Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kisah Haru Mbok Tukinil dan Yanto Kucing Oren yang Bikin Satu Indonesia Menangis

Sabtu, 1 Agustus 2026 10:40 WIB

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 06:29 WIB

Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima

Sabtu, 1 Agustus 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kisah Haru Mbok Tukinil dan Yanto Kucing Oren yang Bikin Satu Indonesia Menangis
  • Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026
  • Cara Cek Bansos Tahap 3: Gunakan NIK KTP untuk Pastikan Namamu Masuk Daftar Penerima
  • Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen
  • Screenshot DM Instagram Bisa Ketahuan? Ini Rahasia Notifikasi yang Wajib Diketahui Pengguna
  • Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu
  • Cara Klaim Saldo DANA Gratis 1 Agustus 2026: Manfaatkan Peluang Cuan Hari Ini
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF 1 Agustus 2026, Buruan Ambil Hadiah Skin & Bundle Gratis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Petani Indramayu Desak Dedi Mulyadi Hentikan PLTU: Kami Butuh Air Bukan Api!

By Aga GustianaSelasa, 22 April 2025 14:00 WIB2 Mins Read
Aksi unjuk rasa Walhi Jabar di depan Gedung Sate. (Foto: Rafki Razif/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suara penolakan terhadap keberadaan dan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Indramayu kembali menggema. Kali ini datang dari Ketua Jaringan Tanpa Asap Batu Bara Indramayu (Jatayu), Bapak Rodi, yang mewakili keresahan warga Desa Mekarsari, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu.

Rodi menegaskan bahwa warga selama ini secara konsisten menolak keberadaan PLTU, baik yang sudah beroperasi seperti PLTU 1 Indramayu yang telah berjalan lebih dari 13 tahun, maupun rencana pembangunan PLTU baru. Menurutnya, keberadaan PLTU secara nyata telah membawa dampak buruk terhadap lingkungan, pertanian, dan kehidupan masyarakat.

“Lahan pertanian kami sangat produktif, hasil padinya terkenal karena kualitas dan keputihan berasnya. Tapi sekarang, tanah jadi cepat kering, air sulit dikelola, dan hasil bumi menurun drastis,” kata Rodi saat menyampaikan aspirasinya di depan Kantor Gubernur Jawa Barat, Bandung, Selasa (22/4/2025).

Lebih dari itu, ia mengungkapkan bahwa pohon kelapa yang dulu tumbuh subur di wilayah utara Indramayu kini telah punah akibat polusi dari PLTU. Padahal, pohon kelapa tidak hanya penting secara ekonomi, tetapi juga berperan dalam menjaga kesejukan alam.

“Dulu waktu masih ada pohon kelapa, daerah kami adem. Sekarang, panasnya luar biasa. Bahkan air di selokan pun terasa panas. Ini dirasakan langsung oleh petani, bukan teori atau sekadar wacana,” ujarnya.

Rodi mengajak siapapun yang ingin melihat langsung dampak lingkungan akibat PLTU untuk datang ke Indramayu saat musim panas. Menurutnya, masyarakat sudah cukup bukti, meski tidak semua paham soal teknis atau teknologi, mereka merasakan dampaknya setiap hari.

Ia juga menyampaikan harapan besar kepada pemerintah, khususnya Gubernur Jawa Barat, untuk menghentikan proyek PLTU. “Indramayu itu sudah panas. Kenapa malah ditambah dengan api dari PLTU? Seharusnya yang dibutuhkan itu air, bukan api,” tegasnya.

Rodi menutup pernyataannya dengan mengingatkan bahwa kekuatan bangsa Indonesia terletak pada pertanian, bukan senjata. “Kalau tanah rusak, kita mau makan apa? Petani itu yang menjaga pangan negeri ini. Jadi utamakan pangan, lindungi petani,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Indramayu petani pltu
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Desak Evaluasi Otonomi Daerah, APKASI Nyaring Suarakan Revisi UU Nomor 23 Tahun 2014

Pelecehan Seksual

Demi Rujuk, Ayah di Bandung Barat Siksa Anak Kandung hingga Berdarah dan Direkam

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.