Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Main! Dua Nama Kelas Eropa Ini Dikaitkan dengan Persib, Satu Eks Madrid

Rabu, 17 Juni 2026 11:05 WIB

Portugal Tak Terbendung? Kongo DR Siap Jadi Tumbal di Grup K Piala Dunia 2026

Rabu, 17 Juni 2026 10:32 WIB

Dejavu Kasus Ojol! Pertemuan Gibran dan Perwakilan Mahasiswa Banjir Kecurigaan Warganet

Rabu, 17 Juni 2026 10:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Main! Dua Nama Kelas Eropa Ini Dikaitkan dengan Persib, Satu Eks Madrid
  • Portugal Tak Terbendung? Kongo DR Siap Jadi Tumbal di Grup K Piala Dunia 2026
  • Dejavu Kasus Ojol! Pertemuan Gibran dan Perwakilan Mahasiswa Banjir Kecurigaan Warganet
  • Update Harga Emas Pegadaian 17 Juni 2026: Stabil Tapi Bikin Investor Waspada!
  • Strategi Sukses Tambah Modal Usaha: Simulasi Angsuran KUR BCA Rp100 Juta dan Panduan Lengkapnya
  • Menawan dan Sejuk, Ini 5 Rekomendasi Tempat Wisata Hits di Cianjur yang Wajib Dikunjungi
  • Cara Memasukkan Kode Redeem FF Terbaru Juni 2026, Ini Strategi Klaim Hadiah Skin Gratis Paling Efektif
  • Saddil Ramdani Tetap Latihan Saat Libur! Persib Siap Comeback Lebih Ganas
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 17 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Persaingan Usaha Tinggi, Ledia Hanifa Dorong Kreativitas Pelaku Ekraf Lewat Pelatihan Public Speaking

By Putra JuangJumat, 9 Februari 2024 13:17 WIB3 Mins Read
Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Banyaknya pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) di Kota Bandung membuat persaingan usaha ekonomi kreatif sangat tinggi.

Begitu disampaikan Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa usai membuka Bimbingan Teknis Public Speaking Bagi Para Pelaku Ekonomi Kreatif di Kota Bandung yang digelar di Hotel Aryaduta Bandung, Jumat (9/22024).

Menurut Ledia, salah satu keterampilan yang harus dimiliki para pelaku ekonomi kreatif adalah bagaimana mereka mempersuasi orang, meyakinkan orang untuk membeli produk mereka.

“Sebelum membeli kan harus dikenali dulu, apa kelebihannya, apa benefitnya, dan lain-lain. Itu jadi bagian yang kita latihkan, supaya mereka serius menggarap usaha, bagaimanapun juga mereka akan melakukan pemasaran,” ucap Ledia.

Bukan hanya soal produk, Ledia menekankan pentingnya pelaku ekonomi kreatif memiliki kreativitas dalam bentuk seni. Dimana hal itu memerlukan kemampuan public speaking yang bagus.

Baca Juga:  Jabat Pj Sekretaris Daerah, Dharmawan Siap Jalankan Roda Pemerintahan Kota Bandung

“Seni pertunjukan itu paketnya kan ada MC nya, bagaimana mereka berdialog, bagaimana mereka menawarkan kepada sponsor, dan lain-lain. Kemampuan public speaking tetep perlu, ungkapnya.

Ledia mencontohkan, salah satunya dari seni pertunjukan voice over. Menurutnya, hal ini melekat ke ekonomi kreatif dan menjadi bagian yang penting untuk dilatih.

“Pengenalan public speaking bagi pelaku ekonomi kreatif itu menjadi penting, jadi bukan cuman bikin produk, mereka juga harus mampu memasarkan, menjelaskan, promosi, dan lain-lain,” imbuhnya.

“Ga bisa sekedar ngandelin bikin video, terus udah diganti aja suaranya gitu, kan engga, tapi mereka juga kan secara offline. Terus kalau mau bikin exhibition bersama, itu kan perlu negosiasi, kemampuan public speakingnya juga perlu dilatih,” tambahnya.

Baca Juga:  Long Weekend Jangan Lewatkan Destinasi Wisata Malam dengan Tema Antariksa di Bandung

Ledia menyebut, kegiatan kali ini diikuti oleh 100 pelaku ekonomi kreatif di Kota Bandung.

“Kita melakukan kepada mereka yang sudah punya usaha untuk skill up, supaya mereka punya kesempatan. Beberapa bentuk kepelatihan di ekonomi kreatif tuh untuk meningkatkan skill para pelaku, selain menyiapkan foto produknya, tapi kali ini kita perlukan bagaimana kemampuan mereka untuk menyampaikan kelebihan produk mereka,” tuturnya.

Ledia mengungkapkan, secara umum pelaku ekonomi kreatif ini sudah bisa produksi hingga packaging. Meski begitu, apa yang telah dihasilkan mereka belum semuanya sempurna.

“Ini semua masih berproses, tapi persoalannya adalah bagaimana mereka meyakinkan orang lain. Kan kita harus sudah mulai makin besar, gabisa ngandelin retail aja, bukan tidak mungkin kita bisa mendorong misalnya supplier khusus pada event-event tertentu,” katanya.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Bangun Rumah Pompa De'Marrakesh, Diklaim Bisa Bantu Kurangi Risiko Banjir

Oleh karena itu, pihaknya mendorong para pelaku ekonomi kreatif untuk skill up. Di samping itu para pelaku ekonomi kreatif harus punya kapasitas.

“Didorong-dorong kalau mobilnya mogok kan susah. Tapi ini selalu diperbaiki, ditingkatkan kualitasnya akan lebih cepat,” ujarnya.

Ledia mengatakan, jika kegiatan ini sudah rutin digelar selama bertahun-tahun bekerja sama dengan Kemenparekraf, Diparbud Kota Bandung.

“Kita terus melakukan hal ini sesuai apa yang dibutuhkan. Sehingga kita memperbanyak orang-orang yang memiliki keterampilan. Mudah-mudahan persaingannya ke depan bisa lebih sehat,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ekonomi kreatif Ekraf Kota Bandung Ledia Hanifa public speaking
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dejavu Kasus Ojol! Pertemuan Gibran dan Perwakilan Mahasiswa Banjir Kecurigaan Warganet

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman

Kronologi Lengkap Kecelakaan Tragis Pesepeda vs Truk di Bandung

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.