Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Balsa Sekulic Borong Dua Gol, Persib Semakin Kokoh di Puncak Grup E ACL Two

Rabu, 28 Oktober 2026 21:35 WIB

Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029

Rabu, 28 Oktober 2026 20:54 WIB

Hanya Pakaian Tertinggal di Tepi Sungai, Lansia Sumedang Ditemukan Meninggal di Cimanuk

Rabu, 28 Oktober 2026 20:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Balsa Sekulic Borong Dua Gol, Persib Semakin Kokoh di Puncak Grup E ACL Two
  • Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029
  • Hanya Pakaian Tertinggal di Tepi Sungai, Lansia Sumedang Ditemukan Meninggal di Cimanuk
  • Demo BEM se-Tasikmalaya Ricuh, Pagar DPRD Dijebol hingga Diseret ke Tengah Jalan
  • Dulu Dipuji Jadi Joki Karapan Kerbau, Kini Vebby Hananto Dihujat Gegara Polemik COP JRF
  • Empat Kali Lolos dalam Dua Bulan, Kurir Sabu di Bandung Barat Akhirnya Tertangkap
  • Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Saat Sumpah Pemuda, Soroti Karhutla hingga MBG
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 28 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Peringati Milad ke-66, Rektor Unisba Soroti Pencapaian dan Tantangan di Masa Depan

By SusanaKamis, 14 November 2024 14:00 WIB4 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Universitas Islam Bandung (Unisba) memperingati milad ke-66 tahun yang berlangsung di Aula Utama Unisba, Kamis (14/11/2024).

Acara ini menjadi momen spesial untuk mengenang perjalanan panjang Unisba dalam dunia pendidikan, sekaligus menjadi momen perpisahan bagi Edi Setiadi selaku Rektor Unisba yang akan menyelesaikan masa jabatannya pada tahun 2025 setelah dua periode kepemimpinan.

Dalam sambutannya, Edi Setiadi mengungkapkan bahwa meskipun Unisba telah berkembang pesat, cita-cita pendirian perguruan tinggi ini tetap relevan hingga saat ini.

“Cita-cita pendiri Unisba adalah mendirikan Perguruan Tinggi Islam yang menjadi wadah kaderisasi dan mencetak pemimpin umat yang berakhlakul karimah, memiliki aqidah yang kuat, dan menjadi ilmuwan serta teknolog yang Islami. Dalam konteks sekarang, cita-cita itu berarti menghasilkan lulusan yang kompeten dan berakhlak mulia,” kata Edi.

Edi mengungkapkan bahwa ribuan alumni Unisba kini tersebar di masyarakat dan berkontribusi dalam mengamalkan ilmu yang mereka peroleh di kampus.

“Alumni kami menjadi penggerak perubahan di masyarakat dan umat, dan mereka terus mengabdi pada cita-cita luhur pendirian Unisba,” ungkapnya.

Mengenai pencapaian selama dua periode kepemimpinannya, Edi mengatakan bahwa konsolidasi organisasi menjadi langkah awal saat dirinya dilantik sebagai Rektor pada Juli 2017.

Baca Juga:  Mahasiswa Tumbang di Unisba, Natalius Pigai Enggan Sentuh Isu Pelanggaran HAM

“Kami mengangkat para Wakil Rektor yang mencerminkan wajah Unisba secara keseluruhan, dan alhamdulillah, pilihan ini membuahkan hasil yang positif. Program-program yang telah dicanangkan dapat dilaksanakan dengan baik,” ucapnya.

Konsolidasi berlanjut pada tingkat fakultas, dengan fokus pada pengembangan program studi, penguatan sumber daya manusia (SDM), serta peningkatan minat dan bakat mahasiswa.

“Hasil dari upaya ini sudah terlihat, seperti peningkatan akreditasi program studi, prestasi mahasiswa, serta puluhan dosen yang naik jabatan fungsional (jafung), termasuk peningkatan jumlah Guru Besar yang signifikan,” imbuhnya.

Edi menyebut, acara milad ini sekaligus menjadi laporan tahunan bagi rektor. Di mana ia menyampaikan pencapaian dan kinerja selama setahun terakhir.

“Milad ini adalah laporan tahunan saya sebagai Rektor, di mana saya menyampaikan capaian-capaian yang sudah terlaksana selama dua periode kepemimpinan ini,” ujarnya.

Dirinya juga mengapresiasi peran dosen dalam meningkatkan kualifikasi dan jenjang karir mereka.

“Ini semua berkat kerja keras dosen, yang didorong oleh para Kaprodi dan Dekan untuk terus meningkatkan jabatan fungsional. Kami juga berterima kasih kepada bagian karir dosen yang telah bekerja dengan cerdas dan tulus untuk meningkatkan profil dosen Unisba,” katanya.

Baca Juga:  Kericuhan Bandung: Polisi Klarifikasi soal Gas Air Mata di Kampus Unisba dan Unpas

Edi menekankan pentingnya respons terhadap perubahan regulasi pendidikan tinggi. Salah satunya adalah terbitnya Permendikbudristek Nomor 44 Tahun 2024, yang akan mengubah banyak aspek dalam lanskap pendidikan tinggi di Indonesia.

“Unisba, melalui Yayasan, harus segera merespons regulasi baru ini dengan bijaksana, karena perubahan ini bisa membawa dampak positif, tetapi juga mungkin menambah beban dari sisi SDM dan anggaran,” jelasnya.

Edi mengatakan bahwa kesejahteraan dosen dan tenaga kependidikan menjadi perhatian utama. Meskipun belum sepenuhnya memenuhi harapan, Unisba terus berupaya meningkatkan gaji pokok dosen dan tenaga pendidik secara berkala.

Edi juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas di masa depan.

“Ke depannya, capaian yang sudah diraih sekarang tentu harus ditingkatkan. Unisba tidak boleh berdiam diri atau merasa cukup sampai di sini. Kami harus terus berupaya untuk mengejar keagungan akademik, baik di lingkungan mahasiswa maupun dosen,” katanya.

Menyinggung tentang masa depan Unisba, Edi berharap rektor baru yang akan terpilih nantinya bisa membawa Unisba ke arah yang lebih baik.

Baca Juga:  Viral Getok Parkir Rp150 Ribu saat Wisuda Unisba, Jukir Langsung Dipecat

“Rektor baru nanti diharapkan akan lebih menyemarakkan Unisba, meningkatkan performa, dan memperkuat profil Unisba di masyarakat. Jika kita lihat dari cita-cita pendirinya, Unisba diharapkan menjadi ‘ragi’ di masyarakat. Sebagian dari itu sudah tercapai, tetapi tentu saja perlu ada peningkatan,” tandasnya.

Sebagai bagian dari perayaan milad, Unisba juga memberikan berbagai penghargaan kepada dosen dan tenaga kependidikan yang telah mengabdi selama 20 hingga 40 tahun.

Penghargaan lainnya diberikan kepada dosen berprestasi, dosen yang melanjutkan studi dengan beasiswa, serta fakultas yang sukses dalam mengimplementasikan kerja sama baik dalam maupun luar negeri.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada mahasiswa berprestasi di bidang akademik dan non-akademik, serta kepada fakultas yang berhasil memperoleh skor Sinta tertinggi.

Pada kesempatan tersebut, Unisba juga menyelenggarakan orasi ilmiah yang disampaikan oleh Amir Shaharuddin, Director of the Centre for Academic Management, Universiti Sains Islam Malaysia.

Orasi ilmiah yang bertajuk “Harnessing Digital Finance for Inclusive Economic Growth: Opportunities & Challenges” ini memberikan wawasan mengenai peran penting digital finance dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Unisba
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029

Hanya Pakaian Tertinggal di Tepi Sungai, Lansia Sumedang Ditemukan Meninggal di Cimanuk

Demo BEM se-Tasikmalaya Ricuh, Pagar DPRD Dijebol hingga Diseret ke Tengah Jalan

Empat Kali Lolos dalam Dua Bulan, Kurir Sabu di Bandung Barat Akhirnya Tertangkap

Demo Mahasiswa di DPRD Jabar Saat Sumpah Pemuda, Soroti Karhutla hingga MBG

Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.