman tersebut yang disebut ‘Squirrel Team’ atau Tim Tupai. Ketika dua mahasiswa pertama kali memberitahukan video tupai pembunuh, ia mengaku tidak tahu harus berbuat apa.

“Saya terkejut, tidak percaya, dan, sejujurnya, sangat bersemangat untuk mengetahui lebih lanjut tentang apa yang sedang terjadi,” kata Smith seperti dikutip dari Live Science.

Baca Juga:  Mengenal Pesawat Siluman B-2: Senjata Rahasia Amerika Sulit Terdeteksi Radar

“Awalnya, saya mempertanyakan apakah tupai-tupai itu secara aktif memburu tikus-tikus di area tersebut. Squirrel Team menjadikan misi kami untuk mendokumentasikan seluruh peristiwa perburuan, pembunuhan, dan konsumsi dari awal hingga akhir menggunakan fotografi digital tupai-tupai karnivora ini,” jelasnya.

Dalam penelitiannya, mereka mengamati tupai yang memburu tikus tanah hampir setiap hari.

Perburuan yang umum dilakukan melibatkan seekor tupai tanah yang mengejar tikus tanah dan menggigitnya, sering kali di bagian leher atau kepala.

Baca Juga:  DEN Ingatkan Indonesia Hadapi Potensi Perubahan Kebijakan Ekonomi Donald Trump

“Tidak semua perburuan berhasil, tetapi setelah tertangkap, tupai biasanya mulai memakan kepala tikus beserta tulangnya, lalu mulai mengambil daging dari tulang tikus,” imbuh Smith.

Dalam beberapa kasus, seekor tupai akan mendapatkan tikus, lalu tupai lain akan datang untuk mencoba mencuri hasil buruan. Penulis studi mencatat bahwa persaingan memperebutkan daging ini menyebabkan interaksi agresif antar-tupai.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Amerika Serikat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya

Karma Dibayar Kontan? Deretan Kontroversi Jule dari Lepas Hijab hingga Berakhir di Sel Tahanan

Liburan Tanpa Ribet! 10 Destinasi Wisata Sukabumi Ini Bisa Dijangkau Cuma Naik Kereta Api

Rekomendasi 10 Anime Pendek Terbaik yang Bisa Ditamatkan dalam Sehari, Cocok Buat Maraton Weekend!

Ngeri Dipalak Sejuta Sehari! Pengakuan Blak-blakan Korban Pungli Jogja yang Bikin Satu Indonesia Murka

8 Tahun Disimpan, Erin Ungkap Dugaan Perselingkuhan Andre Taulany dengan Sinden OVJ

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.