bukamata.id – Persib Bandung kini memfokuskan seluruh kekuatan demi mengamankan satu langkah krusial di kancah Asia. Pangeran Biru dijadwalkan bakal bertarung sengit melawan wakil Filipina, Manila Digger, dalam laga penentuan babak playoff AFC Champions League Two (ACL 2) musim 2026/2027.
Pertempuran sengit ini siap digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Senin (31/8/2026) kick-off pukul 19.00 WIB. Hasil duel ini menjadi modal utama Persib untuk menyegel tempat di putaran final fase grup ACL 2.
Apabila sanggup membungkam Manila Digger, Persib sudah ditunggu oleh penghuni Grup E yang tergolong grup neraka, yakni FC Seoul (Korea Selatan), Melbourne Victory (Australia), serta wakil Vietnam, The Cong-Viettel FC.
Tatap Laga Hidup Mati dengan Persiapan Maksimal
Menghadapi partai penentu yang sangat vital ini, penyerang andalan Persib, Ramon Tanque, menggaransi skuadnya tak main-main. Seluruh penggawa Maung Bandung menyadari penuh betapa tingginya tensi serta risiko yang dipertaruhkan dalam pertarungan nanti.
“Persiapannya sangat matang. Kami tahu betapa pentingnya pertandingan ini karena ini adalah satu laga yang sangat menentukan,” kata Ramon, Senin (24/8/2026).
“Kami menyadari bahwa kompetisi ini sangat ketat, jadi Manila pasti mempersiapkan diri dengan sangat baik untuk menghadapi kami, dan kami pun juga bersiap sangat keras untuk menghadapi mereka,” lanjut penyerang asal Brasil itu.
Haram Hukumnya Memandang Remeh Manila Digger
Secara rekor pertemuan, Persib sebenarnya memiliki keuntungan mental usai menaklukkan lawan yang sama dengan skor 2-1 pada laga playoff ACL musim lalu. Namun, Ramon menolak keras jika hasil tersebut dijadikan patokan keberhasilan timnya saat ini.
Pemain bernomor punggung depan itu menilai kondisi kedua tim telah berubah. Manila Digger diyakini bakal datang dengan kesiapan yang jauh lebih berbahaya ketimbang pertemuan sebelumnya.
“Saya rasa setiap tahun itu berbeda. Menurut saya, tahun ini mereka akan datang dengan persiapan yang lebih matang, begitu pula kami yang jauh lebih siap. Jadi, kami akan berjuang untuk meraih kemenangan ini,” ujarnya.
Ia juga menegaskan Persib sudah bertransformasi menjadi tim yang lebih solid. Hal tersebut diprediksi membuat duel dua negara ini berjalan amat ketat.
Pindah ke Si Jalak Harupat Bukan Masalah
Awalnya, arena laga dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Namun, kondisi rumput GBLA yang tengah diistirahatkan untuk proses perawatan memaksa lokasi pertandingan digeser ke Stadion Si Jalak Harupat.
Perubahan tempat bertanding ini ditanggapi santai oleh Ramon. Apalagi laga tersebut dipastikan digelar tanpa kehadiran suporter di tribun akibat hukuman sanksi dari AFC. Adaptasi Persib di Si Jalak Harupat pun dinilai sudah sangat baik lantaran mereka sempat berlaga di tempat yang sama pada ajang Piala Presiden.
“Saya rasa tidak akan banyak mengubah keadaan karena pintu stadion akan tertutup (tanpa penonton). Jadi, tidak akan ada suporter. Lagipula, belakangan ini kami juga sedang bermain di Piala Presiden, jadi kami sudah terbiasa bermain di stadion tersebut,” tutur Ramon.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










