Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Selasa, 3 November 2026 20:44 WIB

Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!

Selasa, 3 November 2026 20:40 WIB
Ilustrasi video syur

Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!

Selasa, 3 November 2026 20:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • BSU 2026 Cair Rp900 Ribu! Cek Syarat Terbaru dan Jadwal Transfer Kemnaker
  • Misi Balas Dendam! Melbourne Victory Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Persib Bandung
  • Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Dirombak Total oleh AFC, Ini Tanggal Barunya!
  • Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!
  • Kena Santet Jelang Persalinan? Pengakuan Mengejutkan Brisia Jodie Bikin Satu Indonesia Merinding!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Persaingan Usaha Tinggi, Ledia Hanifa Dorong Kreativitas Pelaku Ekraf Lewat Pelatihan Public Speaking

By Putra JuangJumat, 9 Februari 2024 13:17 WIB3 Mins Read
Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Banyaknya pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) di Kota Bandung membuat persaingan usaha ekonomi kreatif sangat tinggi.

Begitu disampaikan Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa usai membuka Bimbingan Teknis Public Speaking Bagi Para Pelaku Ekonomi Kreatif di Kota Bandung yang digelar di Hotel Aryaduta Bandung, Jumat (9/22024).

Menurut Ledia, salah satu keterampilan yang harus dimiliki para pelaku ekonomi kreatif adalah bagaimana mereka mempersuasi orang, meyakinkan orang untuk membeli produk mereka.

“Sebelum membeli kan harus dikenali dulu, apa kelebihannya, apa benefitnya, dan lain-lain. Itu jadi bagian yang kita latihkan, supaya mereka serius menggarap usaha, bagaimanapun juga mereka akan melakukan pemasaran,” ucap Ledia.

Bukan hanya soal produk, Ledia menekankan pentingnya pelaku ekonomi kreatif memiliki kreativitas dalam bentuk seni. Dimana hal itu memerlukan kemampuan public speaking yang bagus.

Baca Juga:  Fans Asal Bandung Ini Berasa Mimpi Beradu Akting dengan Rizky Billar dan Lesti Kejora

“Seni pertunjukan itu paketnya kan ada MC nya, bagaimana mereka berdialog, bagaimana mereka menawarkan kepada sponsor, dan lain-lain. Kemampuan public speaking tetep perlu, ungkapnya.

Ledia mencontohkan, salah satunya dari seni pertunjukan voice over. Menurutnya, hal ini melekat ke ekonomi kreatif dan menjadi bagian yang penting untuk dilatih.

“Pengenalan public speaking bagi pelaku ekonomi kreatif itu menjadi penting, jadi bukan cuman bikin produk, mereka juga harus mampu memasarkan, menjelaskan, promosi, dan lain-lain,” imbuhnya.

“Ga bisa sekedar ngandelin bikin video, terus udah diganti aja suaranya gitu, kan engga, tapi mereka juga kan secara offline. Terus kalau mau bikin exhibition bersama, itu kan perlu negosiasi, kemampuan public speakingnya juga perlu dilatih,” tambahnya.

Baca Juga:  Pawai Juara Persib Dongkrak Okupansi Hotel hingga Nyaris 100 Persen

Ledia menyebut, kegiatan kali ini diikuti oleh 100 pelaku ekonomi kreatif di Kota Bandung.

“Kita melakukan kepada mereka yang sudah punya usaha untuk skill up, supaya mereka punya kesempatan. Beberapa bentuk kepelatihan di ekonomi kreatif tuh untuk meningkatkan skill para pelaku, selain menyiapkan foto produknya, tapi kali ini kita perlukan bagaimana kemampuan mereka untuk menyampaikan kelebihan produk mereka,” tuturnya.

Ledia mengungkapkan, secara umum pelaku ekonomi kreatif ini sudah bisa produksi hingga packaging. Meski begitu, apa yang telah dihasilkan mereka belum semuanya sempurna.

“Ini semua masih berproses, tapi persoalannya adalah bagaimana mereka meyakinkan orang lain. Kan kita harus sudah mulai makin besar, gabisa ngandelin retail aja, bukan tidak mungkin kita bisa mendorong misalnya supplier khusus pada event-event tertentu,” katanya.

Baca Juga:  Legenda Pasar Sukahaji, Surganya Pecinta Burung di Kota Bandung

Oleh karena itu, pihaknya mendorong para pelaku ekonomi kreatif untuk skill up. Di samping itu para pelaku ekonomi kreatif harus punya kapasitas.

“Didorong-dorong kalau mobilnya mogok kan susah. Tapi ini selalu diperbaiki, ditingkatkan kualitasnya akan lebih cepat,” ujarnya.

Ledia mengatakan, jika kegiatan ini sudah rutin digelar selama bertahun-tahun bekerja sama dengan Kemenparekraf, Diparbud Kota Bandung.

“Kita terus melakukan hal ini sesuai apa yang dibutuhkan. Sehingga kita memperbanyak orang-orang yang memiliki keterampilan. Mudah-mudahan persaingannya ke depan bisa lebih sehat,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ekonomi kreatif Kota Bandung Ledia Hanifa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!

Pelecehan Seksual

Aksi Bejat Predator Anak di Karawang Terbongkar, 9 Bocah Jadi Korban Kekerasan Seksual

Aksi di DPRD Jabar, HMI Bandung Tegaskan Gerakan Ekstra Parlementer Adalah Gerakan Rakyat

Pajak

Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru

Sinyal Bahaya Emiten Raffi-Nagita: Saham RANS Ambles Lebih dari 50 Persen!

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.