bukamata.id – Pintu bursa transfer paruh musim resmi ditutup pada Selasa, 23 September 2026 tepat pukul 23.59 WIB. Alih-alih menghadirkan kejutan berupa rekrutan anyar yang santer dinantikan pendukung setianya, manajemen Persib Bandung memilih untuk tidak melangkah ke pasar pemain. Dengan demikian, skuad berjuluk Maung Bandung dipastikan mengarungi sisa kompetisi Super League dengan kekuatan 28 pemain yang sudah ada saat ini.
Keputusan mempertahankan komposisi tim tanpa tambahan wajah baru ini langsung memantik reaksi beragam dari kalangan suporter. Pasalnya, Maung Bandung musim ini dihadapkan pada jadwal pertandingan yang tergolong sangat padat karena harus membagi fokus di empat ajang berbeda. Beban kerja yang masif tersebut membuat para pendukung merasa cemas akan kondisi fisik serta kedalaman skuad secara keseluruhan.
Gelombang kekhawatiran itu salah satunya disuarakan oleh Iman Saepuloh. Suporter asal kawasan Arcamanik tersebut blak-blakan mengungkapkan rasa cemasnya mengingat para pemain sempat terlihat kepayahan ketika harus melakoni tiga laga beruntun dalam rentang waktu yang sangat singkat beberapa waktu lalu.
“Tentu sangat khawatir karena kemarin saja pemain sangat kelelahan karena bermain di tiga pertandingan dengan waktu yang sangat singkat. Bobotoh tadinya berharap ada pemain baru, tapi kenyataannya kan sampai kemarin (waktu penutupan) yang ditunggu-tunggu tidak ada,” ujar Iman Saepuloh pada Kamis, 24 September 2026.
Iman menambahkan, ekspektasi suporter sempat meninggi menyusul rumor serta gelombang komunikasi manajemen terkait potensi kedatangan amunisi anyar. Perbedaan antara wacana dan realitas di detik-detik akhir penutupan bursa transfer inilah yang sempat memunculkan sedikit rasa pesimistis di kalangan pendukung terhadap konsistensi performa tim kebanggaan warga Tatar Pasundan tersebut.
Bedah Komposisi Skuad Maung Bandung Musim Ini
Meski tidak ada rekrutan penutup di pengujung bursa transfer, jajaran pemain yang dimiliki Persib saat ini sebenarnya tetap diisi oleh kombinasi nama-nama berkualitas di setiap lini. Di sektor penjaga gawang, Maung Bandung mempercayakannya kepada Teja Paku Alam, Fitrah Maulana, serta M. Rhaka Syafaka.
Sementara itu, lini pertahanan dihuni oleh deretan pemain belakang tangguh seperti Danijel Loncar, Ikhwan Ali Tanamal, Sandy Walsh, Gabriel Mutombo, Julio Cesar, Patricio Matricardi, Kevin Pasha, Eliano Reijnders, hingga Kakang Rudianto.
Bergeser ke lini tengah, kreativitas permainan diatur oleh Febri Hariyadi, Rafi Rasyiq, Dedi Kusnandar, Gakuto Notsuda, Thom Haye, Beckham Putra Nugraha, Athaya Zahran, Luciano Guaycochea, Adam Alis, Berguinho, dan gelandang asal Belanda, Marc Klok.
Adapun lini penyerangan dipercayakan kepada kuartet penajam lini depan yang terdiri dari Mariano Peralta, Ragnar Oratmongoen, Luka Menalo, Balsa Sekulic, serta Uilliam Barros.
Kekhawatiran Sektor Krusial dan Titik Rawan Cedera
Kendati daftar nama di atas tampak mentereng, kekhawatiran suporter tetap beralasan. Menghadapi empat kompetisi sekaligus membutuhkan rotasi pemain yang sangat masif agar kondisi fisik tetap terjaga.
Pandangan senada diungkapkan oleh Anwar Mustafa, seorang pendukung asal Indramayu. Menurutnya, keterbatasan jumlah pemain di beberapa posisi vital menuntut skuad asuhan pelatih untuk bekerja ekstra keras demi menjaga asa juara hingga akhir musim.
“Yang jadi sorotan adalah posisi kiper dan depan yang selama ini hanya mengandalkan Teja Paku Alam dan Balsa Sekulic. Dengan waktu yang sangat padat, kalau pemain ini cedera Persib belum memiliki penggantinya yang setara,” ujar Anwar Mustafa.
Di sisi lain, pihak manajemen sebelumnya telah menegaskan bahwa keputusan terkait perekrutan pemain sepenuhnya berada di tangan tim kepelatihan. Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, sempat menjelaskan bahwa pergerakan klub di bursa transfer sangat bergantung pada rekomendasi teknis dari pelatih kepala Igor Tolic serta sporting director and advisor Stanley Bernard. Apabila tim pelatih menilai ada kebutuhan mendesak untuk posisi tertentu, manajemen siap mengeksekusinya. Namun, hingga batas waktu terlewati, tidak ada nama baru yang diumumkan ke publik.
Kini, tantangan sepenuhnya berpindah ke lapangan hijau. Ketahanan fisik, strategi rotasi yang jitu, serta mentalitas bertanding para penggawa Maung Bandung akan menjadi penentu utama apakah keputusan mengunci 28 pemain ini berbuah manis atau justru menjadi ujian berat di tengah ketatnya persaingan kompetisi.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









